ADOPSI TATA LETAK KOMBINASI (PROCESS & PRODUCT LAYOUT) PADA UMKM SEBLAK BANG FAAZ
DOI:
https://doi.org/10.61722/japm.v4i4.11967Keywords:
tata letak fasilitas, UMKM kuliner, process layout, product layout, efisiensi operasionalAbstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sektor kuliner menghadapi tantangan dalam pengelolaan tata letak fasilitas yang efisien. Seblak Bang Faaz, sebuah usaha kuliner berbasis seblak di Kota Depok yang berdiri sejak 2024, mengalami permasalahan pada tata letak operasionalnya, meliputi bottleneck di area kasir, posisi kompor yang berdekatan dengan ruang makan, serta alur pergerakan pelanggan yang tidak linear. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi tata letak eksisting dan merancang usulan tata letak kombinasi process & product layout yang lebih efisien. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan langsung, wawancara dengan pemilik UMKM, dan analisis kebutuhan menggunakan pendekatan 5W+1H. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan tata letak kombinasi mampu memisahkan alur produksi dan alur pelayanan pelanggan secara lebih terstruktur: kompor dipindahkan ke sisi berventilasi, kasir direlokasi agar tidak menjadi titik kemacetan, dan orientasi meja makan diubah menjadi lebih nyaman. Kesimpulannya, adopsi tata letak kombinasi berpotensi meningkatkan efisiensi operasional, kenyamanan pelanggan, dan kapasitas pelayanan Seblak Bang Faaz secara signifikan.
References
Heizer, J., & Render, B. (2020). Operations Management: Sustainability and Supply Chain Management (13th ed.). Pearson Education.
Kemenkop UKM. (2023). Perkembangan Data Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) dan Usaha Besar (UB) Tahun 2022-2023. Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.
Stevenson, W. J. (2021). Operations Management (14th ed.). McGraw-Hill Education.
Tompkins, J. A., White, J. A., Bozer, Y. A., & Tanchoco, J. M. A. (2010). Facilities Planning (4th ed.). John Wiley & Sons.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










