Edukasi Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Pekerja Cobek Kayu di Wilayah Tamansari

Authors

  • Isma Nurismaniar Universitas Siliwangi
  • Devia Nur Maghfiroh Universitas Siliwangi
  • Selvi Nurviana Universitas Siliwangi
  • Niken Ardhia Pramesti Putri Universitas Siliwangi
  • Maisa Nur Salimah Universitas Siliwangi

DOI:

https://doi.org/10.61722/japm.v4i3.9734

Keywords:

Personal Protective Equipment; OHS Education; Informal Sector; Wooden Mortar; Occupational Accidents.

Abstract

Sektor informal seperti industri pengrajin cobek kayu di Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, memiliki risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang tinggi, terutama dari paparan debu kayu dan bahaya mekanis peralatan. Namun, hasil observasi menunjukkan bahwa tingkat kesadaran dan kepatuhan pekerja dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) masih sangat rendah akibat minimnya pengetahuan terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pekerja mengenai pentingnya penggunaan APD melalui pendekatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE). Metode pelaksanaan meliputi pemberian sosialisasi dengan metode ceramah menggunakan bantuan media visual berupa poster, serta penempelan poster di area kerja. Evaluasi kegiatan diukur menggunakan desain one-group pre-test post-test yang diberikan kepada 20 orang pekerja. Hasil analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test memperoleh nilai p-value sebesar 0,031 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan dan peningkatan pengetahuan secara signifikan pada pekerja setelah diberikan edukasi. Kesimpulannya, intervensi edukasi K3 menggunakan media poster terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman pekerja cobek kayu terkait pentingnya APD, yang diharapkan dapat menekan angka risiko kecelakaan kerja pada sektor informal.

References

Ana, S., Palin, Y., & Emelia, T. (2025). Hubungan Penggunaan APD, Pengetahuan K3, dan Ergonomi dengan Kejadian Kecelakaan Kerja di Sektor Usaha Informal pada Pekerja Pengemasan Ikan “Mandiri 77” di Kecamatan Biduk-Biduk. 9(3), 7324–7335.

EL- Matury, H. J., Sembiring, B. M., & Sinaga, J. P. (2023). Edukasi Alat Pelindung Diri (APD) dan Alat pelindung Kerja (APK) pada Pekerja Konstruksi di Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau, 4(1), 41–45. https://doi.org/10.36656/jpmph.v4i1.1639

Fitriyani, Putri, N. W., Fiqran, Maya Khairunisa, W. A., Angela, M., & Marianda, I. B. (2023). Komunikasi Bahaya dan Edukasi Budaya K3 pada Pekerja Industri Mebel Kayu di Kota Payakumbuh. Buletin Ilmiah Nagari Membangun, 6(2), 132–141.

Kartika, S., Mokodongan, R. S., Sya’diah, Y., Azis, A. H., Bidjuni, M., Siagian, H. J., Rusherina, Hadi, M. C., Fatmawati, F., Wahyuni, S., Hamid, A. W. P., Fione, V. R., Mayangsari, R., Idayanti, Arifuddin, F., Annas, M., Anggita, R., Alifariki, L. O., & Maharja, R. (2025). Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Laksono, A. D., Setyaningsih, Y., & Lestantyo, D. (2024). Kepatuhan menggunakan alat pelindung diri (APD) di kalangan pekerja sektor informal di Indonesia: A literature review. Holistik Jurnal Kesehatan, 17(10), 922–930. http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/holistikDOI:https://doi.org/10.33024/hjk.v17i10.13617

Maulana, I., & Nugroho, B. Y. S. (2023). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecelakaan Kerja Terhadap Pekerja Mebel Sektor Informal Di Kecamatan Tembalang Kota Semarang Tahun 2021. Journal Occupational Health Hygiene and Safety, 1(1), 27–34. https://doi.org/10.60074/johhs.v1i1.7371

Mualim. (2021). Pengetahuan dan Sikap Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Pekerja Las Listrik. Journal of Nursing and Public Health, Vol. 9(1), 69–77.

Pradityatama, M., Fahrussiam, F., Hidayanti, A. A., Febrian, A., & Mardiah, R. (2024). Sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja ( K3 ) pada Usaha Tukang Kayu di Desa Perina, Lombok Tengah, NTB. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(4), 4453–4457.

Rafi’ah, Lestari, A., Maliga, I., Reni Handayani, A., & Adekayanti, P. (2024). Sosialisasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) pada Sektor Informal di Sumbawa. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (PADMA), 4(1), 189–198. https://doi.org/10.56689/padma.v4i1.1379

Simbolon, R. R., Harramain, F. P., & Sonjaya, M. R. P. (2024). Pentingnya Penerapan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Sebagai Faktor Penentu Optimalisasi Produktivitas Kerja. PAJAMKEU : Pajak Dan Manajemen Keuangan, 1(3), 17–31.

Sudarso, Dzinnur, C. T. I., Ikhwanuddin, Saleh, M., Triono, B., Anwar, M. S., & Munir, M. (2025). Pemberdayaan UMKM Pengrajin Kayu melalui Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Mojowarno Kabupaten Jombang. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 246–254. https://doi.org/10.70340/japamas.v4i2.282

Sunaryo, M., & Rhomadhoni, M. N. (2021). Analisis Kadar Debu Respirabel Terhadap Keluhan Kesehatan Pada Pekerja. Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa, 8(2), 63–71. https://doi.org/10.29406/jkmk.v8i2.2480

Yanti, M. (2023). Hubungan Kadar Debu (PM10) dengan Kejadian ISPA pada Industri Mebel Kayu di Kelurahan Sungai Sapih Kecamatan Kuranji Kota Padang. Jurnal Media Ilmu, 1(2), 126–131.

Kementerian Ketenagakerjaan RI. (2024). Kasus Kecelakaan Kerja Tahun 2024. Satudata Kemnaker. https://satudata.kemnaker.go.id/data/kumpulan-data/2447

Occupational Health and Safety Assessment Series. (2007). Occupational health and safety management systems: Requirements (OHSAS 18001:2007). OHSAS Project Group.

Republik Indonesia. (2012). Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Lembaran Negara RI Tahun 2012, No. 100.

Downloads

Published

2026-04-25

Issue

Section

Articles