Penguatan Karakter Santun melalui Program AKSI SANTUN pada Siswa Kelas V SDN 1 Gondangmanis Kudus

Authors

  • Dara Safina Annaja Universitas Muria Kudus
  • Diyah Ayu Anarohaa Universitas Muria Kudus
  • Putri Wahyu Wardhani Universitas Muria Kudus

DOI:

https://doi.org/10.61722/jinu.v3i5.11325

Keywords:

character building, experiential learning, sopan santun, siswa sekolah dasar

Abstract

Pendidikan karakter merupakan bagian penting dalam proses pendidikan di sekolah dasar karena tidak hanya berfokus pada pengembangan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan perilaku positif siswa. Salah satu karakter yang perlu dikembangkan sejak dini adalah karakter santun yang tercermin melalui sikap menghormati guru, menggunakan bahasa yang sopan, memberikan salam, serta menunjukkan perilaku yang baik dalam interaksi sehari-hari. Berdasarkan hasil identifikasi awal di SDN 1 Gondangmanis Kudus, ditemukan bahwa siswa kelas V telah memahami konsep perilaku santun, namun penerapannya dalam kehidupan sehari-hari masih belum dilakukan secara konsisten. Oleh karena itu, dilaksanakan program Character Building AKSI SANTUN (Aku Bisa Santun) yang bertujuan memberikan pengalaman belajar mengenai perilaku santun kepada siswa. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Experiential Learning yang menekankan pembelajaran melalui pengalaman langsung. Sasaran kegiatan adalah 21 siswa kelas V SDN 1 Gondangmanis. Program dilaksanakan melalui berbagai aktivitas interaktif seperti ice breaking, kuis situasi santun, diskusi kelompok, dan pos tantangan santun yang dirancang untuk membantu siswa mengenali serta menerapkan perilaku santun dalam berbagai situasi sosial. Evaluasi dilakukan melalui observasi terhadap partisipasi dan respons siswa selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu mengidentifikasi perilaku santun dan tidak santun, memberikan respons yang sesuai terhadap berbagai situasi yang diberikan, serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan kelompok. Selain itu, kegiatan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan mendorong siswa untuk mendiskusikan serta mempraktikkan nilai-nilai santun dalam interaksi sehari-hari. Dengan demikian, pendekatan Experiential Learning dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran karakter yang aktif dan kontekstual pada siswa sekolah dasar..

References

Az-Zahra, A., Irliany, H., Zain, S. Z., Azzahra, I. N., Mening, S. A., Zahra, D. F., ... & Wahyuningsih, T. (2025). Membangun sikap sopan santun pada anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(2), 669–677.

Azizah, I. D. M. N., Laila, A., Khoiriyah, R. M., & Khofifah, N. (2025). Peran guru dalam membentuk karakter sopan santun pada siswa SDN Lirboyo 1 Kediri. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 427–441.

Azzahra, N. A., Ridha, M., Saepudin, S., Agustian, S. P., & Azzahra, F. (2025). Etika komunikasi sebagai landasan interaksi sosial yang efektif, sopan, dan bertanggung jawab. Jurnal Komunikasi dan Kewirausahaan, 1(1), 21–27.

Dahlan, Z., Sulthan, A. R., & Faridah, E. S. (2025). Pembelajaran aktif sebagai pendekatan pembelajaran yang inovatif. AZKIA: Journal of Islamic Education in Asia, 2(1), 15–26.

Elpayuni, N., Fitri, T. A., & Bedi, F. (2024). Integrasi nilai-nilai pendidikan agama dan karakter dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 895–905.

Faslia, F., Salsafira, S., Sabaria, S., Rhamadani, S. S., & Putri, A. (2024). Pembentukan karakter peserta didik melalui experiential learning di SD Negeri Keraton. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 14669–14676.

Febriyanto, B., Patimah, D. S., Rahayu, A. P., & Masitoh, E. I. (2020). Pendidikan karakter dan nilai kedisiplinan peserta didik di sekolah. Jurnal Elementaria Edukasia, 3(1), 75–81.

Kardinus, W. N. (2022). Implementasi program pendidikan karakter untuk membangun sikap kepedulian sosial. Jurnal Penelitian dan Pendidikan IPS, 16(1), 31–40.

Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice-Hall.

Mainuddin, M., Tobroni, T., & Nurhakim, M. (2023). Pemikiran pendidikan karakter Al-Ghazali, Lawrence Kolberg dan Thomas Lickona. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 6(2), 283–290.

Mantiri, J. (2019). Peran pendidikan dalam menciptakan sumber daya manusia berkualitas di Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan, 3(1), 20–26.

Maqbulah, A., Sari, Y. N., Budiana, I., Dewi, R. R. V. K., Sukorini, R. S., Yosepin, P., & Hasanah, T. (2025). Pendidikan karakter. Azzia Karya Bersama.

Nafiah, D. A., Hamidah, F., Mufidah, S., Rihhadatul’Aisy, S., & Zaman, B. (2024). Tinjauan metode active learning dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 2(4), 187–198.

Nugroho, T. P., & Suyoto, S. (2025). Analisis dampak penggunaan gadget terhadap perilaku sopan santun pada siswa kelas IV SDN Turus. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 275–285.

Rahayu, D., Endah, E., Ahmad, A., Intan, D., & Santika, T. A. (2023). Peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas belajar dan pembentukan karakter peserta didik. ANTHOR: Education and Learning Journal, 2(4), 551–554.

Rahman, T., & Wassalwa, S. M. M. (2019). Implementasi manajemen pendidikan karakter dalam pembinaan akhlak peserta didik. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 4(1), 1–14.

Setiana, S., & Eliasa, E. I. (2024). Karakteristik perkembangan fisik, kognitif, emosi sosial, dan moral pada anak usia sekolah dasar (7–12 tahun). Journal of Human and Education (JAHE), 4(6), 127–138.

Simbolon, P., Ndona, Y., & Saragi, D. (2025). Membangun karakter religius melalui pembiasaan nilai-nilai positif di lingkungan sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 260–273.

Wilanda, M. A., Rahmawati, I. N., Primayeni, S., & Sari, H. P. (2025). Membangun karakter islami di era digital: Tantangan dan solusi. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 3(2), 567–573.

Zahro, N. F. (2025). Pendidikan agama Islam sebagai fondasi pembentukan karakter religius siswa sekolah dasar. Modeling: Jurnal Program Studi PGMI, 12(3), 389–400.

Downloads

Published

2026-06-26