Strategi Penerapan Pembelajaran Digital yang Inklusif dan Adaptif di Era Kurikulum Merdeka

Authors

  • Anik Munasiroh Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Boyolali
  • Anik Listyawati Madrasah Tsanawiyah Negeri 8 Boyolali
  • Muslihah Muslihah Madrasah Ibtidaiyah Negeri 10 Boyolali
  • Endang Titin Madrasah Ibtidaiyah Negeri 10 Boyolali
  • Arkanuddin Arkanuddin Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Boyolali
  • Warsito Warsito Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Boyolali

DOI:

https://doi.org/10.61722/jinu.v3i4.10187

Keywords:

Pembelajaran Digital, Inklusif, Fleksibel, Kurikulum Merdeka, Hasil Belajar Siswa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran digital inklusif serta optimalisasi model pembelajaran digital yang fleksibel dalam meningkatkan kualitas dan hasil belajar siswa pada Kurikulum Merdeka. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan analisis konseptual. Subjek penelitian adalah guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Boyolali, Madrasah Tsanawiyah Negeri 8 Boyolali, Madrasah Ibtidaiyah Negeri 10 Boyolali, Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Boyolali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran digital inklusif perlu dilakukan secara sistematis melalui empat langkah utama, yaitu analisis kebutuhan dan karakteristik siswa, perancangan pembelajaran diferensiatif, pemilihan media dan teknologi yang aksesibel, serta evaluasi dan refleksi pembelajaran secara berkelanjutan. Selain itu, optimalisasi pembelajaran digital fleksibel dapat dilakukan melalui empat bentuk, yaitu fleksibilitas waktu dan tempat belajar (asynchronous learning), peningkatan interaksi melalui pembelajaran digital interaktif (synchronous dan collaborative learning), penerapan diferensiasi pembelajaran berbasis teknologi, serta evaluasi dan umpan balik berbasis digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran digital yang dirancang secara inklusif dan fleksibel mampu meningkatkan keterlibatan, kemandirian, serta motivasi belajar siswa. Dampaknya tidak hanya terlihat pada peningkatan kualitas proses pembelajaran yang lebih interaktif dan adaptif, tetapi juga pada peningkatan hasil belajar siswa secara kognitif, afektif, dan psikomotorik. Dengan demikian, optimalisasi pembelajaran digital dalam Kurikulum Merdeka menjadi strategi yang efektif dalam mewujudkan pembelajaran yang berpusat pada siswa, inklusif, dan sesuai dengan tuntutan perkembangan teknologi.

References

Creswell, J. W. (2017). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Handayani, S. (2020). Pembelajaran Diferensiasi Berbasis Teknologi. Jakarta: Prenadamedia Group.

Hidayat, A. (2022). Tantangan Transformasi Digital dalam Pendidikan Indonesia. Jakarta: Prenadamedia Group.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis. California: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Prasetyo, B. (2023). Pembelajaran Adaptif Berbasis Teknologi Digital. Yogyakarta: Deepublish.

Rahmawati, D. (2021). Pendidikan Inklusif di Era Digital. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suryani, N. (2020). Media Pembelajaran Digital dan Inovasinya. Surakarta: UNS Press.

Susanto, H. (2021). Strategi Pembelajaran Digital di Era Modern. Yogyakarta: Deepublish.

Wibowo, A. (2023). Evaluasi Pembelajaran Digital dan Learning Analytics. Surabaya: Unesa Press.

Downloads

Published

2026-05-20

Issue

Section

Articles