Pangandaran Blue & Clean: Sehat, Bersih, Lestari

Authors

  • Susilawati Susilawati Universitas Teknologi Digital, Bandung, Indonesia
  • Putri Indah Sakhira Universitas Teknologi Digital, Bandung, Indonesia
  • Mira Herawati Universitas Teknologi Digital, Bandung, Indonesia
  • Agnia Nurul Ilmi Universitas Teknologi Digital, Bandung, Indonesia
  • M. Deva Fadilah Universitas Teknologi Digital, Bandung, Indonesia
  • Vani Aulia Universitas Teknologi Digital, Bandung, Indonesia
  • Luvita Hesti Jandriani Universitas Teknologi Digital, Bandung, Indonesia
  • Shely Safitri Universitas Teknologi Digital
  • Citra Rahayu Universitas Teknologi Digital, Bandung, Indonesia
  • Lusiana Lusiana Universitas Teknologi Digital, Bandung, Indonesia
  • Eneng Irmayanti Universitas Teknologi Digital, Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61722/japm.v4i4.12221

Keywords:

Waste management, environmental awareness, community empowerment, plogging

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi dalam pengabdian masyarakat seperti pengelolaan sampah, kesadaran lingkungan. Tahapan persiapan yang dilakukan oleh tim meliputi pertemuan, observasi lapangan untuk memahami kondisi masyarakat. Selain itu, mereka menentukan tujuan kegiatan yang jelas, melakukan komunikasi dan mendapatkan izin, menyusun agenda kegiatan seperti plogging atau pengabdian masyarakat lingkungan, menyiapkan materi dan peralatan pendidikan. Proses kegiatan dilakukan secara sistematis dengan dimulai dengan pembukaan dan pengantar, menyampaikan tujuan pengabdian masyarakat kepada pihak terkait dalam membangun komunikasi yang baik dan meningkatkan kesadaran tentang lingkungan sekitar pantai Pangandaran. Selanjutnya, sosialisasi pendidikan lingkungan terkait pengelolaan sampah dilakukan. Kegiatan dilanjutkan dengan aksi plogging, yaitu memungut sampah sambil berjalan atau berolahraga di lingkungan sekitar pantai Pangandaran. Dengan demikian menanamkan kesadaran lingkungan secara langsung. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan berbagai hasil positif baik dari segi pengetahuan, sikap dan perilaku maupun partisipasi dalam menjaga lingkungan menuju kebersihan lingkungan. Melaksanakan kegiatan plogging menjadi lebih bersih dan terorganisir sekaligus mendorong gaya hidup sehat. Semua yang terlibat dalam kegiatan plogging diberikan peralatan seperti kantong sampah dan sarung tangan untuk mendukung kegiatan pengumpulan sampah yang memberikan manfaat sosial seperti meningkatkan kebersamaan dan kerja sama untuk lebih menyadari pentingnya menjaga lingkungan dan kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

References

Digital, P. P. (2026). Template Laporan Akhir PKM Pangandaran 2026.

Nugroho, R., & Pramesti, D. A. (2023). Pemanfaatan digital marketing dalam meningkatkan daya saing UMKM pada era digital. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(2), 145–154.

Putri, A. R., & Hidayat, T. (2022). Pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat dalam mendukung pariwisata berkelanjutan. Jurnal Abdimas Lingkungan, 4(1), 35–44.

Suhab, R. F. (2024). Aksi Bersih Pantai Untuk Meningkatkan Kualitas Lingkungan Wisata Pantai Garassi Desa Nepo Kec. Wonomulyo. Macoa Jurnal PKM.

Sari, N., & Wahyuni, S. (2023). Strategi promosi destinasi wisata melalui media sosial untuk meningkatkan minat kunjungan wisatawan. Jurnal Pariwisata Indonesia, 19(1), 55–66.

Yulianto, E., & Rahmawati, D. (2024). Pemberdayaan UMKM melalui pemasaran digital sebagai upaya peningkatan daya saing usaha lokal. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(1), 21–31.

Downloads

Published

2026-07-25

Issue

Section

Articles