PEMANFAATAN SUMUR AIR BOR UNTUK PENINGKATAN AKSES AIR BERSIH DI DESA LAU TEPU, KECAMATAN SALAPIAN, KABUPATEN LANGKAT
DOI:
https://doi.org/10.61722/japm.v4i1.6886Keywords:
Clean water, artesian wells, and pipe networks.Abstract
Ketersediaan air bersih di Desa Lau Tepu, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, masih terbatas terutama untuk fasilitas umum seperti sekolah. Sumber air yang ada belum dimanfaatkan secara optimal sehingga masyarakat harus mencari air dari sumber lain, serta siswa SMP Eka Nusantara bahkan harus menggotong air dengan ember setiap harinya menuju toilet sekolah. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memanfaatkan kembali sumur bor yang telah ada sebagai sumber air bersih, melakukan perbaikan atau renovasi bak penampungan air, serta membangun jaringan distribusi air untuk menunjang kebutuhan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi kegiatan pendampingan masyarakat dalam pemasangan jaringan pipa air, pemberian mesin pompa air, serta renovasi bak penampungan yang telah lama tidak berfungsi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa jaringan pipa sepanjang ±350 meter berhasil menyalurkan air dari sumur reservoir ke bak penampungan dengan jalur yang melewati polindes dan masjid, serta menjadi sumber air bagi toilet SMP Eka Nusantara. Kegiatan ini berhasil mengoptimalkan potensi sumber air yang ada dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ke depan, sumur reservoir diharapkan dapat dikembangkan sebagai sumber usaha desa melalui BUMDes.
References
Harry, S., Harmadi, B., Suchaini, U., & Adji, A. (2020). Indikator Pembangunan Desa Di Indonesia: Ditinjau Dari Ketidaksesuaian Indikator Pengukuran Pembangunan Desa. Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. www.tnp2k.go.id
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014, Lembaran Negara Republik Indonesia (2014).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









