DAMPAK PEMAHAMAN TEOLOGI LINGKUNGAN TERHADAP PERILAKU KONSUMSI PADA KELOMPOK MASYRAKAT BERKELANJUTAN

Authors

  • Nabila Destia Leviana Akuntansi syariah, fakultas ekonomi dan bisnis Islam, UIN Raden Intan Lampung
  • Mariska Safitri Akuntansi syariah, fakultas ekonomi dan bisnis Islam, UIN Raden Intan Lampung
  • Mayda Kistyanti Ananda Akuntansi syariah, fakultas ekonomi dan bisnis Islam, UIN Raden Intan Lampung
  • Muhammad Fariz Yusanri Akuntansi syariah, fakultas ekonomi dan bisnis Islam, UIN Raden Intan Lampung
  • Ressa Arif Fadhilah Akuntansi syariah, fakultas ekonomi dan bisnis Islam, UIN Raden Intan Lampung
  • Tsani Deri Hidayat Akuntansi syariah, fakultas ekonomi dan bisnis Islam, UIN Raden Intan Lampung
  • Desi Nurhabibah Akuntansi syariah, fakultas ekonomi dan bisnis Islam, UIN Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.61722/jinu.v3i3.10017

Keywords:

teologi lingkungan, perilaku konsumsi berkelanjutan, kesadaran ekologis, nilai spiritual, pemberdayaan masyarakat

Abstract

Krisis lingkungan global yang terus meningkat mendorong perlunya perubahan pola konsumsi masyarakat ke arah yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemahaman teologi lingkungan terhadap perilaku konsumsi berkelanjutan di masyarakat. Teologi lingkungan memandang manusia sebagai penjaga dan pengelola alam, yang tercermin dalam nilai keseimbangan (mizan) serta larangan melakukan kerusakan (fasad). Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan dan menelaah berbagai penelitian terdahulu yang relevan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman teologi lingkungan berkontribusi dalam membangun kesadaran ekologis pada aspek kognitif, menumbuhkan empati dan tanggung jawab moral pada aspek afektif, serta mendorong tindakan nyata yang mendukung konsumsi berkelanjutan. Tindakan tersebut meliputi pengurangan konsumsi berlebihan, penggunaan produk ramah lingkungan, pengelolaan limbah yang baik, dan dukungan terhadap produk lokal. Selain itu, pendidikan, literasi lingkungan, kondisi ekonomi, dan dukungan sosial menjadi faktor moderasi yang memengaruhi penerapan nilai-nilai teologis dalam kehidupan sehari-hari. Sintesis literatur ini menegaskan bahwa perpaduan antara pemahaman teologi lingkungan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat dapat mendorong perubahan pola konsumsi yang lebih bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan. Temuan ini juga menekankan pentingnya strategi berbasis nilai spiritual untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

References

Abdillah Putri Maulidina Afifah Alisya, Rahmawati Vani Aulia, & Kamal Ubaidillah. (2024). Perubahan iklim dan krisis lingkungan: tantangan hukum dan peran masyarakat. Deposisi: Jurnal Publikasi Ilmu Hukum, 2(2), 334–340. https://ifrelresearch.org/index.php/Deposisi-widyakarya/article/view/3206

Alam, D. R. M., Hasibuan, A. R. G., Taman, M. M., & ... (2025). Implementasi Metode Pembelajaran Eksploratif dalam Mengintegrasikan Nilai-Nilai Eko-Teologi pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah SMP …. … Masyarakat Dan Riset …, 4(1), 3565–3575. http://jerkin.org/index.php/jerkin/article/view/1817%0Ahttp://jerkin.org/index.php/jerkin/article/download/1817/1683

Alinurdin. (2011). Pendidikan Agama Islam.

Aminudin, C. (2025). Perspektif Ilmu Lingkungan terhadap Pengertian Yuridis Lingkungan Hidup Environmental Science Perspective on the Legal Definition of the Environment. Bina Hukum Lingkungan, 9(3), 254–280.

Andrini, M., Syafei, I., Murtadho, A., Keguruan Dan Tarbiyah, F., & Raden Intan Lampung, U. (2025). Etika Ekologis Islam: Landasan Moral Pemeliharaan Lingkungan Hidup Dalam Al-Qur’an Dan Hadis. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 219–236.

Azzahra, B. A., Nabila Dwitama, K., Alfarizy, S., Ramadhani, S. A., & Firdaus, D. (2025). Kegagalan Teologi Lingkungan dalam Masyarakat Muslim: Studi Kritik atas Relasi antara Keyakinan dan Kerusakan Alam di Indonesia. JIMU: Jurnal Ilmiah Multi Disiplin, 03(04), 3031–9498.

Budiman, S. A. (2017). Jurnal Keislaman. Pembaharuan Konsep Kafa’Ah Dalam Perkawinan, 4(2), 9–15.

Effendi, R., Salsabila, H., & Malik, A. (2018). Pemahaman Tentang Lingkungan Berkelanjutan. Modul, 18(2), 75. https://doi.org/10.14710/mdl.18.2.2018.75-82

Fauzan, M., Majid, M. S. A., & Harahap Isnaini. (2024). Towards Sustainable Consumption: An Islamic Macroeconomic Perspective. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 9(4), 2335–2352. https://doi.org/10.30651/jms.v9i4.22871

Islam, B., Islam, U., Palopo, N., & Jasnur, A. (2026). INDUSTRI FAST FASHION : POLA KONSUMSI MASYARAKAT TERHADAP SUSTAINABLE FASHION DIMEDIASI OLEH TERHADAP SUSTAINABLE FASHION DIMEDIASI OLEH.

Kumala, A. M. (2025). The PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN KESADARAN EKOLOGIS: TRANSFORMASI PENDIDIKAN GREEN PESANTREN DALAM MEWUJUDKAN ZERO-WASTE …. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10, 212–228. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/39699%0Ahttps://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/download/39699/21096

Mashadi, A. I. (2025). Teologi Islam Kontemporer dan Etika Lingkungan: Pendekatan Maqasid Dalam Mewujudkan Keberlanjutan. FADZAT: Jurnal Ekonomi Syariah, 5(2), 1–12. https://jurnal.rijan.ac.id/index.php/fdzt/article/view/220%0Ahttps://jurnal.rijan.ac.id/index.php/fdzt/article/download/220/74

Permi, E. (2022). Perilaku konsumtif masyarakat desa tanjung berulak kecamatan kampar kabupaten kampar menurut ekonomi islam skripsi. Pekan Baru, h.34.

Putra, G. W. (2024). Sustainable Consumption Harmonizes Life with Islamic Sharia. Ico Edusha, 5(1), 415–432. https://prosiding.stainim.ac.id

Raditya, T. V., & Soelasih, Y. (2025). Eksplorasi kepedulian, tanggung jawab, dan sikap lingkungan terhadap konsumsi hijau Generasi Y-Z. Jurnal Manajemen Maranatha, 25(1), 129–142. https://doi.org/10.28932/jmm.v25i1.13327

Thomson, N. C. (2025). Teologi Sosial dan Isu Lingkungan: Membangun Kesadaran Ekologis Berbasis Spiritual. Jurnal Pendidikan Agama Dan Katolik, 2(1), 45–53.

Vina Mafaza, Abdul Khobir, Farah Dilah Zahra, & Mohammad Ja’far Firdaus. (2025). Peran Ekoteologi dalam Pendidikan Islam: Belajar Menjaga Alam sebagai Amanah Tuhan. Hikmah : Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam, 2(4), 161–178. https://doi.org/10.61132/hikmah.v2i4.1498

Wulur, H. G., & Titting, H. (2024). Relevansi Gereja : Mendorong Pertumbuhan Spiritualitas Generasi Z di Tengah Budaya Individualisme otonomi diri , kebebasan berpendapat , yang berpusat pada prestasi dan modern ( Rosyad & Maarif , 2020 , p . 75-99 ). Meskipun sikap individualisme . Forbes. Jurnal Apokalupsis, 15(1), 69–87.

Downloads

Published

2026-05-12

Issue

Section

Articles