Analisis Definisi Iman dalam Materi Akidah Akhlak Madrasah Aliyah Berdasarkan Perspektif Ilmu Kalam dan Aliran Teologi Islam
DOI:
https://doi.org/10.61722/jinu.v3i4.10205Keywords:
iman, Akidah Akhlak, Madrasah Aliyah, ilmu kalam, teologi IslamAbstract
Artikel ini menganalisis definisi iman dalam materi Akidah Akhlak Madrasah Aliyah dengan menempatkannya dalam lanskap perdebatan ilmu kalam dan aliran teologi Islam. Masalah pokok penelitian ini adalah apakah rumusan iman yang diajarkan pada tingkat Madrasah Aliyah benar-benar netral secara teologis atau justru merepresentasikan pilihan mazhab tertentu yang telah dipedagogisasikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan dan analisis isi terhadap dokumen kurikulum, buku ajar Akidah Akhlak Madrasah Aliyah, serta karya-karya klasik dan modern tentang konsep iman dalam teologi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi Akidah Akhlak Madrasah Aliyah mengajarkan iman sebagai kesatuan antara pembenaran hati, pengucapan lisan, dan pembuktian amal. Rumusan ini sangat efektif untuk kepentingan pembentukan karakter peserta didik karena menolak pemisahan antara dimensi kognitif, afektif, dan praksis keagamaan. Namun, secara teologis rumusan tersebut bukanlah definisi yang sepenuhnya netral. Ia lebih dekat kepada konstruksi Ahl al-Hadith dan arus Sunni normatif yang memandang iman terkait erat dengan amal, meskipun dalam penerapannya materi pelajaran tetap menunjukkan watak moderat dan tidak bergerak ke arah eksklusivisme Khawarij maupun skema al-manzilah bayna al-manzilatayn Mu’tazilah. Artikel ini berargumen bahwa kekuatan utama materi Akidah Akhlak terletak pada orientasi etik-pedagogisnya, tetapi agar lebih kokoh secara akademik, materi tersebut perlu dilengkapi dengan penjelasan komparatif mengenai ragam definisi iman dalam sejarah teologi Islam. Dengan demikian, pembelajaran iman di Madrasah Aliyah tidak hanya membentuk kesalehan normatif, tetapi juga literasi teologis yang kritis, proporsional, dan relevan bagi pendidikan Islam kontemporer.
References
Ahya, Clara Shantika, Rizatul Hasanah, Asmaiwaty, dan Khadijah. “Analisis Materi Akidah Akhlak di Madrasah.” AMI: Jurnal Pendidikan dan Riset 2, no. 2 (2024): 92–96.
al-Ash’ari, Abu al-Hasan. Maqalat al-Islamiyyin wa Ikhtilaf al-Musallin. Diedit oleh Muhammad Muhyi al-Din ’Abd al-Hamid. Cairo: Maktabat al-Nahdah al-Misriyyah, 1969.
al-Baghdadi, ’Abd al-Qahir. al-Farq Bayn al-Firaq. Beirut: Dar al-Afaq al-Jadidah, 1977.
al-Maturidi, Abu Mansur. Kitab al-Tawhid. Diedit oleh Fathallah Kholeif. Beirut: Dar al-Mashriq, 1970.
al-Shahrastani, Muhammad ibn ’Abd al-Karim. al-Milal wa al-Nihal. Diedit oleh Muhammad Sayyid Kilani. 3 jilid. Beirut: Dar al-Ma’rifah, 1975.
Dahlan Thalib, Muh. “Konsep Iman, Akal dan Wahyu dalam Al-Qur’an.” Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan Islam 20, no. 1 (2022): 9–29. https://doi.org/10.35905/alishlah.v20i1.2661.
Frank, Richard M. Early Islamic Theology: The Mu’tazilites and al-Ash’ari. Diedit oleh Dimitri Gutas. Aldershot: Ashgate, 2007.
Hanafi, A. Pengantar Theology Islam: Ilmu Kalam. Bandung: Al Husna Zikra, 1995.
Huda, Nurul. “Konsepsi Iman Menurut al-Baidawi dalam Tafsir Anwar at-Tanzil wa Asrar at-Ta’wil.” Jurnal Analisa 20, no. 1 (2013): 66–74.
Ibn Taymiyyah, Ahmad ibn ’Abd al-Halim. Kitab Al-Iman: Book of Faith. Diedit dan diterjemahkan oleh Salman Hassan Al-Ani dan Shadia Ahmad Tel. Kuala Lumpur: The Other Press, 2009.
Izutsu, Toshihiko. God and Man in the Qur’an: Semantics of the Qur’anic Weltanschauung. Tokyo: Keio Institute of Cultural and Linguistic Studies, 1964.
———. Konsep Kepercayaan dalam Teologi Islam: Analisis Semantik Iman dan Islam. Diterjemahkan oleh A. Fahmi Husein et al. Yogyakarta: Tiara Wacana, 1994.
Jamrah, Suryan A. Studi Ilmu Kalam. Jakarta: Kencana, 2015.
Kementerian Agama Republik Indonesia. Akidah Akhlak: Buku Siswa Kelas X Madrasah Aliyah. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia, 2014.
Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah.
Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 184 Tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah.
Mufid, Fathul. “Menimbang Pokok-Pokok Pemikiran Teologi Imam al-Asy’ari dan al-Maturidi.” Fikrah 1, no. 2 (2013): 207–230. https://doi.org/10.21043/fikrah.v1i2.544.
Nasir, Sahilun A. Pemikiran Kalam (Teologi Islam): Sejarah, Ajaran, dan Perkembangannya. Jakarta: Rajawali Pers, 2010.
———. “The Epistemology of Kalam of Abu Mansur al-Maturidi.” Al-Jami’ah 43, no. 2 (2005): 349–365. https://doi.org/10.14421/ajis.2005.432.349-365.
Nasution, Harun. Teologi Islam: Aliran-aliran Sejarah Analisa Perbandingan. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia, 1986.
Rudolph, Ulrich. Al-Maturidi and the Development of Sunni Theology in Samarqand. Diterjemahkan oleh Rodrigo Adem. Leiden: Brill, 2014.
Shodiq, Zamroni, dan Kumaidi. “Developing an Instrument for Measuring the Faith of the Students of Islamic Senior High School.” Research and Evaluation in Education 2, no. 2 (2016): 181–193. https://doi.org/10.21831/reid.v2i2.11117.
van Ess, Josef. Theology and Society in the Second and Third Centuries of the Hijra. Vol. 2. Leiden: Brill, 2017.
Watt, W. Montgomery. Islamic Philosophy and Theology: An Extended Survey. Edinburgh: Edinburgh University Press, 1985.
———. The Formative Period of Islamic Thought. Oxford: Oneworld, 1998.
Yandrizal, Debi, Rehani, dan Muhammad Kosim. “Analisis Materi Bahan Ajar Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah dan Pengembangannya.” Tarbiyatul Misbah (Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan) 16, no. 2 (2023): 37–53.
Yusuf, Yunan. Alam Pikiran Islam: Pemikiran Kalam dari Khawarij ke Buya Hamka hingga Hasan Hanafi. Jakarta: Prenada Media, 2016.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










