"Streak" sebagai Pengikat Pertemanan: Studi Kualitatif Peran Fitur Gamifikasi TikTok dalam Membentuk Perilaku Sosial Generasi Z (Studi Kasus pada Subjek AN-02)
DOI:
https://doi.org/10.61722/jinu.v1i1.10724Keywords:
Gamifikasi TikTok, Fitur Streak, Generasi Z, Perilaku Sosial, Pertemanan, FOMO, Phubbing, Interaksi DigitalAbstract
Penetrasi TikTok sebagai platform media sosial dominan di kalangan Generasi Z (lahir 1997-2012) telah menghadirkan mekanisme gamifikasi baru yang secara fundamental membentuk ulang pola pembentukan hubungan sosial. Di antara mekanisme tersebut, fitur streak, yaitu fitur yang memberikan penghargaan kepada pengguna atas kesinambungan komunikasi harian dengan sesama pengguna lain, telah menjelma menjadi perekat sosial baru yang secara bersamaan mengikat sekaligus menggantikan ikatan interpersonal yang autentik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran fitur gamifikasi TikTok, khususnya streak, dalam membentuk perilaku sosial Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian seorang mahasiswi berusia 20 tahun asal Surabaya (AN-02) yang aktif menggunakan TikTok. Pengumpulan data dilakukan melalui 21 sesi wawancara semi-terstruktur mendalam yang menghasilkan 61 entry data dalam kategori tematik meliputi kualitas interaksi sosial, pemeliharaan pertemanan, Fear of Missing Out (FOMO), perilaku phubbing, personal branding, dan ekspresi emosional digital. Hasil penelitian mengungkap bahwa fitur streak mendorong pengguna untuk kembali menjalin kontak dengan pertemanan yang sempat tidak aktif serta memelihara komunikasi rutin dengan kenalan baru, sehingga secara efektif berfungsi sebagai mekanisme kewajiban sosial berbasis platform. Namun demikian, interaksi yang digamifikasi ini ditemukan menghasilkan keterlibatan yang dangkal, yang lebih didorong oleh insentif platform daripada koneksi emosional yang tulus. Penelitian ini selanjutnya menemukan bahwa gamifikasi TikTok memperintensif FOMO, memperkuat perilaku phubbing, dan berkontribusi pada pergeseran interaksi sosial tatap muka menuju keterlibatan digital yang dimediasi oleh algoritma. Temuan ini menuntut kesadaran kritis terhadap desain gamifikasi dalam platform media sosial serta perumusan kebijakan kesejahteraan digital yang menyasar Generasi Z.
References
Cao, N., Isa, N. M. and Perumal, S. (2023). Effects of Risk Attitude and Time Pressure on the Perceived Risk and Avoidance of Mobile App Advertising among Chinese Generation Z Consumers. Sustainability, 15(15), 11547. https://doi.org/10.3390/su151511547
Firamadhina, F. and Krisnani, H. (2021). PERILAKU GENERASI Z TERHADAP PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TIKTOK: TikTok Sebagai Media Edukasi dan Aktivisme. Share Social Work Journal, 10(2), 199. https://doi.org/10.24198/share.v10i2.31443
Firamadhina, F. I. R. and Krisnani, H. (2021). Perilaku Generasi Z terhadap Penggunaan Media Sosial TikTok: TikTok sebagai Media Edukasi dan Aktivisme. Share: Social Work Journal, 10(2), 199-208. https://doi.org/10.24198/share.v10i2.31443
Frans, L. A. and Nugrahawati, E. N. (2024). Pengaruh Fear of Missing Out terhadap Perilaku Phubbing Gen Z Pengguna TikTok di Kota Bandung. Bandung Conference Series: Psychology Science, 4(1). https://doi.org/10.29313/bcsps.v4i1.10142
Husna, A. and Mairita, D. (2024). Gen Z dan Perilaku Konsumsi Konten Influencer pada TikTok. Jurnal Riset Komunikasi, 7(1), 86-100. https://doi.org/10.38194/jurkom.v7i1.1002
Husna, A. H. and Mairita, D. (2024). Gen Z dan Perilaku Konsumsi Konten Influencer pada TikTok. Jurnal Riset Komunikasi, 7(1), 86-100. https://doi.org/10.38194/jurkom.v7i1.1002
Iskandar, F. A. and Irawati, I. (2023). Penelitian Etnografi Virtual dalam Mengkaji Fenomena Masyarakat Informasi di Media Sosial: Tinjauan Literatur Sistematis. Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi, 7(4), 679-696. https://doi.org/10.14710/anuva.7.4.679-696
Lestari, A., Rahayu, N., & Setiawati, R. (2022). Efektivitas Media Sosial Tiktok Terhadap Personal Branding Ganjar Pranowo Pada Masyarakat Jawa Tengah. Jkomdis Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial, 2(2), 240-250. https://doi.org/10.47233/jkomdis.v2i2.347
Pentescu, A. (2023). Cultural Heritage and New Technologies: Exploring Opportunities for Cultural Heritage Sites from Gen Z’s Perspective. Studies in Business and Economics, 18(3), 230-243. https://doi.org/10.2478/sbe-2023-0056
Pranoto, D. S. and Son, O. (2023). Merangkaikan Diri di Padang Pastoral Digital: Kaum Muda Berkatakese di Tengah Tantangan Hidup Menggereja. Vox Dei: Jurnal Teologi dan Pastoral, 4(2), 268-283. https://jurnal.sttekumene.ac.id/index.php/VoxDei/article/view/443
Pratama, G. and Hermanu, D. (2023). Karakteristik Micro Influencer Tiktok Terhadap Kebutuhan Informasi Followers Gen Z. Bandung Conference Series Journalism, 3(3), 279-283. https://doi.org/10.29313/bcsj.v3i3.9637
Pratama, G. and Hermanu, D. (2023). Karakteristik Micro Influencer Tiktok Terhadap Kebutuhan Informasi Followers Gen Z. Bandung Conference Series Journalism, 3(3), 279-283. https://doi.org/10.29313/bcsj.v3i3.9637
Pratama, G. N. and Hermanu, D. H. (2023). Karakteristik Micro Influencer Tiktok terhadap Kebutuhan Informasi Followers Gen Z. Bandung Conference Series: Journalism, 3(3), 279-283. https://doi.org/10.29313/bcsj.v3i2.9637
Sitorus, H. J. and Irwansyah, I. (2024). Fenomena Phubbing: Peran Teknologi Komunikasi dalam Perubahan Interaksi Sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Media Sosial (JKOMDIS), 4(1). https://doi.org/10.47233/jkomdis.v4i1.1580
Wahyuni, A., Nurbayani, S., & Sartika, R. (2022). Detox Sosial Media Sebagai Upaya Mengatasi Social Media Addiction dan Fomo (Fear Of Missing Out). Jurnal Sosialisasi Jurnal Hasil Pemikiran Penelitian Dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan, 1(3), 92. https://doi.org/10.26858/sosialisasi.v1i3.38009
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











