Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi Tepat Guna melalui Integrasi Kompos Takakura, Black Soldier Fly (BSF), dan Larvasida Nabati dalam Pengelolaan Sampah Organik dan Pengendalian Vektor Penyakit
DOI:
https://doi.org/10.61722/japm.v4i4.12034Keywords:
Kompos Takakura, Black Soldier Fly, pemberdayaan masyarakat, pengelolaan sampah organik, lingkungan berkelanjutanAbstract
Sampah organik rumah tangga masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia. RW 05 Desa Cikadut, Kabupaten Bandung, menghadapi keterbatasan dalam pemilahan dan pengolahan sampah sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran dan risiko kesehatan. Penelitian ini menawarkan kebaruan melalui integrasi metode Kompos Takakura, budidaya Black Soldier Fly (BSF), dan pembuatan insektisida alami sebagai model pemberdayaan masyarakat. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest, melibatkan 30 responden. Instrumen berupa kuesioner digunakan untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan (kategori baik meningkat dari 26,7% menjadi 100%; p<0,001) serta sikap positif (dari 16,7% menjadi 100%; p<0,001). Model ini tidak hanya berorientasi pada reduksi timbulan sampah, tetapi juga membangun kesadaran ekologis dan potensi ekonomi. Dengan demikian, pendekatan ini berpeluang direplikasi sebagai strategi pengelolaan lingkungan berkelanjutan berbasis komunitas
References
Andriyanto, A., Suryani, D., & Prasetyo, B. (2023). Pengelolaan sampah berbasis masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesehatan lingkungan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(1), 45–53.
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2021). Pedoman pengelolaan sampah untuk mendukung pembangunan rendah karbon. Kementerian PPN/Bappenas.
Fahmi, M. R. (2018). Maggot Black Soldier Fly sebagai teknologi pengolahan sampah organik dan sumber protein alternatif. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 40(1), 8–10.
Fakhrudin, M., Suryani, N., & Widodo, A. (2020). Pelatihan pengolahan sampah organik dengan metode Takakura dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 95–102.
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill.
Jumiarni, D., Rasyid, R., & Sari, N. (2020). Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga berbasis komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 112–120.
Kartini, S., Hidayati, E., & Pramono, A. (2021). Pengaruh pelatihan metode Takakura terhadap pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(2), 120–127.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2022). Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN): Capaian pengelolaan sampah tahun 2022. https://sipsn.menlhk.go.id
Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2020). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development (9th ed.). Routledge.
Rezagama, A., & Samudro, G. (2015). Studi metode pengomposan Takakura sebagai alternatif pengolahan sampah organik rumah tangga. Universitas Diponegoro.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










