PERAN IMPLEMENTASI SUSTAINABLE HALAL VALUE CHAIN PADA SATE KLATAK PAK PONG
DOI:
https://doi.org/10.61722/jiem.v4i7.12174Keywords:
Sustainable Halal Value Chain, halal procurement, halal assurance, keberlanjutan, kepercayaan konsumenAbstract
Penelitian ini menganalisis implementasi Sustainable Halal Value Chain pada Sate Klatak Pak Pong, sebuah usaha mikro, kecil, dan menengah kuliner berbahan dasar daging kambing di Bantul, Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif untuk memahami bagaimana prinsip halal dijaga sejak pengadaan bahan baku hingga terbentuknya pengalaman konsumen. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumen pendukung. Empat informan terlibat dalam penelitian ini, yaitu manajer operasional, karyawan dapur, petugas quality control, dan konsumen. Data wawancara dianalisis menggunakan ATLAS.ti 9 melalui tahap open coding, axial coding, selective coding, dan visualisasi network. Analisis menghasilkan lima tema yang saling berkaitan, yaitu Halal Procurement, Halal Production, Halal Assurance, Sustainability, dan Customer Trust. Hasil penelitian menunjukkan bahwa halal procurement didukung oleh pengendalian sumber daging kambing, praktik penyembelihan yang sesuai syariat, dan seleksi bahan baku. Halal production tercermin pada penggunaan bahan segar, standardisasi takaran, serta sanitasi peralatan masak secara rutin. Halal assurance diperkuat melalui sertifikasi halal, quality control harian, dan briefing karyawan secara berkala. Sustainability diterapkan melalui pengendalian stok, pemanfaatan bagian kambing secara optimal, dan upaya mengurangi sisa makanan. Praktik tersebut membentuk kepercayaan konsumen, mendorong niat pembelian ulang, dan meningkatkan kesediaan konsumen untuk merekomendasikan usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Sustainable Halal Value Chain pada Sate Klatak Pak Pong tidak hanya berfungsi sebagai kepatuhan halal formal, tetapi juga sebagai strategi operasional terpadu yang memperkuat mutu produk, keberlanjutan usaha, dan kepercayaan konsumen
References
Asri, K. H., & Ilyas, A. (2022). Penguatan ekosistem halal value chain sebagai pengembangan industri halal menuju era 5.0. Alif, 1(1), 37–47. https://doi.org/10.37010/alif.v1i1.712
Bashir, A. M. (2020). Effect of halal awareness, halal logo and attitude on foreign consumers’ purchase intention. British Food Journal, 121(9), 1998–2015. https://doi.org/10.1108/BFJ-01-2019-0011
Creswell, J. W. (2014). Penelitian kualitatif & desain riset. Pustaka Pelajar
Effendi, K. A., Mukhlis, T. I., Padmanegara, O. H., & Widajatun, V. W. (2023). Analisis transformasi halal awareness dan teknologi blockchain terhadap penguatan halal value chain di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(3), 3275. https://doi.org/10.29040/jiei.v9i3.10383
Fitri, Y. Y., Fasa, M. I., & Suharto, S. (2022). Pengaruh kepuasan konsumen terhadap laju perkembangan industri produk makanan dan minuman halal Indonesia. Jurnal Bina Bangsa Ekonomika, 15(1). https://doi.org/10.46306/jbbe.v15i1.128
Hasanah, M., Istikomah, & Syafii, M. (2023). Implementasi halal value chain dalam mewujudkan ekosistem halal pada produk unggulan UD Mitra Jamur Jember. At-Tasharruf: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Syariah, 5(2), 98–107. https://doi.org/10.32528/at.v5i2.1131
Maisaroh, A. F., Mundir, A., & Maghfur, I. (2023). Analisis halal supply chain management dengan menggunakan model supply chain operation reference (SCOR) pada Rumah Makan D’Kreezpee Purwosari, Pasuruan. Jurnal Ekonomi Syariah Darussalam, 4.
Maulana, N., & Zulfahmi. (2022). Potensi pengembangan industri halal Indonesia di tengah persaingan halal global. Jurnal Iqtisaduna, 8(2). https://doi.org/10.24252/iqtisaduna.v8i2.32465
Murdiyanto, E. (2020). Penelitian kualitatif (Edisi I). Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Nugraha, M. H. M., Putra, E. S., Alamsyah, A. A., & Jhanufa, A. B. I. (2023). Keberagaman budaya
Yogyakarta sebagai destinasi wisata budaya unggulan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(25).
Rohman, M. F., & Ulinnuha, R. (2022). Halal influencers: A representation of the trend of halal-food consumption among the Indonesian Muslim middle class. Jurnal Sosiologi Reflektif, 17(1). https://doi.org/10.14421/jsr.v17i1.2554
Rosana. (2024). Prospects of the development of the halal products industry towards Indonesia’s economic growth. https://doi.org/10.192501/JHPR.Vol.7-Issue.1.67-75
Saputro, A. R., Nuraini, F., Alfiyan, & Mohammad. (2022). Strategi pemasaran kuliner halal: Studi kasus UMKM Kota Surabaya. Journal of Manufacturing in Industrial Engineering and Technology (MIND-TECH), 1(2).
Surendra, M. S. J., Kusumastuti, A. E., & Azizah, S. (2022). Motivasi usaha pemilik usaha sate klatak di Kecamatan Pleret Kabupaten Bantul. Jurnal Ilmu Ternak Universitas Padjadjaran, 22(2), 145. https://doi.org/10.24198/jit.v22i2.40544
Suseno, A., Arifin, J., & Sutrisno, S. (2020). Analisis value chain management pada usaha mikro kecil dan menengah di Indonesia. Go-Integratif: Jurnal Teknik Sistem dan Industri, 1(1), 24–33. https://doi.org/10.35261/gijtsi.v1i01.4294
Tieman, M. (2020). Measuring corporate halal reputation: A corporate halal reputation index and research propositions. Journal of Islamic Marketing, 11(3), 591–601. https://doi.org/10.1108/JIMA-05-2018-0095
Usman, H., Chairy, C., & Projo, N. W. K. (2022). Impact of Muslim decision-making style and religiosity on intention to purchasing certified halal food. Journal of Islamic Marketing, 13(11), 2268–2289. https://doi.org/10.1108/JIMA-01-2021-0027
Zulfikri. (2023). Keterkaitan antara jaminan halal terhadap kualitas dan keamanan produk makanan dan minuman. Jurnal Ekonomi Syariah
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











