Edukasi Kesehatan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa) Dalam Upaya Mengurangi Risiko Penyakit Akibat Sanitasi Lingkungan Di Desa Wakalambe

Authors

  • Asti Ananta Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya
  • Lisda Lisda Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya
  • Juliafi Juliafi Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya
  • Nuslian Sari Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya
  • Putri Dwi Sukmala.S Putri Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya
  • Ediman Edi Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

DOI:

https://doi.org/10.61722/japm.v4i3.10295

Keywords:

Acute Respiratory Infection; Clean and Healthy Living Behavior; Environmental Sanitation; Health Education; Community Participation

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih sering ditemukan di masyarakat, terutama pada lingkungan dengan sanitasi yang kurang baik. Kondisi lingkungan seperti pembuangan sampah yang tidak tepat, polusi udara akibat pembakaran sampah, serta ventilasi rumah yang kurang baik dapat meningkatkan risiko penyebaran penyakit ISPA. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan ISPA melalui edukasi sanitasi lingkungan di Desa Wakalambe. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Mei 2026 dengan melibatkan 30 orang peserta masyarakat. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan melalui ceramah, diskusi, tanya jawab, dan pemberian media edukasi mengenai ISPA, sanitasi lingkungan, serta perilaku hidup bersih dan sehat. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap tingkat kehadiran, partisipasi, dan pemahaman peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta hadir penuh dan aktif mengikuti kegiatan edukasi. Pemahaman peserta mengenai ISPA, penyebab, penularan, pencegahan, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan mengalami peningkatan setelah dilakukan penyuluhan kesehatan. Edukasi kesehatan dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga sanitasi lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat untuk mengurangi risiko penyakit ISPA. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan serta meningkatkan kesehatan keluarga secara berkelanjutan.

References

Aditiya, D. (2021). (analitik) dengan desain penelitian.

Ambodale, S., & Arni, F. (2024). PERAN SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN DIARE : STUDI CROSS-SECTIONAL. 8, 7485–7492.

fajriansi+andi. (2025). Masyarakat : Jurnal Pengabdian Masyarakat : Jurnal Pengabdian Berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun. 2(3), 363–370.

imanuddin, dkk. (2025). JURNAL INOVASI PEMBERDAYAAN DAN PENGABDIAN. 5(1), 10–17.

Merdilah, S. N., & Sari, A. K. (2025). Analisis Lingkungan Fisik Rumah pada Kejadian ISPA ( Infeksi Saluran Pernapasan Akut ) di Wilayah Kerja Puskesmas Betungan Kota Bengkulu. 6, 169–176.

Rawitri, D. (2026). Jurnal Bakti Nusantara. 3(3), 240–251.

Razak, R., Septiawati, D., & Budiastuti, A. (2024). Edukasi Hygiene dan Sanitasi Lingkungan dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan di Desa Simpang Pelabuhan Dalam Kabupaten Ogan Ilir. 22(02), 202–211. https://doi.org/10.33369/dr.v22i1.34880

WHO at the heart of the health response to climate change , air pollution and energy poverty. (2025).

Downloads

Published

2026-05-26

Issue

Section

Articles