Memaknai Manfaat Keanggotaan Digital pada Program Shopee VIP: Sebuah Autoetnografi

-

Authors

  • Vika Diyah Ardiyanti Politeknik Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.61722/jiem.v4i8.12370

Keywords:

autoetnografi; Shopee VIP; keanggotaan digital; perceived value; loyalitas pelanggan.

Abstract

Program keanggotaan digital menjadi salah satu strategi yang digunakan platform e-commerce untuk meningkatkan nilai yang dirasakan pelanggan melalui berbagai benefit eksklusif. Penelitian ini bertujuan memaknai benefit keanggotaan digital pada program Shopee VIP berdasarkan pengalaman langsung penulis sebagai pengguna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode autoetnografi, di mana data diperoleh dari pengalaman pribadi penulis selama menjadi anggota Shopee VIP yang didukung oleh catatan reflektif serta dokumentasi berupa riwayat transaksi dan fitur keanggotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa benefit yang paling dirasakan meliputi gratis ongkos kirim, voucher potongan harga, diskon pada produk tertentu, serta potongan harga pembelian kuota internet. Berbagai benefit tersebut memberikan penghematan dalam aktivitas berbelanja sehari-hari sehingga biaya berlangganan yang relatif rendah dinilai sebanding bahkan lebih kecil dibandingkan manfaat yang diperoleh. Di sisi lain, pengalaman penelitian juga menunjukkan bahwa untuk memperoleh manfaat yang optimal, pengguna perlu meluangkan waktu dalam mencari toko dan promo yang paling menguntungkan. Secara keseluruhan, Shopee VIP dimaknai sebagai program keanggotaan digital yang memberikan nilai tambah dalam pengalaman berbelanja dan mendorong penulis untuk tetap mempertahankan keanggotaannya.

References

Ayesha, S., & Muchtar, M. (2025). Pengaruh Customer Experience, Brand Trust dan Perceived Value dalam Menciptakan Customer Loyalty di Era Digital pada E-Commerce Shopee. Paradoks: Jurnal Ilmu Ekonomi, 8(2), 963–974. https://doi.org/10.57178/paradoks.v8i2.1257.

Braun, V., & Clarke, V. (2024). Supporting best practice in reflexive thematic analysis reporting in Palliative Medicine: A review of published research and introduction to the Reflexive Thematic Analysis Reporting Guidelines (RTARG). Palliative Medicine, 38(6), 744–757. https://doi.org/10.1177/02692163241234800

Holdsworth, C. (2024). Making autoethnography: Crafting intimate, social and material relations. International Journal of Social Research Methodology, 27(1), 123–136. https://doi.org/10.1080/13645579.2022.2160415.

Muhajirin, M., Purnama, I., & Sumbawati, N. (2025). Dampak Strategi Pemasaran Digital terhadap Loyalitas Konsumen di E-Commerce: Studi Kasus Shopee Indonesia. Jurnal PenKoMi: Kajian Pendidikan dan Ekonomi, 8(1), 160–168. https://doi.org/10.33627/pk.v8i1.2863.

Onwuegbuzie, A. J., Abrams, M. L., Abrams, S. S., CohenMiller, A. S., & Bambrola, A. (2024). A Meta-Framework for Conducting an Integrated Mixed Methods Autoethnography. Journal of Mixed Methods Research. https://doi.org/10.1177/15586898241258803.

Setiawan, A., Udayana, I. B. N., & Maharani, B. D. (2025). Pengaruh Perceived Experience dan Perceived Value terhadap Customer Loyalty melalui Customer Satisfaction pada Pengguna Shopee di Yogyakarta. Jurnal Manajemen Terapan dan Keuangan, 14(2), 733–740. https://doi.org/10.22437/jmk.v14i2.43399.

Thompson, G., & Saito, E. (2022). Exploring the use of collaborative autoethnography as a tool for facilitating the development of researcher reflexivity. System, 105, 102751. https://doi.org/10.1016/j.system.2022.102751.

Downloads

Published

2026-08-05

Issue

Section

Articles