https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/issue/feed JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT 2026-10-31T02:37:28+00:00 Hendri Rasminto hendri@kampusakademik.co.id Open Journal Systems <p><strong>Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat </strong><strong>(JAPM)</strong>, memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi, Hukum, Agama. Jurnal ini terbit 1 tahun 6 kali<strong> (Januari, Maret, Mei, Juli, September, November)</strong></p> https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12955 PENGEMBANGAN PORTAL INFORMASI JELAJAH DESA GEDANGAN UNTUK DIGITALISASI INFORMASI DAN PROMOSI POTENSI LOKAL 2026-10-07T12:21:14+00:00 Anggitta Putri Damayanti failasfazka@student.uns.ac.id Anindita Nur Aisyah failasfazka@student.uns.ac.id Anisa Nur Istiqomah failasfazka@student.uns.ac.id Devia Rahma Rizka failasfazka@student.uns.ac.id Faradhila Rahma Khoirunisa failasfazka@student.uns.ac.id Ghandes Astriputri failasfazka@student.uns.ac.id Muhammad Failasuf Azka failasfazka@student.uns.ac.id Said Rafi Ramadhani failasfazka@student.uns.ac.id Shofi Afiqoh Maulyda failasfazka@student.uns.ac.id Zahra Aulia Risqita Nadya L Nupun failasfazka@student.uns.ac.id <p>Digitalisasi informasi desa memerlukan media yang tidak hanya dapat memublikasikan informasi pemerintahan, tetapi juga mudah dikelola dan mampu mendokumentasikan potensi ekonomi lokal secara terstruktur. Desa Gedangan, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan, sebelumnya memiliki website yang mengalami galat berulang, indikasi peretasan, ketidakjelasan pengelolaan server, dan pembaruan konten yang tidak berjalan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan portal “Jelajah Desa Gedangan” sebagai kanal informasi resmi dan media awal promosi potensi lokal. Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi kebutuhan, pengembangan portal berbasis WordPress dengan Kadence Theme dan Custom Post Type, pendataan UMKM, konsultasi, sosialisasi, pendampingan administrator, serta evaluasi performa menggunakan PageSpeed Insights. Luaran kegiatan meliputi portal dengan modul berita, UMKM, agenda, galeri, profil desa, kontak, dan dashboard statistik berbasis Chart.js, katalog awal yang memuat sepuluh data UMKM, serta panduan administrator. Pengujian menunjukkan performance score desktop rata-rata 95,4 dengan LCP 0,5–1,7 detik. Pada mobile, empat halaman memiliki LCP 2,0–2,8 detik, sedangkan halaman Beranda mencapai 9,6 detik. Dampak yang dapat dinyatakan pada akhir kegiatan adalah tersedianya kanal informasi resmi dan pemahaman awal pengelolaan oleh perangkat desa. Keberlanjutan masih memerlukan kelengkapan data, penetapan penanggung jawab dan SOP, serta optimasi performa mobile.</p> 2026-10-07T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12968 PENDAMPINGAN PENGELOLAAN BANK SAMPAH DALAM MENGHADAPI KETERBATASAN INTERAKSI SOSIAL WARGA PERUMAHAN JAMBANGAN RW 06 SURABAYA 2026-10-08T03:44:22+00:00 Niken Setya Asih kknjambangan6@gmail.com Mayuni Arista Angelina aristamayuni87@gmail.com Nabilah Putri Rahmadhanti nabilah.p3.meidia@gmail.com Fika Khoirunniswah fikakhoirunniswa@gmail.com Intan Cahaya Lestari intanchylstr@gmail.com Kiki Malika Primadani kiki.primadani@gmail.com <p>Pengelolaan Bank Sampah di RW 06 Kelurahan Jambangan, Surabaya, belum sepenuhnya berjalan optimal sebab rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan interaksi sosial antarwarga, serta kendala sarana pendukung. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pengelolaan Bank Sampah melalui pendampingan yang disesuaikan dengan karakteristik sosial masyarakat perumahan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan partisipatif melalui observasi, koordinasi dengan pemangku kepentingan, pendampingan pengelolaan Bank Sampah, edukasi, praktik pemilahan sampah, dan penyediaan sarana pendukung. Pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) digunakan untuk mengidentifikasi aset masyarakat yang dapat dimanfaatkan dalam penguatan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemilahan sampah, memperkuat koordinasi antara pengurus Bank Sampah dan perangkat wilayah, serta mendukung transparansi pengelolaan melalui penyediaan timbangan digital. Meskipun partisipasi masyarakat masih dipengaruhi oleh tingginya mobilitas kerja dan karakteristik sosial warga, integrasi pendampingan, edukasi, praktik pemilahan, dan dukungan sarana berpotensi mendukung keberlanjutan pengelolaan Bank Sampah berbasis komunitas.</p> 2026-10-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12962 Pemberdayaan Kelompok Tani Ternak Sayuk Rukun Melalui Pemanfaatan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik Padat di Desa Sukorejo 2026-10-07T13:27:03+00:00 Adjie Eza Poetra meyshaullasalma@student.uns.ac.id Alya Azizah meyshaullasalma@student.uns.ac.id Alya Qomalasari meyshaullasalma@student.uns.ac.id Aprilia Pamuji meyshaullasalma@student.uns.ac.id Firdausi Hanifa Zayniputri meyshaullasalma@student.uns.ac.id Hudha Aulya Lutfiona meyshaullasalma@student.uns.ac.id Luthfiah Resti Hikmahita meyshaullasalma@student.uns.ac.id Meyshaulla Salma Retyas meyshaullasalma@student.uns.ac.id Putri Nurraini Mei Setiani meyshaullasalma@student.uns.ac.id Salma Eliana Suryanto meyshaullasalma@student.uns.ac.id Catur Sugiarto meyshaullasalma@student.uns.ac.id <p>Penumpukan limbah kotoran sapi di Desa Sukorejo menimbulkan permasalahan lingkungan berupa bau tidak sedap dan risiko pencemaran air akibat keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam pengolahan limbah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak dalam mengolah kotoran sapi menjadi pupuk organik padat guna mendukung pertanian berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli 2026 di Desa Sukorejo dengan melibatkan 25 anggota Kelompok Tani Ternak (KTT) Sayuk Rukun melalui metode sosialisasi, pengenalan produk, demonstrasi langsung, dan praktik bersama. Proses pembuatan memanfaatkan Stardec sebagai bioaktivator dan Dolomit sebagai penstabil pH, yang disertai pembalikan tumpukan serta pemantauan aerasi secara berkala. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kematangan fisik kompos tercapai pada minggu keempat, ditandai dengan warna coklat kehitaman, tekstur gembur, beraroma tanah, dan ber-pH mendekati netral. Selain itu, inovasi pengemasan dan pelabelan produk berhasil memberikan nilai tambah dan daya saing pasar. Program ini efektif mengatasi dampak pencemaran lingkungan sekaligus memberikan wawasan wirausaha bagi peternak dalam mendukung sistem pertanian yang ramah lingkungan.</p> 2026-10-08T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13007 BIMBINGAN REMAJA USIA SEKOLAH (BRUS) SEBAGAI UPAYA MENJAGA KESEHATAN MENTAL DAN MENUMBUHKAN KEMANDIRIAN REMAJA 2026-10-10T09:55:32+00:00 Hamriani Hamriani hamriani@gmail.com Nur Aisyah Fitri Nuraisyah@gmail.com Nur Aulia Ulfa Nuraulia@gmail.com Nur Ilmi Hs Nurilmi@gmail.com Nurhadi Reza Hak Nurhadireza@gmail.com Andi Muh. Yusuf Andimuh@gmail.com <p><em>This study aims to describe the implementation of School-Age Youth Guidance (Bimbingan Remaja Usia Sekolah/BRUS) as one of the efforts to maintain adolescents’ mental health and foster their independence. This study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through non-participant observation and documentation. The activity was conducted on March 11, 2026, at SMA Negeri 1 Galur, involving participants from Grades I, II, and III. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data condensation, data display, and conclusion drawing. The results show that BRUS was implemented in a structured manner through two main topics: Healthy Adolescents and Skilled Self-Management. The first topic focused on understanding the importance of maintaining personal health, including mental health, while the second was closely related to the ability to manage oneself, make decisions, and take responsibility. The activity was supported by a clear division of duties between facilitators and moderators. The challenges encountered included participants’ lack of focus and environmental noise. BRUS is relevant as an activity for promoting adolescents’ mental health and independence.</em></p> 2026-10-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13019 PELATIHAN LITERASI KEUANGAN DAN MANAJEMEN KEUANGAN KELUARGA DESA PARANGARGO 2026-10-11T11:02:21+00:00 Ronny Hendra Hertanto Ronny@gmail.com Ahmad Dahlan Ahmaddahlan@gmail.com Sri Hastuti Srihastuti@gmail.com Yosar Haritsar Yosarhariyansyah@gmail.com Tri Cicik Wijayanti Tri@gmail.com Nindia Nur Arifiana Putri Nindia@gmail.com Yeni Tata Rini Yeni@gmail.com Dekki Umamur Rais Dekki@gmail.com <p><em>The low level of financial literacy among rural communities in Indonesia reflects a structural gap between national financial inclusion policies and the reality of household financial management at the village level, where the financial literacy index for rural groups only reaches 43.32 percent, women 47.02 percent, and farmers and farm laborers 37.91 percent according to the 2022 OJK National Survey on Financial Literacy and Inclusion. This community service program aims to enhance household financial management capacity through community-based financial literacy training in Parangargo Village, Wagir District, Malang Regency, targeting 40 active members of PKK and Posyandu cadres as participants. The implementation method employs a participatory-transformative approach in four sequential phases: needs assessment through in-depth interviews, training delivery in four sessions with a 30:70 ratio of lectures to participatory activities covering simple bookkeeping, short-term and long-term financial planning, introduction to savings instruments and micro-insurance, and strategies to avoid loan sharks, four-week post-training mentoring, and impact evaluation using mixed-methods. Evaluation results six weeks post-training indicate that 82.5 percent of participants adopted daily financial recording practices, 67.5 percent developed simple monthly budgets, 55 percent opened new savings accounts at formal financial institutions, and dependency on loan shark borrowing decreased from 35 percent to 7.5 percent, although structural barriers such as limited digital literacy and relational resistance from male family members were still found within the patriarchal cultural context. This program demonstrates that financial behavioral change among rural communities can occur when interventions are designed contextually and participatively by leveraging existing community structures, and confirms the importance of integrating financial education into village institutions such as PKK and Posyandu, providing diverse access channels to formal financial services according to community capacity, and continuous mentoring to ensure sustainability of learned financial practices.</em></p> 2026-10-10T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13048 Pemanfaatan Atificial Intelligence (AI) Secara Etis Dalam Pembelajaran Mahasiswa 2026-10-13T13:09:39+00:00 Ahmad Difa Awlia Aslim ahmaddifa.awlia@unm.ac.id Nurul Ayuni nurulayuni@unm.ac.id Nina Agustina Ninaagustina@gmail.com Putri Dzakilla Handayani Putridzakilla@gmail.com Annisa Fitri Annisafitri@gmail.com <p>Artikel pengabdian kepada masyarakat ini mengkaji implementasi pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) secara etis melalui edukasi literasi digital bagi mahasiswa di Universitas Negeri Makassar. Didorong oleh pesatnya adopsi AI generatif, mahasiswa sering kali dihadapkan pada tantangan terkait integritas akademik, privasi data, validitas informasi, serta transparansi pengungkapan. Melalui pengembangan e-modul "Optimalisasi Penggunaan AI dalam Pembelajaran Mahasiswa", kegiatan sosialisasi interaktif, dan diskusi komparasi studi kasus, program ini dirancang untuk menumbuhkan kesadaran kritis serta integrasi teknologi yang bertanggung jawab. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa edukasi terstruktur ini berhasil meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membedakan pemanfaatan AI yang konstruktif sebagai mitra berpikir dengan tindakan plagiarisme atau pengumpulan tugas pasif, sekaligus memperkuat keterampilan verifikasi informasi, kesadaran keamanan data, dan etika pengungkapan akademik. Secara keseluruhan, inisiatif ini menjembatani efisiensi teknis dan etika pedagogis sebagai model praktis untuk menjaga integritas akademik di perguruan tinggi.</p> 2026-10-13T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13054 Brand Activation Panganan Tradisional Desa Baros Arjasari melalui Media Experience pada Revitalisasi Event Tradisional 2026-10-13T15:08:57+00:00 Diena Yudiarti diena.yudiarti@gmail.com Lira Anindita Utami Lira@gmail.com Wirania Swasty Wirania@gmail.com Tantri Wilasari Tantri@gmail.com <p>Desa Baros Arjasari memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata, yang didukung oleh tradisi khas, warisan budaya, dan sumber daya alamnya. Namun, potensi ini belum dikembangkan secara optimal akibat terbatasnya akses terhadap informasi yang terstruktur dengan baik serta kurangnya strategi promosi yang efektif. Program pengabdian masyarakat ini merupakan tahap implementasi dari penelitian dan kegiatan pelibatan masyarakat sebelumnya yang berfokus pada pengembangan strategi <em>Brand Activation</em> untuk Panganan Tradisional Desa Baros. Program ini bertujuan untuk berkontribusi pada pelestarian tradisi lokal, meningkatkan kesadaran lingkungan, serta memperkuat pengelolaan desa sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Strategi <em>Brand Activation</em> ini dikembangkan melalui keterlibatan aktif masyarakat dengan menggunakan pendekatan desain partisipatif yang berlandaskan pada <em>Participatory Learning and Action</em> (PLA). Pendekatan ini diterapkan untuk merevitalisasi event tradisional yang diselenggarakan sebagai bagian dari festival budaya tahunan. Eksplorasi pameran tradisional sebagai daya tarik wisata ini secara khusus berfokus pada produk kuliner tradisional yang dihasilkan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di Desa Baros. Data dikumpulkan melalui survei dan wawancara dengan masyarakat, kemudian temuan tersebut diwujudkan ke dalam desain <em>Brand Activation</em> yang informatif, menarik, dan relevan secara kontekstual. Event tradisional ini menampilkan potensi wisata Desa Baros dengan menyoroti sejarah, warisan budaya, praktik kuliner tradisional, serta sumber daya alamnya. Strategi <em>Brand Activation</em> berbasis kuliner yang dihasilkan diharapkan dapat berfungsi sebagai sarana komunikasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran publik—khususnya bagi para pengunjung destinasi wisata desa—mengenai aset lingkungan, budaya, dan tradisi Desa Baros. Dalam jangka panjang, inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat promosi potensi wisata lokal, mendorong peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat setempat.</p> 2026-10-14T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13058 MINDSET ORANG TUA TENTANG STATUS GIZI IBU HAMIL DAN BALITA DALAM PELAKSANAAN PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) 2026-10-14T07:14:11+00:00 Cendy Atiqoh Zumma alamasayu18@gmail.com Muhammad Arviazka Gunawan Muhammadarviazka@gmail.com Muhammad Jawad Attaqy Muhammadjawad@gmail.com A’la Masayu Afafi Masayu@gmail.com Nurul Zahrotul Jannah Nurul@gmail.com <p><strong><em>Abstract </em></strong><em>Nutritional problems in pregnant women and toddlers remain a serious challenge in Indonesia. This study aims to examine the influence of parental mindset on the nutritional status of pregnant women and toddlers, and to evaluate the effectiveness of Supplementary Feeding Programs (PMT) as an intervention. A descriptive qualitative approach was employed across 9 hamlets with 350 recipients of the Free Nutritious Meal (MBG) program. Results indicate that erroneous mindsets such as "if the mother is thin, the child will certainly be thin" persist in the community and contribute to inadequate nutritional efforts. The PMT program integrated with nutrition education has proven effective in changing community perceptions and improving nutritional status among target groups including pregnant women, adolescents, the elderly, and infants. In conclusion, changing parental mindset is key to the success of nutritional intervention programs.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> <p><strong><em>Keywords</em></strong><em>: </em><em>malnutrition, pregnant women, toddlers, parental mindset, supplementary feeding</em></p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Abstrak</strong> Masalah gizi pada ibu hamil dan balita masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pola pikir (mindset) orang tua terhadap status gizi ibu hamil dan balita, serta mengevaluasi efektivitas program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sebagai upaya intervensi. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif di 9 dusun dengan total 350 penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mindset keliru seperti "kalau ibunya kurus, anaknya pasti kurus" masih mengakar di masyarakat dan berkontribusi terhadap rendahnya upaya pemenuhan gizi. Program PMT yang terintegrasi dengan edukasi gizi terbukti mampu mengubah persepsi masyarakat dan meningkatkan status gizi sasaran, meliputi ibu hamil, remaja, lansia, dan bayi. Kesimpulannya, perubahan mindset orang tua merupakan kunci keberhasilan program intervensi gizi.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: kurang gizi, ibu hamil, balita, mindset orang tua, pemberian makanan tambahan.</p> 2026-10-15T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13100 Mewujudkan Keluarga Sakinah Melalui Konsultasi dan Edukasi Hukum Keluarga di Desa Janji Kecamatan Bilah Barat Kabupaten Labuhanbatu 2026-10-16T13:33:42+00:00 Muhammad Abduh Isma mhdabduhisma@iaidu-asahan.ac.id Syahrul Syahrul mutianazwa695@gmail.com Hafizh Fiqri Raihan hafizhfiqriraihan76@gmail.com Mutia Nazwa mutianazwa695@gmail.com Harta Lestari Ritonga lestariritongasriharta@gmail.com Aisyah Manik mhdabduhisma@iaidu-asahan.ac.id Rawiyah Rambe ramberawiyah078@gmail.com Annisa Nurhijjah annisanrh05@gmail.com Rangga Bastian Dinata ranggasebastian1989@gmail.com <p><em>Public lack of awareness regarding family law often triggers domestic conflicts that culminate in divorce. This Community Service (PkM) initiative aims to provide education and legal consultation on family law to foster harmonious families in Janji Village, Bilah Barat District, Labuhanbatu Regency. The implementation methods included interactive lectures, focus group discussions (FGD), and a private legal consultation service. The results indicate an 85% increase in community understanding regarding marital rights and obligations, the importance of marriage registration, and mechanisms for resolving domestic disputes in accordance with Islamic law and Indonesian legislation. Through these educational and consultative activities, the community has gained greater legal awareness to minimize conflict and build family resilience grounded in the values of tranquility, affection, and mercy.</em></p> 2026-10-16T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13109 Sosialisasi Penggunaan Sosial Media Edukatif Pada Siswa Mts Al-Khairat Langaleso Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi 2026-10-17T10:07:10+00:00 Nuraisyah Nuraisyah nuraisyah@gmail.com Nasrullah Nasrullah Nasrullah@gmail.com Rachmad Rachmad Rachmad@gmail.com <p>Students at Madrasah Tsanawiyah (Islamic junior high schools) represent a segment of the younger generation that plays a pivotal role in shaping Indonesia's current and future development. Young people are adept at integrating technological changes into various aspects of their lives; for them, using technology is as natural as breathing. Consequently, the younger generation dominates social media usage in Indonesia. In recent years, phenomena such as hoaxes and cyberbullying have become prevalent, particularly among the youth—a demographic characterized by growth, development, and the search for identity, making them highly susceptible to external influences, whether positive or negative. These issues often stem from a lack of digital literacy skills among the current generation. Schools serve as vital educational institutions for imparting knowledge about digital literacy to young people. Therefore, the community service team from the Public Administration Study Program at the Faculty of Social and Political Sciences, Tadulako University, decided to conduct an outreach program focused on "Educational Social Media Use Among Students." This initiative aims to provide insights into digital literacy, enabling participants to grasp its concepts and utilize social media as a platform for disseminating informative and educational content. The information will be conveyed through an outreach session. Through this activity, the community service team hopes to enhance students' skills and foster more educational social media usage habits.</p> 2026-10-17T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13133 EDUKASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) BAGI KELUARGA PASIEN DI RUANG ANGGREK 2 RSUD MOEWARDI SURAKARTA 2026-10-19T05:05:07+00:00 Triyan Adytia adytiatriyan@gmail.com Ajeng Maulana Hapsari adytiatriyan@gmail.com Nisa Adhelia Hardiana Putri adytiatriyan@gmail.com Indah Maya Putri Ariasri adytiatriyan@gmail.com Fitri Novianti adytiatriyan@gmail.com Annisa Ayu Muttaqina adytiatriyan@gmail.com Amelia Putri Rahmadhani adytiatriyan@gmail.com Bella Puspita Sari adytiatriyan@gmail.com Astari Dywyana Majid adytiatriyan@gmail.com Muthi’ah Muthi’ah adytiatriyan@gmail.com Ida Nur Imamah adytiatriyan@gmail.com <p>Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) merupakan upaya penting untuk mengurangi risiko penularan infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan. Keluarga pasien yang mendampingi pasien selama perawatan perlu memahami praktik pencegahan infeksi, termasuk kebersihan tangan, etika batuk dan bersin, serta penggunaan masker yang benar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi PPI kepada keluarga pasien di Ruang Anggrek 2 RSUD Moewardi Surakarta. Kegiatan diikuti oleh 30 keluarga pasien dan dilaksanakan melalui tahap persiapan dan koordinasi, pre-test, penyuluhan interaktif, diskusi dan tanya jawab, demonstrasi enam langkah mencuci tangan dan penggunaan masker, redemonstrasi oleh peserta, post-test, serta pembagian leaflet. Materi meliputi PPI, Healthcare-Associated Infections (HAIs), cara penularan infeksi, kebersihan tangan, etika batuk dan bersin, penggunaan masker yang benar, serta peran keluarga dalam mencegah infeksi. Peserta aktif bertanya mengenai waktu mencuci tangan, penggunaan hand sanitizer, penggantian masker, dan pencegahan penularan infeksi setelah pulang dari rumah sakit. Hasil post-test menunjukkan 24 peserta (80%) memiliki pengetahuan baik, 5 peserta (16,7%) memiliki pengetahuan cukup, dan 1 peserta (3,3%) memiliki pengetahuan kurang. Peserta juga mempraktikkan teknik mencuci tangan dan penggunaan masker. Kegiatan ini dapat menjadi upaya edukatif untuk mendukung pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam mencegah penularan infeksi di rumah sakit. Kegiatan selanjutnya perlu menyajikan skor pre-test dan post-test secara lengkap untuk mengukur perubahan pengetahuan secara kuantitatif.</p> 2026-10-19T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13146 PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PROGRAM CERDAS MENGULAS BUKU: UPAYA PENGUATAN BUDAYA LITERASI DI DESA MATESIH, KABUPATEN KARANGANYAR 2026-10-19T14:14:23+00:00 Budi Wahyono alyaaellioraa@student.uns.ac.id Alanis Diars Kristian alyaaellioraa@student.uns.ac.id Alya Elliora Asyifa alyaaellioraa@student.uns.ac.id Athhar Mahendra Sinatriya A alyaaellioraa@student.uns.ac.id Fita Nurima alyaaellioraa@student.uns.ac.id Nisrinaa Firsty Ajeng S alyaaellioraa@student.uns.ac.id Royhan Hexsa Anshori alyaaellioraa@student.uns.ac.id Radhivi’anh Ardhane Ruhl J alyaaellioraa@student.uns.ac.id Salsa Billa Nur Hasanah alyaaellioraa@student.uns.ac.id Zahra Zulfa Aziza alyaaellioraa@student.uns.ac.id <p>Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan program Cerdas Mengulas Buku, menganalisis respons siswa, serta mengidentifikasi kontribusinya terhadap penguatan budaya literasi anak di Desa Matesih, Kabupaten Karanganyar. Program ini dilaksanakan oleh KKN Tematik Literasi Kelompok 293 pada Juli hingga Agustus 2026 di lima sekolah dasar negeri dan ditutup dengan Apresiasi Literasi Tingkat Desa pada 12 Agustus 2026. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis data model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan) terhadap hasil observasi, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan rubrik penilaian lomba. Hasil menunjukkan bahwa siswa antusias dan aktif selama kegiatan, dengan tingkat partisipasi sukarela dalam lomba sebesar 60% (12 dari 20 siswa). Sebagian besar siswa mampu mengidentifikasi unsur intrinsik cerita, meringkas isi buku, dan merumuskan pesan moral dengan bahasa sendiri. Meski demikian, sebagian siswa masih kesulitan memahami isi bacaan dan membutuhkan pendampingan, serta masih perlu melatih kepercayaan diri berbicara di depan umum. Program ini mendapat respons positif dari pihak sekolah, tetapi belum ada rencana konkret untuk keberlanjutannya setelah KKN berakhir. Diperlukan sinergi antara sekolah, pemerintah desa, dan perguruan tinggi agar program dapat berlanjut dan membentuk budaya literasi yang berkelanjutan.</p> 2026-10-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13155 SOSIALISASI KENAKALAN REMAJA DAN PERNIKAHAN USIA DINI BERBASIS PENDIDIKAN DAN HUKUM 2026-10-20T12:16:34+00:00 Alan Alan alanlapasoro86@gmail.com Muh.Hisyam Muhhisyam@gmail.com Landar Al-Falaq Landar@gmail.com Dian Puspita Dian@gmail.com Febriansyah Melamba Febriansyah@gmail.com Tasya Cahya Kamila Tasya@gmail.com Citra Citra Citra@gmail.com Wulan Wulan Wulan@gmail.com Irawati Irawati Irawati@gmail.com Asfar Asfar Asfar@gmail.com Dewa Made Sugianta Dewa@gmail.com <h3 style="text-align: justify; margin: 0cm .7pt .0001pt 7.1pt;"><span lang="id" style="font-size: 10.0pt; font-weight: normal;">Juvenile delinquency and early marriage are social issues that require preventive approaches through education, family support, and legal awareness. Adolescents may be vulnerable to peer influence, their social environment, digital media, and social pressure. Limited understanding of marriage regulations and readiness for family life can also complicate decision-making among adolescents and families. This community service article outlines an educational outreach approach integrating character education, prevention of risky behavior, and legal literacy concerning early marriage. The proposed methods include material preparation, interactive presentations, discussion, question-and-answer sessions, and participant learning evaluation. The target audience is Puriala 1 State High School students. Topics include forms and causes of juvenile delinquency, healthy peer relationships, the minimum legal age for marriage under Indonesian law, and the importance of continuing education and planning for the future.</span></h3> 2026-10-20T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13177 PENERAPAN AKTIVITAS MEWARNAI GAMBAR MANDALA SEBAGAI KEGIATAN RELAKSASI PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI DI PANTI LANSIA BUDI SEJAHTERA 2026-10-22T11:41:41+00:00 Rian Tasalim rian.tasalim@unism.ac.id Farah Azkya Salsabela rian.tasalim@unism.ac.id Anindya Safira Rahma rian.tasalim@unism.ac.id Tazkia Amalia rian.tasalim@unism.ac.id Nabila Ananda Putri rian.tasalim@unism.ac.id Annur Wulan rian.tasalim@unism.ac.id Syifa Syifa rian.tasalim@unism.ac.id Fitri Ayu Ramadhani rian.tasalim@unism.ac.id <p>Hypertension requires continuous management among older adults through health education, medication adherence, blood pressure monitoring, and healthy lifestyle practices. Creative activities may provide an additional option in elderly care services. This community service program aimed to provide hypertension education and introduce mandala coloring as a creative activity intended to support relaxation among older adults at Budi Sejahtera Elderly Care Home. The program was conducted on October 9, 2026, involving 21 older adults over 120 minutes. An educational and participatory approach was implemented through hypertension education, mandala coloring, and assistance from the community service team. Evaluation was conducted descriptively based on program implementation, participant involvement, and reported responses. Participants who provided feedback expressed enjoyment in having the opportunity to channel their creativity through coloring. This response indicates positive acceptance of mandala coloring as a creative activity in elderly care services. However, no standardized psychological assessments or blood pressure measurements were conducted before and after the activity. Therefore, the findings do not establish improvements in relaxation or reductions in stress or blood pressure. Future programs should incorporate appropriate standardized instruments to assess psychological responses and consistent blood pressure measurements to evaluate potential changes. Mandala coloring may be considered a complementary creative activity for older adults, while prescribed hypertension treatment and routine blood pressure monitoring remain essential.</p> 2026-10-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13201 PEMBUATAN ALAT PENABUR PUPUK BERBASIS PVC SEBAGAI UPAYA EFISIENSI KERJA PETANI DESA KALANG, MAGETAN, JAWA TIMUR 2026-10-24T13:33:53+00:00 Supianto Supianto supianto@staff.uns.ac.id Istar Pratama Putra supianto@staff.uns.ac.id Rosyid Kamaludin supianto@staff.uns.ac.id Lela Novitasari supianto@staff.uns.ac.id Sinta Aulia supianto@staff.uns.ac.id Salsabilah Nethia Putri supianto@staff.uns.ac.id Amel Eka Setyorini supianto@staff.uns.ac.id Ardita Putri Cahyania supianto@staff.uns.ac.id Jihan Kumala Zahra supianto@staff.uns.ac.id Putri Amelia Ardistya supianto@staff.uns.ac.id Efik Kurniawati supianto@staff.uns.ac.id <p>Proses pemupukan yang masih dilakukan secara manual membutuhkan tenaga fisik dan waktu yang relatif besar sehingga diperlukan inovasi sederhana yang dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja petani. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkenalkan dan menerapkan teknologi tepat guna melalui pembuatan alat penabur pupuk berbasis pipa PVC (paralon) bagi kelompok tani di Desa Kalang, Kecamatan Sidorejo, Kabupaten Magetan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan perancangan alat, persiapan bahan, perakitan komponen, sosialisasi, demonstrasi, dan pelatihan penggunaan alat. Alat dibuat menggunakan pipa PVC sebagai bagian utama penampung pupuk yang dilengkapi sambungan pipa, mekanisme pengatur keluaran pupuk, sistem pegas, pengikat, tali penggendong, dan pegangan alat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa alat penabur pupuk berhasil direalisasikan dan dapat digunakan sebagai alternatif untuk membantu proses pemupukan dengan distribusi pupuk yang lebih terarah. Kegiatan juga meningkatkan pemahaman kelompok tani mengenai pembuatan, mekanisme kerja, penggunaan, dan pemeliharaan alat. Pengembangan selanjutnya diperlukan terutama pada peningkatan kapasitas penampung dan penyempurnaan mekanisme pengeluaran pupuk.</p> 2026-10-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13204 PENDAMPING TERAPI MENGGAMBAR BEBAS DAN MEWARNAI DENGAN MEDIA KRAYON UNTUK MENGEKSPRESIKAN EMOSI POSITIF GUNA MENGURANGI GANGGUAN TIDUR LANSIA DI YAYASAN UMA KANDUNG 2026-10-25T04:45:58+00:00 Rian Tasalim rian.tasalim@unism.ac.id Ayu Ramadhani rian.tasalim@unism.ac.id Sirma Sirma rian.tasalim@unism.ac.id Anisa Ulia rian.tasalim@unism.ac.id Nia Saputri rian.tasalim@unism.ac.id Fatimahtul Badriyah rian.tasalim@unism.ac.id Suci Amanda rian.tasalim@unism.ac.id Doa Anisa rian.tasalim@unism.ac.id <p><em>Sleep disturbances are an important health concern among older adults and may be associated with physiological changes, psychological conditions, and environmental factors. Creative activities may provide opportunities for emotional expression and meaningful engagement in elderly care settings. This community service program aimed to provide education about sleep disturbances and facilitate free drawing and crayon coloring as creative activities for older adults at Uma Kandung Elderly Care Home in Banjarmasin, Indonesia. The program was conducted on August 28, 2026, involving 11 older adults over 100 minutes. An educational and participatory approach was implemented through initial sleep quality screening using the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), health education, and guided creative activities involving free drawing and coloring. Initial screening identified five participants (45.5%) with sleep disturbances. Participants were given opportunities to create drawings, select colors, and express themselves according to their individual preferences and abilities, with assistance from the community service team. Evaluation focused on program implementation, participant involvement, and documented responses. However, post-activity PSQI measurements and standardized assessments of emotional responses were not conducted. Therefore, the program findings cannot establish improvements in sleep quality, emotional well-being, or reductions in sleep disturbances. Future programs should incorporate pre- and post-intervention assessments using appropriate standardized instruments to evaluate potential changes in sleep quality and psychological responses. Free drawing and crayon coloring may be considered complementary creative activities in elderly care services, while persistent sleep disturbances require appropriate clinical assessment and management.</em></p> 2026-10-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/12992 Peningkatan Kapasitas Mahasiswa dalam Perencanaan Pengadaan Aset Daerah 2026-10-10T03:49:55+00:00 Andi Adhe Amalya aaamalya13@gmail.com Ahmad Difa Awlia Aslim ahmaddifa.awlia@unm.ac.id Nurul Ayuni nurulayuni@unm.ac.id Mahrani Mahrani Mahrani@gmail.com Faisal Ardiansyah faisal@gmail.com <p>Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) yang efisien dan akuntabel berawal dari perencanaan pengadaan aset yang tepat sasaran. Namun, pembelajaran administrasi aset publik di perguruan tinggi sering kali berfokus pada aspek teoritis tanpa memberi pengalaman praktis dalam simulasi penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa semester 5 Program Studi Ilmu Administrasi Negara dalam merencanakan pengadaan aset daerah sesuai dengan regulasi terkini. Metode yang diterapkan adalah pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman, terdiri atas pelatihan interaktif, penyusunan dokumen RKBMD, simulasi studi kasus, serta evaluasi berbasis <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikansi pemahaman konseptual dan teknis mahasiswa, rata-rata nilai mahasiswa meningkat dari 54,25 (<em>pre-test</em>) menjadi 86,83 (<em>post-test</em>) dengan pencapaian <em>N-Gain score</em> sebesar 0,71 (kategori tinggi). Mahasiswa mampu mengidentifikasi kesenjangan aset, menerapkan prinsip <em>value for money</em>, dan memfinalisasi dokumen RKBMD yang baku</p> 2026-10-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13225 Inovasi Pengolahan Susu Sapi Lokal Menjadi Puding Sedot Sebagai Upaya Rintisan UMKM di Desa Pagerjurang, Boyolali 2026-10-29T02:36:52+00:00 Kinanti Ayu Sekar Andani kkn45boyolali@gmail.com Iput Zahrotun Nisa Iput@gmail.com Diah Ayu Kusuma Dewi Diah@gmail.com Tri Lestariningsih Tri@gmail.com Bintang Kusuma Atmaja bintang@gmail.com Dinda Ayuni Larashati Dinda@gmail.com Dwi Yuniati Dwi@gmail.com Aulia Putri Maharani Aulia@gmail.com Adnan Shandy Asmara Adnan@gmail.com Kristina Indah Dewi Kristina@gmail.com Catur Sugiarto Catur@gmail.com <p>Desa Pagerjurang, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali merupakan salah satu wilayah potensi penghasil susu sapi segar yang melimpah. Namun, pemanfaatan hasil komoditas lokal tersebut masih belum optimal dan cenderung dijual dalam bentuk mentah dengan nilai ekonomis yang relatif rendah. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah (<em>value-added</em>) komoditas susu segar lokal serta mendiversifikasi produk olahannya melalui pelatihan pembuatan produk "Puding Sedot". Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui pendekatan <em>Participatory Action Research</em> (PAR) yang meliputi tahap sosialisasi, pelatihan/praktik pembuatan, pendampingan pengemasan dan <em>branding</em>, serta evaluasi kegiatan. Sasaran kegiatan ini adalah kelompok ibu-ibu PKK dan warga Desa Pagerjurang. Hasil dari kegiatan KKN ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah susu segar menjadi puding sedot yang bernilai jual, higienis, dan menarik secara visual. Selain itu, kegiatan ini berhasil menghasilkan produk olahan susu yang memiliki potensi daya saing pasar lokal dan mendorong rintisan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis potensi desa. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan puding sedot efektif dalam meningkatkan kapasitas wirausaha masyarakat serta optimalisasi potensi komoditas susu lokal di Desa Pagerjurang.</p> <p><strong>Kata Kunci</strong>: <em>Susu Lokal, Puding Sedot, Musuk Boyolali, Pengabdian Masyarakat, Diversifikasi Produk.</em></p> 2026-10-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13231 Optimalisasi Singkong menjadi Manggleng “Seribu Kriuk” melalui Branding dan Pemasaran Digital UMKM di Padukuhan Jontro, Sleman 2026-10-30T07:22:33+00:00 Awalia Mufti Kinanti kkn.kalinongki@gmail.com Majid Ikhsan Al Afif kkn.kalinongki@gmail.com Eriana Latifa Setiawan kkn.kalinongki@gmail.com Faness Monika Puspitasari kkn.kalinongki@gmail.com Nadia Syaifa Carine kkn.kalinongki@gmail.com Rilis Sekar Pertiwi kkn.kalinongki@gmail.com Sabrina Nur Adelia Pramesti kkn.kalinongki@gmail.com Warastri Sava Ruciragati kkn.kalinongki@gmail.com Zahra Amalia Shofa kkn.kalinongki@gmail.com R Prihandjojo Andri Putranto rprihandjojo@staff.uns.ac.id <p><strong><em>Abstract.</em></strong><em><span style="font-weight: 400;"> Cassava is abundant in Jontro Hamlet, Gayamharjo, Prambanan, Sleman, yet it is still processed in simple ways with low selling value, while local micro-enterprises face limited branding and digital marketing capacity. This community service activity aimed to optimize cassava as a village flagship product through the production of Manggleng, the design of a brand identity, and an introduction to digital marketing. The activity was part of the UNS Regular KKN program and was carried out from July to August 2026 using a participatory approach. It consisted of three stages: socialization and hands-on production training attended by about 30 PKK women, brand asset design attended by about 40 PKK women and Karang Taruna youth, and a Smart Branding, Smart Selling session attended by about 40 participants. Evaluation was descriptive, based on observation of participant involvement, group discussion, and an internal team review. The results show that participants gained practical knowledge of processing cassava into Manggleng, a product identity named “Seribu Kriuk” was formed together with its packaging design in four flavor variants, and Instagram and TikTok accounts were created for promotion. Two obstacles appeared in the design stage, namely the high cost of packaging and low color contrast in the printed design. Marketplace accounts (Shopee and Tokopedia) have not yet been created because registration requires a personal phone number, and they will be followed up with a person in charge appointed from Jontro Hamlet. The activity is positioned as an early stage of micro-enterprise development. Its economic impact has not been measured quantitatively, so further mentoring, product standardization, cost calculation, and consistent social media management are needed, in line with SDG 8.</span></em></p> <p><strong><em>Keywords:</em></strong><em><span style="font-weight: 400;"> branding; cassava; digital marketing; Manggleng; micro-enterprise</span></em></p> <p><strong>Abstrak.</strong><span style="font-weight: 400;"> Singkong tersedia melimpah di Padukuhan Jontro, Gayamharjo, Prambanan, Sleman, tetapi masih diolah secara sederhana sehingga nilai jualnya rendah, sementara pelaku usaha mikro menghadapi keterbatasan kemampuan </span><em><span style="font-weight: 400;">branding</span></em><span style="font-weight: 400;"> dan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan singkong sebagai produk unggulan desa melalui produksi Manggleng, perancangan identitas merek, dan pengenalan pemasaran digital. Kegiatan merupakan bagian dari program KKN Reguler UNS yang dilaksanakan pada Juli–Agustus 2026 dengan pendekatan partisipatif. Pelaksanaan terdiri atas tiga tahap, yaitu sosialisasi dan pelatihan praktik produksi bersama sekitar 30 ibu-ibu PKK, perancangan </span><em><span style="font-weight: 400;">brand asset</span></em><span style="font-weight: 400;"> bersama sekitar 40 ibu-ibu PKK dan pemuda Karang Taruna, serta kegiatan “</span><em><span style="font-weight: 400;">Smart Branding, Smart Selling</span></em><span style="font-weight: 400;">” bersama sekitar 40 peserta. Evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui pengamatan keterlibatan peserta, diskusi bersama, dan evaluasi internal tim. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan praktis mengenai pengolahan singkong menjadi Manggleng, terbentuk identitas produk bernama “Seribu Kriuk” beserta desain kemasan dalam empat varian rasa, serta dibuat akun Instagram dan TikTok sebagai media promosi. Pelaksanaan pelatihan pada pertemuan kedua lebih baik dibandingkan pertemuan pertama, tetapi jumlah peserta yang hadir menurun. Pada tahap perancangan ditemukan dua kendala, yaitu biaya kemasan yang relatif tinggi dan kontras warna hasil cetak yang kurang baik. Akun </span><em><span style="font-weight: 400;">marketplace</span></em><span style="font-weight: 400;"> (Shopee dan Tokopedia) belum terealisasi karena pendaftaran memerlukan nomor telepon pribadi dan akan ditindaklanjuti bersama penanggung jawab yang ditunjuk dari pihak Dukuh Jontro. Kegiatan ini diposisikan sebagai tahap awal pengembangan usaha mikro, dan pengenalan produk dalam waktu singkat belum otomatis menghasilkan usaha mandiri. Dampak ekonominya belum diukur secara kuantitatif sehingga diperlukan pendampingan lanjutan, standardisasi produk, perhitungan biaya, dan pengelolaan media sosial yang konsisten, sejalan dengan SDG 8.</span></p> <p><strong>Kata kunci:</strong><span style="font-weight: 400;"> branding; Manggleng; pemasaran digital; singkong; usaha mikro</span></p> 2026-10-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13233 Intervensi Masalah Kesehatan Program SILUSI (Siluman Lenyapkan Hipertensi) di Lingkungan Siluman Kelurahan Purwaharja Kecamatan Purwaharja Kota Banjar Tahun 2026 2026-10-30T02:31:05+00:00 Yusita Nurjanah yusitanurjanah11@gmail.com Indriani yusitanurjanah11@gmail.com Stevfany Dwi Lesmana yusitanurjanah11@gmail.com Amaliya Nurma Latifah yusitanurjanah11@gmail.com Diska Maoli Nurmala yusitanurjanah11@gmail.com Elsa Rosyana Nursyabila yusitanurjanah11@gmail.com Ilham Imam Baili yusitanurjanah11@gmail.com Darwin Safiu yusitanurjanah11@gmail.com <p><span data-path-to-node="3,0">Hipertensi merupakan tantangan kesehatan masyarakat yang serius dengan angka kejadian tinggi di Kota Banjar</span><span data-path-to-node="3,2">. Berdasarkan diagnosis komunitas di Lingkungan Siluman, ditemukan 64 warga menderita hipertensi, dengan kebiasaan konsumsi makanan tinggi garam sebagai akar masalah utama</span><span data-path-to-node="3,4">. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan dan mengevaluasi implementasi program SILUSI (Siluman Lenyapkan Hipertensi) dalam meningkatkan pengetahuan, kesadaran, serta penerapan perilaku hidup sehat sebagai langkah deteksi dini dan pengendalian hipertensi di masyarakat</span><span data-path-to-node="3,6">. Penelitian ini menggunakan desain Community-Based Participatory Research (CBPR) dengan sampel sebanyak 48 orang yang dipilih melalui purposive sampling</span><span data-path-to-node="3,8">. Analisis masalah menggunakan diagram Fishbone dan matriks USG, sedangkan strategi intervensi dirumuskan melalui analisis SWOT</span><span data-path-to-node="3,10">. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi yang berfokus pada edukasi pembatasan natrium harian menggunakan alat bantu sendok takar garam, serta demonstrasi pembuatan minuman dan hotpack jahe merah sebagai terapi komplementer, berjalan efektif</span><span data-path-to-node="3,12">. Tingkat partisipasi masyarakat mencapai 87,50%, yang menunjukkan akseptabilitas tinggi terhadap program intervensi berbasis pemberdayaan lokal ini</span><span data-path-to-node="3,14">. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya modifikasi perilaku harian melalui alat bantu sederhana yang didukung oleh pemberdayaan kader lokal</span><span data-path-to-node="3,16">. Pemantauan tekanan darah secara berkala oleh tenaga kesehatan dan kader sangat disarankan untuk menjaga keberlanjutan program</span><span data-path-to-node="3,18">.</span></p> 2026-10-29T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/japm/article/view/13241 Strengthening Entrepreneurial Skills Among the PKK Group to Boost the Economy Based on Local Potential in Kendangdukuh Village, Pasuruan 2026-10-31T02:37:28+00:00 Atikah Maulidiyah atiqamaulidyah5604@gmail.com Ries Dyah Fitriyah Ries@gmail.com <p><em>To enhance the well-being and self-reliance of a community, a strategic approach is to empower its members, particularly in rural areas. This community service initiative focuses on entrepreneurship training centered on local products in Kendangdukuh Village, a region notable for its abundant corn harvests. The training aims to improve residents' skills in transforming raw corn into high-value products through entrepreneurial guidance, marketing strategies, and the adoption of digital payment trends. The implementation method includes practical training, interactive discussion sessions, hands-on demonstrations, and outcome evaluation. The results indicate an increase in the residents' knowledge and skills in processing local resources—such as the production of corn milk—which has garnered significant market interest. Furthermore, the initiative has encouraged the community to preserve local potential through innovative and creative, sustainable practices. This entrepreneurship training has fostered an awareness of the importance of leveraging local resources for business ventures, strengthening family economies, and advancing the empowerment of women in the village. Ultimately, this project demonstrates that entrepreneurship training based on local products serves as a strategic step toward empowering women in rural communities.</em></p> 2026-10-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT