Analisis Pemahaman Siswa terhadap Risiko Pinjaman Online Ilegal dalam Perspektif Ekonomi
DOI:
https://doi.org/10.61722/jiem.v4i10.13085Keywords:
Literasi keuangan, Perlindungan konsumen, Pinjaman online ilegal, Siswa, Utang berlebihAbstract
Pinjaman online (pinjol) ilegal terus berkembang di Indonesia dan semakin menjangkau siswa yang kemampuan keuangannya masih berkembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemahaman siswa terhadap risiko pinjaman online ilegal dalam perspektif ekonomi. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka kualitatif terhadap 15 artikel terbitan 2022–2026 pada jurnal nasional (SINTA) dan internasional (Scopus), yang disintesis secara tematik ke dalam empat dimensi: literasi keuangan, faktor perilaku dan sosial, risiko ekonomi pinjaman ilegal, serta perlindungan kelembagaan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pemahaman siswa cenderung parsial, karena mengetahui bahwa pinjaman online memiliki biaya tidak otomatis membuat siswa menghindarinya. Literasi keuangan tidak selalu bersifat protektif, sedangkan impulsivitas, gaya hidup konsumtif, tekanan sosial, dan kemudahan akses digital berulang kali muncul sebagai penentu minat berpinjam dan utang berlebih yang lebih kuat. Dari sisi ekonomi, penyedia pinjaman ilegal memindahkan biaya kepada peminjam melalui bunga sangat tinggi, penyalahgunaan data pribadi, dan intimidasi, sementara penegakan hukum terhambat koordinasi yang lemah dan rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Kajian ini juga menunjukkan celah bukti, sebab sebagian besar studi melibatkan mahasiswa dan dewasa muda, bukan siswa tingkat sekolah, dan hanya sedikit yang mengukur pemahaman terhadap pinjaman ilegal secara khusus. Implikasinya, pendidikan keuangan perlu memadukan pengendalian diri perilaku dan literasi digital serta didukung perlindungan konsumen yang lebih kuat dan desain fintech yang bertanggung jawab.
References
Alkatiri, A. S., Loo, W. R., Angul, K. D., Lasibey, P. P., Samon, K. L., & Mas’ud, F. (2026). Fenomena pinjaman online ilegal: Analisis peraturan perundang-undangan dan perlindungan masyarakat. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 657–675. https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.48458
Andriana, N., Malihah, E., & Nurbayani, S. (2023). The impact of online loans on consumptive behavior among students in the city of Bandung. Jurnal Sosiologi Pendidikan Humanis, 8(2), 130–144. https://doaj.org/article/c729744879cb470da47c2ba995ea8099
Gong, T. (2026). The impact of digital financial literacy on consumer over-indebtedness: Evidence on underlying mechanisms. International Review of Financial Consumers, 11(1), 32–48. https://doi.org/10.2478/irfc-2026-0003
Grediani, E., & Erdi, T. W. (2026). Why do borrowers become over-indebted? The roles of financial literacy, risk perception, and behavioral bias in peer-to-peer lending. Journal of Economics, Business, and Accountancy Ventura, 19(1), 57–70. https://journal.perbanas.ac.id/index.php/jebav/article/download/5561/2041/19699
Hidayah, F. N., Nugroho, B. S., Ardiati, A. R., Tsaqyfa, M. N., Hakim, M. A., & Ridlwan, A. A. (2023). Meneropong maraknya pinjaman online di kalangan mahasiswa: Motif dan dampak terhadap perilaku konsumtif. Jurnal Ilmu Manajemen, 11(4). https://journal.unesa.ac.id/index.php/jim/article/view/27162/10780
Kartini, T., Sugeng, B., Wahyono, H., & Wardoyo, C. (2024). Determinants of financial technology (fintech) adoption behavior in personal financial management among economics education students in East Java. Jurnal Ekonomi Pendidikan dan Kewirausahaan, 13(1), 21–58. https://doi.org/10.26740/jepk.v13n1.p21-58
Nugraha, D. P., Setiawan, B., Emilda, E., Masyhuri, M., Quynh, M. N., Nathan, R. J., … Hágen, I. (2024). Role of financial literacy and saving habits on fintech adoption post Covid-19. Etikonomi, 23(1), 63–80. https://doi.org/10.15408/etk.v23i1.37856
Nugraha, D. P., Setiawan, B., Nathan, R. J., & Fekete-Farkas, M. (2022). Fintech adoption drivers for innovation for SMEs in Indonesia. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 8(4), 208. https://doi.org/10.3390/joitmc8040208
Oktavian, J., & Pertiwi, T. K. (2024). Factors affecting student online loan interest UPN Veteran East Java with financial inclusion as moderator. Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics, 8(1). https://doi.org/10.31538/iijse.v8i1.5570
Purnama Sari, S., Sanusi, A., & Fionita, I. (2023). The effect of financial literacy on the online loan users’ behavior (Danabijak) through financial attitude as an intervening variable. International Journal of Economics, Business, and Entrepreneurship, 6(2), 131–139. https://doi.org/10.23960/ijebe.v6i2.210
Riyanto, F., Purusa, N. A., Zakaria, F., & Chaichotchuang, E. (2025). Behavioral factors determining interest in using online loans Generation Z: A study in Indonesia. Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis, 10(1), 55–65. https://doi.org/10.33633/jpeb.v10i1.12147
Setiawan, B., Phan, T. D., Medina, J., Wieriks, M., Nathan, R. J., & Fekete-Farkas, M. (2024). Quest for financial inclusion via digital financial services (Fintech) during COVID-19 pandemic: Case study of women in Indonesia. Journal of Financial Services Marketing, 29, 459–473. https://doi.org/10.1057/s41264-023-00217-9
Świecka, B. (2025). Generational perspective of financial literacy and consumer over-indebtedness: Survey evidence from Poland. Journal of Banking and Financial Economics, 2025(1), 1–17. https://press.wz.uw.edu.pl/jbfe/vol2025/iss1/2
Widarwati, E., Nurmalasari, N., Moeljono, Hamizar, A., Zulfikar, A. A., & Wityasminingsih, E. (2024). Financial behavior and financial technology: A case study of peer-to-peer lending. Business Review and Case Studies, 5(2), 169. https://doi.org/10.17358/brcs.5.2.169
Zhang, J., & Liu, D. (2024). Unraveling youth indebtedness in China: A case study based on the “Debtors Avengers” community on Douban. International Journal of Financial Studies, 12(4), 113. https://doi.org/10.3390/ijfs12040113
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











