Strategi Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Kearifan Lokal dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan
DOI:
https://doi.org/10.61722/jiem.v4i10.13130Keywords:
Kearifan lokal, pengelolaan sumber daya alam, kelestarian lingkungan, pembangunan berkelanjutan, CBNRMAbstract
Pengelolaan sumber daya alam (SDA) menghadapi tekanan yang semakin besar akibat pertumbuhan penduduk, perubahan iklim, dan eksploitasi lingkungan yang berlebihan. Kearifan lokal, yang terbentuk dari hubungan jangka panjang masyarakat dengan lingkungannya, berpotensi menjadi alternatif pengelolaan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk dan praktik kearifan lokal dalam pengelolaan SDA, dampak ekologisnya terhadap kelestarian lingkungan, tantangan yang dihadapinya, serta strategi penguatan dan pengintegrasiannya ke dalam kebijakan modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, dengan kerangka teori kearifan lokal, pengelolaan SDA berkelanjutan, dan Community-Based Natural Resource Management (CBNRM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik seperti subak, sasi, awiq-awiq, dan parewa berkontribusi pada konservasi tanah dan air, perlindungan keanekaragaman hayati, serta penguatan kohesi sosial dan identitas budaya. Namun, kearifan lokal terancam oleh modernisasi dan globalisasi, melemahnya pewarisan nilai kepada generasi muda, orientasi kebijakan yang menekankan pertumbuhan ekonomi jangka pendek, serta minimnya pengakuan hukum dan dokumentasi. Strategi penguatan yang diusulkan meliputi penyusunan kerangka regulasi yang mengakui hak masyarakat adat, pemberian insentif ekonomi, pendidikan dan peningkatan kapasitas, dokumentasi pengetahuan tradisional melalui riset kolaboratif, serta pemanfaatan forum internasional seperti SDGs dan CBD. Sinergi kearifan lokal dengan sistem pengelolaan modern penting untuk mewujudkan pengelolaan SDA yang adaptif dan lestari.
References
Al., S. et. (2025). Indonesian Economic Journal. 1(1), 27–29. https://doi.org/10.63822/iej.v1i1.xxx
Chadijah, D. I. (2017). Keberlanjutan Ekologis Hutan dalam Kearifan Lokal Panglima Uteun pada Masyarakat Nagan Raya. 1–17.
Desa, K., Kecamatan, H., Barat, L., & Maluku, K. (2026). Jurnal jendela pengetahuan. 19(1), 24–33.
Falah, P. Al. (2024). PERAN MASYARAKAT LOKAL DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM : STUDI KASUS PERTANIAN BERBASIS KOMUNITAS. 93–106.
Galeh, L., Fatristya, I., & Sarjan, M. (2024). Optimalisasi Kearifan Lokal dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan di NTB : Literature Review. 8(3), 436–445.
Latar Belakang. (n.d.).
Niman, E. M. (2016). DAN UPAYA PELESTARIAN LINGKUNGAN ALAM. 10, 91–106.
Purba, B. R., Dhea, T., Purba, F., Rosni, S., Laia, A., Haggata, F., & Sirait, K. D. (2025). Pengelolaan Sumber Daya Alam dalam Perspektif Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan. 4(2), 8569–8574.
Raudhatul, G., & Sarjan, M. (2025). Menggali Kearifan Lokal : Solusi Berkelanjutan untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam. 5(1), 115–126.
Setiawan, E., Sukesi, K., Hidayat, K., Yuliati, Y., Studi, P., Fakultas, S., Brawijaya, U., Nasional, T., & Purwo, A. (1978). No Title. 13(1), 19–43.
Sihaloho, M. (2007). Effectiveness of Community Based Forest Managementas Forest Resources Conflict Resolution. 3.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN MANAJEMEN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











