ETIKA KOMUNIKASI DIGITAL DALAM AL-QUR’AN :Analisis Tafsir Tematik Terhadap Praktik Media Sosial Kontemporer
DOI:
https://doi.org/10.61722/jinu.v3i5.10850Keywords:
Etika Komunikasi Digital, Al-Qur’an, Tafsir Tematik, Media Sosial, Tabayyun.Abstract
Perkembangan media sosial pada era digital telah membawa perubahan besar dalam pola komunikasi masyarakat. Media sosial memberikan kemudahan dalam menyampaikan informasi, namun juga memunculkan berbagai persoalan seperti penyebaran hoaks, fitnah, ujaran kebencian, cyberbullying, dan rendahnya kesantunan dalam berkomunikasi. Fenomena tersebut menunjukkan pentingnya etika komunikasi digital sebagai pedoman dalam penggunaan media sosial. Al-Qur’an sebagai sumber ajaran Islam memberikan nilai-nilai etis yang relevan untuk dijadikan landasan dalam membangun komunikasi digital yang sehat dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika komunikasi digital dalam Al-Qur’an melalui pendekatan tafsir tematik serta mengkaji relevansinya terhadap praktik media sosial kontemporer.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah tafsir maudhu’i atau tafsir tematik, yaitu dengan menghimpun ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan etika komunikasi, kemudian dianalisis berdasarkan penafsiran para mufasir klasik dan kontemporer. Sumber data primer penelitian ini adalah Al-Qur’an dan kitab tafsir, sedangkan sumber data sekunder berupa buku, jurnal, dan karya ilmiah yang berkaitan dengan komunikasi digital dan media sosial.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memiliki prinsip-prinsip etika komunikasi yang relevan dengan praktik media sosial modern. Prinsip tabayyun dalam QS. Al-Hujurat ayat 6 menekankan pentingnya verifikasi informasi untuk mencegah penyebaran hoaks dan disinformasi. Larangan ghibah, fitnah, dan ujaran kebencian dalam QS. Al-Hujurat ayat 12 dan QS. An-Nur ayat 19 menjadi pedoman dalam menjaga kehormatan sesama manusia di ruang digital. Selain itu, prinsip berkata baik dalam QS. Al-Baqarah ayat 83 menegaskan pentingnya kesantunan dan tanggung jawab moral dalam bermedia sosial.
References
Iskandar, I. (2019). Prinsip komunikasi Al-Qur’an dalam menghadapi era media baru. Al-Fanar: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 2(1), 55–74.
Thaha, H., & Harani, A. (2022). Etika berkomunikasi di media sosial dalam perspektif Al-Qur’an. Maddika: Journal of Islamic Family Law, 3(2).
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Ahmad, M. (2026). Urgensi tabayyun sebagai upaya pencegahan disinformasi (hoax) agama menurut Q.S. Al-Isra ayat 36 dan Q.S. Al-Hujurat ayat 6: Analisis tafsir maudhu’i. Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur’an dan Hadits.
Sa’dijah, C. (2019). Response Al-Qur’an dalam menyikapi berita hoax: Studi analisis tafsir tematik. Al-Fanar: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 2(2), 187.
Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an. (2019). Al-Qur’an dan terjemahannya. Jakarta.
Shihab, M. Q. (2005). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur’an (Vol. 1 & 13). Tangerang: Lentera Hati.
Nur, A., Fauziah, S., et al. (2022). Makna tabayyun terhadap berita dari media sosial YouTube perspektif QS. Al-Hujurat ayat 6 dalam Tafsir Al-Mishbah. Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 8, 61–71.
Samsir, & Yusril, M. (2024). Konsep tabayyun dalam Al-Qur’an: Analisis terhadap fenomena penyebaran hoax di media sosial. TAFASIR: Journal of Quranic Studies, 2(2), 96–111.
Fauziyah, U. (2020). Tabayyun dan hukumnya sebagai penanggulangan berita hoax di era digital dalam perspektif fiqih. Al Yasini: Jurnal Hasil Kajian dan Penelitian Bidang Keislaman dan Pendidikan, 5(1), 114–125.
Fitria. (2025). The role of Islamic values in addressing hoaxes and misinformation in digital media: A systematic literature review. Al-I’lam: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Agustin, S., Aini, N., et al. (2026). Tabayyun sebagai prinsip komunikasi Islam dalam menghadapi hoaks. Nubuwwah: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 4(1), 21–32.
Hamka. (2015). Tafsir Al-Azhar (Jilid IX). Jakarta: Gema Insani.
Syahidin, N. (2024). Spill the tea: Fenomena ghibah virtual dalam perspektif Islam dan kewarganegaraan. Jurnal Yudistira, 3, 85–94.
Dewi, A., Zainab, S., & Ikhsan, F. A. (2023). Analisis konten hoaks dan tabayyun dalam akun media sosial TikTok @Basyasman00. JIS: Journal Islamic Studies, 2(1), 63–73.
Parwitasari. (2024). Pengaruh media sosial terhadap cyberbullying di kalangan remaja di Indonesia. Media Keadilan: Jurnal Ilmu Hukum.
Ibn Kathir. (1999). Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim (Jilid VI). Beirut: Mu’assasah al-Risalah.
Ermawati, & Sirajuddin. (2019). Berita hoax dalam perspektif Al-Qur’an. TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin, 17(1), 27–50.
Atikah, M., & Fadhlan, M. (2021). Ujaran kebencian di media sosial menurut perspektif Islam. Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, 4(1), 1–14.
Tamam, A. B. (2021). Ujaran kebencian di media sosial perspektif hukum Islam dan hukum positif di Indonesia. Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 5(1), 1–10.
Umi, A., & Nasrulloh. (2024). Konsep etika komunikasi bermedia sosial bagi generasi milenial perspektif Al-Qur’an. Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, 3(2).
Haliza, D. A., Erina, M. D., et al. (2022). Etika bermedia sosial dalam perspektif Al-Qur’an dan hukum negara di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0. Jurnal Riset Agama, 2(1), 101–120.
Rabiah. (2024). Prinsip etika komunikasi dalam interaksi di media sosial perspektif Al-Qur’an (Skripsi, UIN Antasari Banjarmasin).
Nasoha, et al. (2025). Etika komunikasi dalam Islam: Analisis terhadap konsep tabayyun dalam media sosial. Aladalah: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 3(2).
Judijanto, L., & Barus, S. (2024). Transformasi sosial di era digital dalam perspektif Al-Qur’an: Kajian literatur tentang moral dan etika interaksi sosial. MUSHAF JOURNAL: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Hadis, 4(1), 1–6.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











