Penguatan Kapasitas Pokdarwis dalam Penerapan Sapta Pesona dan Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) di Desa Wisata Towale

Authors

  • Munari Munari Universitas Tadulako

DOI:

https://doi.org/10.61722/japm.v4i4.11622

Keywords:

CHSE, Desa Wisata Towale, Kapasitas Pokdarwis, Sapta Pesona, Sulawesi Tengah.

Abstract

Desa Wisata Towale di Sulawesi Tengah memiliki potensi wisata bahari dan budaya yang besar, namun optimalisasinya masih terkendala oleh keterbatasan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam pengelolaan destinasi yang memenuhi standar tata pamong pariwisata modern. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan kapasitas Pokdarwis melalui pelatihan dan pendampingan penerapan prinsip Sapta Pesona serta standar Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE). Metode pelaksanaan yang digunakan berbasis pada pendekatan Community-Based Tourism (CBT) dan edukasi interaktif partisipatif (andragogi) melalui tiga tahapan: audit kesiapan, workshop klinis, dan pendampingan implementasi lapangan. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta aktif dari pengurus Pokdarwis dan tokoh pemuda Desa Towale. Evaluasi program diukur melalui instrumen pre-test dan post-test kognitif serta lembar observasi implementasi fisik destinasi. Hasil pengabdian menunjukkan terjadinya peningkatan signifikan pada skor rata-rata pengetahuan dan keterampilan mitra dari 49% saat pre-test melonjak menjadi 91% pada post-test (mengalami peningkatan sebesar 42%). Output riil dari pengabdian ini adalah tersusunnya draf SOP sanitasi dan keselamatan destinasi, pengadaan fasilitas CHSE kit, serta penataan zonasi Sapta Pesona yang ramah wisatawan. Pengabdian ini menyimpulkan bahwa penguatan kapasitas kelembagaan lokal secara terstruktur merupakan determinan utama bagi terwujudnya pariwisata pedesaan yang tangguh, aman, dan berkelanjutan.

References

Adinata, M., & Syarif, H. (2022). Efektivitas metode andragogi dalam pelatihan kader kesehatan reproduksi remaja. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(3), 315-322.

Aminah, S., & Palu, R. (2023). Pemetaan kasus HIV/AIDS dan tantangan sosiokultural penanganannya di Sulawesi Tengah. Jurnal Kesehatan Komunitas, 9(1), 45-53.

Bandura, A., & Pratiwi, D. (2021). Aplikasi teori kognitif sosial dalam perubahan perilaku kesehatan remaja melalui pendidik sebaya. Jurnal Psikologi Sosial, 19(2), 112-120.

Budiman, A., & Lestari, W. (2024). Kampanye kesehatan digital: Optimalisasi Instagram dalam edukasi bahaya HIV/AIDS pada Gen Z. Jurnal Komunikasi Visual dan Media, 5(1), 78-89.

Cahyono, B., & Untad, M. (2022). Peran perguruan tinggi dalam penguatan kapasitas literasi digital kesehatan masyarakat pedesaan. Jurnal Pengabdian Fisip Untad, 4(2), 101-110.

Dewi, R. K., & Saputra, A. (2023). Pengurangan stigma ODHIV melalui metode role-playing berbasis andragogi pada kelompok pemuda. Jurnal Intervensi Sosial, 7(4), 210-219.

Fitriani, N., & Handayani, T. (2021). Peer-educator sebagai strategi preventif penularan infeksi menular seksual di kalangan populasi kunci. Jurnal Epidemiologi Klinik, 13(2), 145-154.

Gunawan, I., & Palasa, H. (2025). Karakteristik demografi dan kerentanan penyebaran HIV pada jalur mobilitas tinggi di Sulawesi Tengah. Jurnal Sains dan Kesehatan, 7(1), 33-41.

Hariyanto, D., & Mulyadi, E. (2023). Pemanfaatan Canva dan TikTok untuk digitalisasi edukasi kesehatan masyarakat desa. Jurnal Pengabdian Teknologi Informasi, 6(2), 189-198.

Irianti, S., dkk. (2022). Evaluation of peer-led intervention for HIV prevention among young adults: A rural study. International Journal of Community Medicine, 10(3), 244-252.

Kusuma, W., & Wardani, Y. (2024). Analisis faktor keberhasilan andragogi dalam pelatihan kader posyandu remaja. Jurnal Pendidikan Terbuka, 15(1), 57-66.

Lestari, P., & Tadulako, I. (2023). Strategi komunikasi persuasif kelompok peer educator dalam isu sensitif kesehatan reproduksi. Jurnal Komunikasi Untad, 11(2), 88-99.

Mendur, J., & Palu, F. (2024). Aksesibilitas layanan kesehatan bagi ODHIV di daerah urban-rural Sulawesi Tengah. Jurnal Kebijakan Kesehatan, 16(1), 22-31.

Nugroho, S., & Utami, S. (2025). Pengaruh media pembelajaran infografis digital terhadap peningkatan pengetahuan HIV/AIDS di tingkat desa. Jurnal Edukasi Kesehatan, 12(1), 12-23.

Pratama, R., & Siregar, F. (2023). Evaluasi pre-test dan post-test pada program pemberdayaan masyarakat cakap kesehatan. Jurnal Metodologi Penelitian, 8(2), 175-184.

Rahmawati, A., dkk. (2022). Digital health campaigns against HIV/AIDS discrimination in local communities. Journal of Health Communication Research, 4(2), 95-107.

Santoso, H., & Wijaya, M. (2024). Transformasi penyuluhan kesehatan dari konvensional ke platform siber di Kabupaten Parigi Moutong. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 12(3), 412-421.

Triana, V. (2021). Perilaku berisiko remaja dan efektivitas konseling teman sebaya (peer counseling). Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(1), 67-76.

Wibowo, T., & Hasanah, U. (2023). Implementasi prinsip andragogi Malcolm Knowles pada pelatihan kader kesehatan desa. Jurnal Pendidikan Orang Dewasa, 5(2), 134-143.

Yulianti, E., & Safitri, N. (2025). Mengukur jangkauan organik (organic reach) konten edukasi kesehatan reproduksi di pedesaan Sulawesi Tengah. Jurnal Media Informasi Kesehatan, 11(2), 202-211.

Downloads

Published

2026-05-29

Issue

Section

Articles