Analisis Konflik Kerja akibat Miskomunikasi Antarpegawai dan Dampaknya terhadap Stres Kerja di PT. Graha Laksana Utama

Authors

  • dwizidane dardiri Universitas Islam Negeri KIAI Haji Achmad Siddiq Jember
  • Moh Hisbul Rafli Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Jefri Efendi Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember
  • Aprilya Fitriani Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember

DOI:

https://doi.org/10.61722/jiem.v4i6.10807

Keywords:

Akomodasi; Kolaborasi; Konflik Kerja; Miskomunikasi Interpersonal; Stres Kerja, Accommodation, Collaboration, Interpersonal Miscommunication, Job Stress, Workplace Conflict

Abstract

Abstrak. Melalui efektivitas Manajemen Sumber Daya Manusia, stabilitas operasional lembaga dapat dijaga dengan baik. Di dalam ruang lingkup kerja yang dinamis pada PT. Graha Laksana Utama, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dinamika konflik horizontal akibat miskomunikasi interpersonal antarpegawai bagian keuangan tingkat bawah dan dampaknya terhadap munculnya stres kerja. Pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dipilih secara sistematis sebagai metode kajian. Melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi pada unit kasir dan administrasi perbankan selama bulan Mei 2026, proses pengumpulan data berhasil dilaksanakan. Berdasarkan temuan di lapangan, hubungan vertikal antara pihak pimpinan dan jajaran bawahan terbukti berjalan sangat harmonis tanpa adanya benturan struktural. Kendati demikian, perpaduan antara konflik proses dan hubungan terjadi secara horizontal antara pegawai baru dengan rekan kerja senior akibat buruknya penyampaian informasi pada masa awal adaptasi kerja. Didorong oleh tingginya tuntutan akurasi data finansial, kesalahpahaman interpersonal ini bertindak sebagai stimulus utama yang memicu respons stres kerja psikologis berupa kecemasan ringan dan penurunan konsentrasi. Guna memitigasi tekanan tersebut, kombinasi strategi kolaborasi dan akomodasi melalui keterbukaan komunikasi interpersonal yang sehat berhasil diterapkan oleh para pegawai. Implikasi terapan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbaikan desain komunikasi operasional serta pembuatan pedoman kerja yang jelas mampu mereduksi stres kerja secara signifikan sekaligus mempertahankan akurasi keuangan perusahaan.

References

Mangkunegara, A. A. Anwar Prabu. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.157-159

Rivai, Veithzal. (2014). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Rajawali Pers. 512-514

Robbins, Stephen P., & Judge, Timothy A. (2015). Organizational Behavior (16th ed.). Boston: Pearson. 489-490

Wirawan. (2015). Konflik dan Manajemen Konflik: Teori, Aplikasi, dan Penelitian. Jakarta: Salemba Humanika. 112-115

Downloads

Published

2026-06-11

Issue

Section

Articles