ANALISIS KOMPRATIF UMKM DI KOTA BATU DAN KOTA PALU
DOI:
https://doi.org/10.61722/japm.v4i1.8027Keywords:
UMKM, analisis komparatif, Kota Batu, Kota Palu, kebijakan daerah, pengembangan usaha.Abstract
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor strategis yang berperan besar dalam menyerap tenaga kerja, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menjaga stabilitas aktivitas ekonomi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis komparatif terhadap perkembangan, karakteristik, dan tantangan UMKM di Kota Batu dan Kota Palu sebagai dua wilayah dengan konteks sosial-ekonomi yang berbeda. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif-komparatif dengan menggabungkan metode kualitatif melalui wawancara, observasi, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM di Kota Batu didominasi oleh sektor pariwisata, kuliner, dan agrowisata dengan dukungan kuat dari pemerintah daerah melalui program pembinaan dan promosi digital. Sementara itu, UMKM di Kota Palu lebih berfokus pada sektor perdagangan, jasa, dan produksi rumahan, namun menghadapi tantangan pemulihan pascabencana serta keterbatasan akses modal. Temuan penelitian menegaskan bahwa perbedaan struktur ekonomi, kebijakan daerah, serta kapasitas adaptasi pelaku UMKM turut memengaruhi tingkat perkembangan UMKM di kedua kota. Penelitian ini memberikan gambaran penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pemberdayaan UMKM yang lebih responsif terhadap kebutuhan dan karakteristik wilayah.
References
Andriani, D., & Ramli, M. (2021). Penguatan kapasitas UMKM melalui digital marketing. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan Indonesia, 12(2), 145–157.
Arianti, N. (2020). Peran pemerintah daerah dalam pemberdayaan UMKM pascabencana. Jurnal Kebijakan Publik Nusantara, 5(1), 34–47.
Budianto, A. (2019). Pengembangan UMKM berbasis potensi lokal. Jakarta: Prenadamedia Group.
Dewi, K. T. (2022). Strategi inovasi UMKM berbasis pariwisata. Jurnal Pariwisata Terapan, 6(3), 210–221.
Ginting, S. & Lestari, D. (2020). Tantangan UMKM di era digital di Indonesia Timur. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Daerah, 9(1), 55–66.
Hidayat, R. (2018). Manajemen usaha kecil dan mikro. Bandung: Alfabeta.
Kurniawan, T. (2021). Analisis daya saing UMKM melalui peningkatan kualitas produk. Jurnal Administrasi Bisnis Indonesia, 8(2), 122–134.
Laksmi, P., & Yanuar, A. (2023). Efektivitas program pembinaan UMKM oleh pemerintah daerah. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 11(1), 88–102.
Mahmud, A. (2019). Ekonomi kerakyatan dan UMKM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Mulyani, R., & Arif, S. (2022). Implementasi kebijakan kredit usaha rakyat bagi UMKM. Jurnal Kebijakan Ekonomi, 14(2), 101–115.
Ningsih, D. (2019). Peran UMKM dalam pemulihan ekonomi daerah. Jurnal Sosial dan Ekonomi Pembangunan, 7(1), 40–50.
Putra, I. W. (2020). Pemberdayaan UMKM melalui penguatan kelembagaan koperasi. Jurnal Perekonomian Rakyat, 5(3), 98–110.
Rahman, F. (2021). Dampak digitalisasi terhadap kinerja UMKM di kawasan wisata. Jurnal Sistem Informasi dan Bisnis, 4(2), 67–79.
Sukesi, H. (2022). Pengembangan model UMKM berkelanjutan di Indonesia. Malang: UB Press.
Yusuf, M., & Ihsan, M. (2021). Analisis kendala UMKM di daerah pascabencana. Jurnal Pembangunan dan Kebijakan Publik, 3(4), 250–263.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









