Pengaruh Jangka Pendek dan Jangka Panjang Penerimaan Pemerintah, Belanja Kesehatan, dan Kondisi Kesehatan Penduduk terhadap Produk Domestik Bruto Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.61722/jiem.v4i10.13018Keywords:
economic growth; error correction model; government revenue; health expenditure; population healthAbstract
. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jangka pendek dan jangka panjang penerimaan pemerintah, belanja kesehatan pemerintah pusat, dan kondisi kesehatan penduduk terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Penelitian menggunakan data runtut waktu tahunan Indonesia periode 2007–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Variabel yang digunakan meliputi PDB, realisasi penerimaan pemerintah, anggaran belanja pemerintah pusat berdasarkan fungsi kesehatan, dan persentase penduduk yang mempunyai keluhan kesehatan. Analisis dilakukan menggunakan Error Correction Model (ECM) dua langkah Engle-Granger untuk mengidentifikasi hubungan jangka panjang, dinamika jangka pendek, dan kecepatan penyesuaian menuju keseimbangan jangka panjang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel tidak stasioner pada tingkat level, tetapi menjadi stasioner pada first difference. Residual persamaan jangka panjang juga stasioner, sehingga terdapat hubungan kointegrasi jangka panjang antarvariabel. Dalam jangka panjang, realisasi penerimaan pemerintah berpengaruh positif dan signifikan terhadap PDB, sedangkan belanja kesehatan pemerintah pusat tidak berpengaruh signifikan. Persentase penduduk yang mempunyai keluhan kesehatan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PDB. Dalam jangka pendek, perubahan penerimaan pemerintah dan belanja kesehatan pemerintah pusat tidak berpengaruh signifikan terhadap perubahan PDB, sedangkan perubahan persentase penduduk yang mempunyai keluhan kesehatan berpengaruh negatif dan signifikan. Koefisien error correction term sebesar −0,900936 dan signifikan menunjukkan bahwa sekitar 90,09% ketidakseimbangan periode sebelumnya dikoreksi pada periode berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan kondisi kesehatan penduduk memiliki keterkaitan yang konsisten dengan kinerja ekonomi, sedangkan efektivitas penerimaan dan belanja kesehatan perlu diperhatikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
References
Acemoglu, D., & Johnson, S. (2007). Disease and development: The effect of life expectancy on economic growth. Journal of Political Economy, 115(6), 925–985.
Barro, R. J. (1990). Government spending in a simple model of endogenous growth. Journal of Political Economy, 98(5, Part 2), S103–S125.
Bloom, D. E., Canning, D., & Sevilla, J. (2004). The effect of health on economic growth: A production function approach. World Development, 32(1), 1–13.
Engle, R. F., & Granger, C. W. J. (1987). Co-integration and error correction: Representation, estimation, and testing. Econometrica, 55(2), 251–276.
Filmer, D., & Pritchett, L. (1999). The impact of public spending on health: Does money matter? Social Science & Medicine, 49(10), 1309–1323.
Granger, C. W. J., & Newbold, P. (1974). Spurious regressions in econometrics. Journal of Econometrics, 2(2), 111–126.
Grossman, M. (1972). On the concept of health capital and the demand for health. Journal of Political Economy, 80(2), 223–255.
Insukindro. (1999). Pemilihan model ekonomi empirik dengan pendekatan koreksi kesalahan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 14, 1–8.
Keynes, J. M. (1936). The general theory of employment, interest and money. Macmillan.
Mankiw, N. G., Romer, D., & Weil, D. N. (1992). A contribution to the empirics of economic growth. The Quarterly Journal of Economics, 107(2), 407–437.
Rantebua, S., Rosnawintang, R., & Suriadi, L. O. (2020). Analisis pengaruh kebijakan fiskal terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Jurnal Progres Ekonomi Pembangunan, 5(1).
Sachs, J. D. (2001). Macroeconomics and health: Investing in health for economic development. World Health Organization.
Sitohang, G. S., Suharianto, J., Silfani, D., Manihuruk, F. E., Oktania, A., Sari, A., & Irsyad, F. R. (2025). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan uang di Provinsi Bali menggunakan pendekatan error correction model (ECM). Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 13(1), 31–43.
Solow, R. M. (1956). A contribution to the theory of economic growth. The Quarterly Journal of Economics, 70(1), 65–94.
Weil, D. N. (2007). Accounting for the effect of health on economic growth. The Quarterly Journal of Economics, 122(3), 1265–1306.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











