Pengaruh Kepedulian Sosial dan Kejelasan Standar Operasional Prosedur Terhadap Keputusan Tanggap Cepat Relawan Pada Bpbd Kota Tangerang Selatan
DOI:
https://doi.org/10.61722/jiem.v4i7.12331Keywords:
Social Concern, SOP Clarity, Rapid Response Decision, BPBD Volunteers.Abstract
This study aims to determine the influence of social concern and the clarity of Standard Operating Procedures (SOP) on the rapid response decision-making of volunteers at the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of South Tangerang City. The research employed a quantitative method with an associative approach. The population consisted of active volunteers of BPBD South Tangerang City, with a sample of 92 respondents selected using a purposive sampling technique. Data were collected through questionnaires, while data analysis techniques included validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, t-test, F-test, and coefficient of determination (R²). The results of the study indicate that partially, the Social Concern variable (X1) does not have a significant effect on Volunteers' Rapid Response Decisions (Y), as evidenced by a t-value of -1.162 and a significance level of 0.248 > 0.05. Meanwhile, the SOP Clarity variable (X2) has a positive and significant effect on Volunteers' Rapid Response Decisions (Y), as indicated by a t-value of 7.857 and a significance level of 0.000 < 0.05. Simultaneously, Social Concern and SOP Clarity have a significant effect on Volunteers' Rapid Response Decisions, as demonstrated by an F-value of 30.905 and a significance level of 0.000 < 0.05. The coefficient of determination (R²) of 0.410 indicates that 41.0% of the variation in Volunteers' Rapid Response Decisions can be explained by Social Concern and SOP Clarity, while the remaining 59.0% is influenced by other factors outside the scope of this study. Based on the findings, it can be concluded that the clarity of SOP is the most dominant factor in improving the rapid response decision-making of BPBD South Tangerang City volunteers. Therefore, BPBD should continuously enhance volunteers' understanding and implementation of SOPs through training programs, simulation exercises, and periodic evaluations to improve the effectiveness of volunteer responses in emergency situations.
References
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2008). Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pedoman Komando Tanggap Darurat Bencana. Jakarta: BNPB.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2011). Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 15 Tahun 2011 tentang Pedoman Pengkajian Kebutuhan Pascabencana. Jakarta: BNPB.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2025). Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI). Diakses pada 15 Juli 2025, dari https://dibi.bnpb.go.id
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2025). InaRISK: Sistem Informasi Risiko Bencana Indonesia. Diakses pada 15 Juli 2025, dari https://inarisk.bnpb.go.id
Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2025). Portal Resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Diakses pada 15 Juli 2025, dari https://bnpb.go.id
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tangerang Selatan. (2025). Profil BPBD Kota Tangerang Selatan. Diakses pada 20 Juli 2025, dari https://bpbd.tangerangselatankota.go.id
Bruno, S., & Schmid, S. (2025). Management. Springer.
Dessler, G. (2020). Human Resource Management (16th ed.). Pearson Education.
Farid Jamaludin, & Ikhwan Lutfi. (2023). Altruisme Relawan COVID-19: Peran Kecerdasan Emosi, Kecerdasan Spiritual, dan Tanggung Jawab Sosial. Jurnal Psikologi, 19(1), 45–56.
Firdaus, Tambunan, & Dewi. (2023). Hubungan Dukungan Sosial dengan Perilaku Prososial pada Relawan Bencana Alam. HUMANIS: Jurnal Ilmu Sosial, 15(2), 1–10.
Harras, H., Sugiarti, E., & Wahyudi. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia. Tangerang Selatan: Unpam Press.
Hasibuan, M. S. P. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Hidayat, A., & Lestari, R. (2023). Pengaruh Kepedulian Sosial terhadap Keputusan Tanggap Cepat Relawan pada Situasi Krisis. Jurnal Manajemen dan Kebencanaan.
Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Indonesia. (2008). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2008). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 46 Tahun 2008 tentang Pedoman Organisasi dan Tata Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Jakarta: Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Standar Operasional Prosedur Komunikasi Darurat Krisis Bidang Kesehatan dan/atau Pada Saat Bencana. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Portal Resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Diakses pada 18 Juli 2025, dari https://kemkes.go.id
Mukrodi, Catio, & Sutoro. (2022). Manajemen Sumber Daya Manusia. Tangerang Selatan: Unpam Press.
Nasith. (2024). Pengaruh Program Sosialisasi dan Kompetensi Komunikasi Relawan terhadap Kesadaran Masyarakat. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 8(1).
Nugraha, dkk. (2025). Edukasi PPGD kepada Relawan Tlogowatu oleh Tim KKN UNS sebagai Upaya Peningkatan Keterampilan. Jurnal Loyalitas Sosial (JLS).
Octaviany, Kuswanda, & Mildawati. (2022). Teknologi Peningkatan Kemampuan Relawan dalam Pemberian Layanan Dukungan Psikososial. Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Pekerjaan Sosial, 3(2), 110–129.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan. (2025). Profil Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Diakses pada 20 Juli 2025, dari https://tangerangselatankota.go.id
Permana, D., Rustiawan, I., & Sya'rani, R. (2024). Strategic Human Resources Management and Organisational Resilience in Indonesian Start-Ups. Commercium: Journal of Business and Management, 2(2), 86–105.
Purnomo, S. (2020). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Erlangga.
Putri, A., & Rachmawati, D. (2022). Pengaruh Kepedulian Sosial terhadap Keaktifan Relawan dalam Kegiatan Kemanusiaan. Jurnal Ilmu Sosial.
Robbins, S. P., & Coulter, M. (2019). Management (14th ed.). Pearson.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2019). Organizational Behavior (18th ed.). Pearson Education.
Sailendra, A. (2016). Langkah-Langkah Praktis Membuat Standard Operating Procedure (SOP). Yogyakarta: Trans Idea Publishing.
Sarwono, S. W. (2018). Psikologi Sosial: Individu dan Teori-Teori Psikologi Sosial. Jakarta: Rajawali Pers.
Siagian, S. P. (2017). Filsafat Administrasi. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Suarniati, dkk. (2024). Penguatan Kapasitas Relawan Penanggulangan Bencana melalui Edukasi Emergency First Aid. JIPEMAS, 7(3).
Sunardi, N. (2022). Pengantar Manajemen. Tangerang Selatan: Unpam Press.
Sunarsi, D. (2021). Manajemen Sumber Daya Manusia. Surabaya: CV. Jakad Media Publishing.
Tambunan, R. M. (2018). SOP (Standard Operating Procedures) Instansi Pemerintah. Jakarta: Maiestas Publishing.
Terry, G. R. (2018). Principles of Management. New York: McGraw-Hill Education.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











