Program Pembiasaan Menjaga Lisan melalui Penyuluhan Katalisme di SDN 6 Mulang Maya
DOI:
https://doi.org/10.61722/japm.v4i1.7983Keywords:
menjaga lisan, katalisme, pembiasaan, karakter siswaAbstract
Kebiasaan menjaga lisan merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik sekolah dasar. Banyak siswa di SDN 6 Mulang Maya menunjukkan kecenderungan menggunakan bahasa negatif, seperti mengejek, berkata kasar, dan berbicara tanpa mempertimbangkan etika. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya ucapan yang baik melalui pendekatan katalisme, yaitu keteladanan, pembiasaan, dan penguatan moral. Program penyuluhan dilakukan melalui ceramah interaktif, praktik penggunaan alat bantu visual, permainan edukatif, serta pembiasaan ucapan positif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai etika berbicara sebesar 65%, peningkatan kontrol emosi sebesar 55%, serta peningkatan penerapan tiga ucapan dasar (tolong, maaf, terima kasih) sebesar 70%. Program ini terbukti efektif sebagai sarana pembentukan karakter komunikasi siswa.
References
Prasetyo, Apri Dwi, and Muhammad Abduh. “Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Mata Pelajaran Matematika.” Jurnal Basicedu 5, no. 5 (2020): 3(2), 524–32.
Prasetyo, Fajar, and Firosalia Kristin. “Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Dan Model Pembelajaran Discovery Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas 5 SD.” DIDAKTIKA TAUHIDI: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar 7, no. 1 (2020): 13. https://doi.org/10.30997/dt.v7i1.2645.
Supadmini, Ni Kadek, I Komang Wisnu Budi Wijaya, and Ida Ayu Diah Larashanti. “Implementasi Model Pendidikan Lingkungan UNESCO Di Sekolah Dasar.” Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan 3, no. 1 (2020): 77–83. https://doi.org/10.37329/cetta.v3i1.416.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









