Analisis Konsep Lelang Hewan pada Platform Aplikasi JLF dalam Perspektif Ekonomi Syariah
DOI:
https://doi.org/10.61722/jiem.v4i6.10659Keywords:
Kata Kunci: lelang hewan, ekonomi syariah, bai' al-muzāyādah, platform digitalAbstract
Abstrak Perkembangan teknologi digital telah mendorong munculnya inovasi dalam sistem transaksi ekonomi, salah satunya melalui platform lelang daring seperti Aplikasi JLF (Jual Beli Lelang Fauna). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep lelang hewan pada platform Aplikasi JLF serta menilai kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme lelang pada Aplikasi JLF dapat dikategorikan sebagai akad bai’ al-muzāyādah yang diperbolehkan dalam Islam, karena telah memenuhi rukun dan syarat jual beli. Selain itu, sistem yang diterapkan juga mencerminkan prinsip keadilan, keterbukaan, dan kerelaan antar pihak. Potensi unsur gharar dapat diminimalisir melalui penyediaan informasi yang cukup mengenai objek hewan, sementara unsur maysir dan riba tidak ditemukan dalam praktik transaksi. Aplikasi JLF juga berperan sebagai samsarah (perantara) yang sah selama dijalankan secara transparan dan amanah. Meskipun demikian, masih diperlukan peningkatan dalam aspek standarisasi informasi dan pengawasan terhadap kejujuran penjual. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan model transaksi digital yang sesuai dengan prinsip ekonomi syariah.
References
Al-Ghazali. (2010). Ihya Ulumuddin. Beirut: Dar al-Fikr.
Antonio, M. Syafi’i. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani.
Ainun Najib, & Muhammad Abduh. (2021). Analisis Gharar dalam Obyek Jual Beli Online. Jurnal Iqtishod, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Aulia Nadiffa, Imam Prawoto, & Moch. Syafii. (2023). Praktik Jual Beli Ikan Laut dengan Sistem Lelang di TPI Eretan Kulon Kecamatan Kandanghaur Kabupaten Indramayu. Jurnal Mufakat, Anfa Institute.
Ficha Melina, & Hendra Eka Saputra. (2022). Tinjauan Fiqh Muamalah Kontemporer tentang Badan Perantara (Samsarah) dan Jual Beli Lelang (Bay’ al-Muzayādah). Jurnal Syarikat, Universitas Islam Riau.
Fatwa DSN-MUI No. 110/DSN-MUI/IX/2017. Tentang Akad Jual Beli Melalui Sistem Elektronik (Online). Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: SAGE Publications.
Moleong, Lexy J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Rianti, A. S., Abbas, A. S., & Iswandi, I. (2022). Akad Bai’ As-Salam dalam Penjualan Hewan Ternak Secara Inden dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Jurnal Muamalah, Institut Agama Islam Al-Zaytun.
Sayyid Sabiq. (2012). Fiqh Sunnah. Beirut: Dar al-Fikr.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tri Anggeraini Br Tarigan. (2024). Analisis Sistem Lelang Online dalam Jual Beli Rumah Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Menurut Fatwa DSN-MUI No.110/DSN-MUI/IX/2017). Repository Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Zwana, S., Kurniawan, M., & Yusuf, M. (2024). Legal Protection for Consumers in the Sale and Purchase of Sacrificial Animals According to Islamic Law. Ar-Raniry Law Review, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











