SADAR & SEHAT : Gerakan Ibu di Desa Barangka Peduli Kesehatan Reproduksi Melalui Penyuluhan IVA Test dan SADARI

Authors

  • Nanda Safitri D3 Kebidanan Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya
  • Putri Putri D3 Kebidanan Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya
  • Puji Elfira D3 Kebidanan Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya
  • Ratna Wulansari D3 Kebidanan Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya
  • Rosnawati Rosnawati S1 Administrasi Kesehatan, Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya
  • Arifin Arifin S1 Teknologi Informasi, Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

DOI:

https://doi.org/10.61722/japm.v4i3.10278

Keywords:

kesehatan reproduksi, iva test, sadari, penyuluhan deteksi dini

Abstract

Abstrak. Masalah kesehatan reproduksi, khususnya kanker serviks dan kanker payudara, masih menjadi permasalahan serius pada perempuan. Rendahnya kesadaran dan pengetahuan mengenai deteksi dini, seperti IVA Test dan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), menyebabkan banyak kasus terdeteksi pada stadium lanjut sehingga meningkatkan risiko komplikasi dan kematian. Oleh karena itu, diperlukan edukasi berbasis masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran perempuan terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu-ibu mengenai kesehatan reproduksi, khususnya deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara melalui penyuluhan IVA Test dan SADARI. Kegiatan dilaksanakan di Desa Barangka dengan jumlah peserta sebanyak 15 orang ibu-ibu. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi, dan tanya jawab dengan pendekatan komunikasi interaktif agar peserta lebih mudah memahami materi. Media yang digunakan berupa penyampaian materi secara langsung dan sederhana. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah penyuluhan, di mana sebanyak 14 peserta (93,3%) memperoleh kategori baik dan 1 peserta (6,7%) kategori cukup. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pengertian, tujuan, manfaat, serta cara melakukan IVA Test dan SADARI dengan benar. Dengan demikian, edukasi kesehatan melalui penyuluhan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan reproduksi serta pentingnya deteksi dini secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kesehatan perempuan di masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku positif dalam melakukan pemeriksaan rutin serta meningkatkan partisipasi perempuan dalam program deteksi dini sehingga angka kejadian dan kematian akibat kanker dapat ditekan secara signifikan di masa mendatang secara berkelanjutan nasional..

References

Cancer, I. A. for R. on. (2022). GLOBOCAN 2022: Indonesia Cancer Statistics. IARC.

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2021). Health program planning: An educational and ecological approach (5th ed.). McGraw-Hill.

Indonesia, K. K. R. (2022). Pedoman Nasional Pelayanan Kesehatan Reproduksi. Kemenkes RI.

IVA-SADARI, P. K. M. M. A. (2024). Penggunaan media audiovisual dalam edukasi IVA dan SADARI. Jurnal Edukasi Kesehatan, 6(1), 33–41.

Kader, P. K. M. P. (2025). Peran kader kesehatan dalam meningkatkan kesadaran deteksi dini kanker. Jurnal Pengabdian Komunitas, 7(2), 88–95.

Komunitas, P. K. M. E. B. (2026). Pendekatan berbasis komunitas dalam peningkatan perilaku deteksi dini kanker perempuan. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 8(1), 12–20.

Metasari, D., & Rahmawati, N. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan wanita usia subur dengan perilaku deteksi dini kanker reproduksi melalui SADARI dan IVA. Jurnal Kebidanan Indonesia, 15(1), 45–53.

Notoatmodjo, S. (2020). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Organization, W. H. (2020). Health Promotion and Health Education. WHO.

Organization, W. H. (2021). Cancer Prevention and Early Detection. WHO.

Putri, P. K. M. S. R. (2022). Efektivitas penyuluhan SADARI terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan, 4(2), 50–57.

Ridwan. (2021). Hubungan kondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan terhadap perilaku kesehatan masyarakat pesisir. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 115–123.

World Health Organization, R. O. for S.-E. A. (2024). WHO SEARO EPI bulletin 2024. https://cdn.who.int/media/docs/default-source/searo/whe/wherepib/2024_10_searo_epi_bulletin.pdf

Downloads

Published

2026-05-25

Issue

Section

Articles