PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG MENGENAL PUBERTAS DAN PERUBAHAN PADA REMAJA DI MTS PAB 8 SAMPALI

Authors

  • Hotmauli Br Sitanggang Universitas Imelda Medan
  • Elvalini Warnelis Sinaga Universitas Imelda Medan
  • Putri Alini Universitas Imelda Medan
  • Indah Sulasni Universitas Imelda Medan
  • Marsya Aulia Putri Universitas Imelda Medan
  • Elisabet Onci Batu Bara Universitas Imelda Medan
  • Dinda Dwijaya Universitas Imelda Medan

DOI:

https://doi.org/10.61722/japm.v4i4.12342

Keywords:

Edukasi kesehatan, Personal hygiene, Pubertas remaja, Seks primer, Seks sekunder

Abstract

Pubertas merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, emosional, dan sosial akibat peningkatan hormon reproduksi. Pada masa ini remaja mengalami perubahan seks primer dan seks sekunder yang sering menimbulkan rasa malu, takut, bingung, dan kurang percaya diri apabila tidak disertai pengetahuan yang baik. Selain itu, remaja juga sering kurang memahami pentingnya menjaga kebersihan diri selama masa pubertas sehingga berisiko mengalami gangguan kesehatan reproduksi dan personal hygiene. Edukasi kesehatan merupakan salah satu upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai perubahan pubertas serta cara menjaga kebersihan diri yang benar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja mengenai perubahan seks primer, seks sekunder, perubahan psikologis, serta personal hygiene pada masa pubertas. Kegiatan dilaksanakan di MTS PAB 8 Sampali pada siswa kelas 1 SMP dengan jumlah peserta sebanyak 34 siswa. Metode yang digunakan berupa penjelasan interaktif, diskusi, tanya jawab, permainan edukatif, pembagian leaflet, serta evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Materi yang diberikan meliputi pengertian pubertas, perubahan fisik dan psikologis remaja, perubahan seks primer dan seks sekunder, serta cara menjaga kebersihan diri dan kesehatan reproduksi remaja. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari 58% sebelum penyuluhan menjadi 90% setelah penyuluhan. Peserta terlihat aktif, antusias, dan mampu memahami materi yang diberikan dengan baik. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan efektif dalam meningkatkan pemahaman remaja mengenai pubertas dan pentingnya menjaga kebersihan diri. Oleh karena itu, edukasi kesehatan mengenai pubertas perlu dilakukan secara rutin di lingkungan sekolah sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesehatan remaja.

References

Alwi, F. (2019). PENGENALAN METODE PEMBELAJARAN INTERAKTIF MENGGUNAKAN MICROSOFT POWER POINT KEPADA KELAS V MI AL ASAAS. Universitas Mercu Buana

Jakarta.

Azizah. (2020). Effectiveness of Adolescent Reproductive Health Promotion Models About Puberty in Young Adolescents (pp. 153–154). Atlantis Press.

Dewi, S. C., & Kurniasari, R. (2022). Pengaruh edukasi menggunakan media leaflet dan website terhadap pengtahuan mahasiswa mengenai faktor risiko diabetes mellitus. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 6(2), 106–112.

Fitriani, F., Hermansyah, H., & Ahmad, A. (2022). Hubungan Pengetahuan, Sikap, Informasi dan Peran Guru dengan Personal Hygiene Remaja Putri pada Saat Menstruasi di MTsN 2 Aceh Besar Tahun 2022. INSOLOGI: Jurnal Sains Dan Teknologi, 1(6), 741–749.

Gultom, D. M., & Sari, E. (2022). The Penyuluhan Kesehatan Tentang Perubahan Hormon Masa Pubertas Pada Usia Remaja di SMK Negeri 3 Padangsidimpuan: Sumatera Utara. Pengabdian Deli Sumatera, 1(1), 27–32.

Nagy-Pénzes, G., Vincze, F., Sándor, J., & Bíró, É. (2020). Does Better Health-Related Knowledge Predict Favorable Health Behavior in Adolescents? International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(5), 1680. https://doi.org/10.3390/ijerph17051680

Pelu, T. L., & Halil, N. (2022). The effect of health education about puberty on knowledge of physical changes in the early youth in MTs Al-Ikhwan, Tidore Island. International Journal of Scientific Research and Management, 10(05), 74–81.

Putri, A. W. (2021). Hubungan pola komunikasi ibu dan pengetahuan remaja tentang pubertas dengan kesiapan remaja usia 12-15 tahun menghadapi masa pubertas (Studi di Kampung Pocogan 3 Desa Lajing Kecamatan Arosbaya Kabupaten Bangkalan). Stikes Ngudia Husada Madura.

Putri, L., & Sukowati, U. (2023). PERBEDAAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN REMAJA PUTRI TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI SEBELUM DAN SESUDAH PENYULUHAN KESEHATAN DENGAN METODE DEMONSTRASI DI MTsN 1 BONDOWOSO

TAHUN 2023. Universitas dr. SOEBANDI.

Putriyanti, C. E., & Ratnawati, E. (2019). Normal Puberty Knowledge and Adolescent Menstrual Cycles. Jurnal Info Kesehatan, 17(2), 119–133. https://doi.org/10.31965/infokes.Vol17.Iss2.296 Sanci, L., Glover, S., & Coffey, C. (2003). Adolescent health education programmes: theoretical principles in design and delivery. Annals of the Academy of Medicine, Singapore, 32(1), 78–85.

https://doi.org/10.47102/annals-acadmedsg.V32N1p78

Sari, M., & Handayani, R. (2021). Perubahan Psikologis Pada Remaja Selama Masa Pubertas. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat, 9(1), 22–29.

Sholichah, N., & Rohmah, S. (2023). Mengenal Ciri Seks Primer dan Sekunder pada Remaja di SMK Bhakti Putra Bangsa Purworejo. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat IBISA, 1(2), 27–33.

Widarini, N. P., Maryanthi, N. T., & Witari, N. N. D. (2023). Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Personal Hygiene Menstruasi pada Remaja Putri di Denpasar Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(1), 19–28. https://doi.org/10.58185/jkr.v14i1.76

Wulandari, W. (2022). Hubungan Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Tentang Perubahan Fisik Pubertas dengan Tingkat Stres Memghadapi Pubertas di SMPN 2 Tanah Putih 2022. Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.

Downloads

Published

2026-08-02

Issue

Section

Articles