Implementasi Teknik Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) dalam Prespektif Q.S Ar-Rad Ayat 28 untuk Mengatasi Kesepian terhadap Mahasiswa

Authors

  • Khesia Silva Fadma Dewi Universitas Islam Negeri Salatiga
  • Zulfa Novia Aida Rahma2 Universitas Islam Negeri Salatiga
  • Natasya Pelisa Putri Universitas Islam Negeri Salatiga

DOI:

https://doi.org/10.61722/jinu.v3i5.11521

Keywords:

loneliness, university students, Rational Emotive Behavior Therapy (REBT), Surah Ar-Ra’d verse 28, counseling

Abstract

Loneliness is one of the psychological conditions experienced by university students during early adulthood and may affect emotional well-being, social relationships, and the adjustment process throughout academic life. The experience of loneliness is influenced not only by social conditions but also by how individuals interpret their experiences and beliefs about themselves and their environment. This study aimed to explore the implementation of Rational Emotive Behavior Therapy (REBT) from the perspective of Qur’an Surah Ar-Ra’d verse 28 to help overcome loneliness among university students. This study employed a qualitative approach with an intervention experiment design. Participants were selected using purposive sampling with the criteria of active students who had experienced or were experiencing loneliness and were willing to participate in the entire research process. Data were collected through in-depth interviews, observation, written reflection, and documentation. Data analysis used the interactive analysis model of Miles and Huberman, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicated that the implementation of REBT integrated with reflection on Surah Ar-Ra’d verse 28 helped participants identify irrational beliefs, develop self-acceptance, and understand that inner peace is not solely determined by social acceptance but can also be developed through spiritual closeness and meaningful life interpretation. This study suggests that integrating psychological and spiritual approaches may become an alternative counseling service to support university students in dealing with loneliness more comprehensively.

References

Agustina, R., & Wahyuni, S. (2021). Hubungan kesepian dengan kesejahteraan psikologis pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 7(2), 115–124.

Aini, N., & Rahman, F. (2022). Pendekatan spiritual dalam layanan bimbingan dan konseling pada mahasiswa. Jurnal Konseling Religi, 13(1), 34–47.

Arnett, J. J. (2015). Emerging adulthood: The winding road from the late teens through the twenties (2nd ed.). Oxford University Press.

Aulia, R., & Hidayat, T. (2023). Implementasi pendekatan REBT dalam mengurangi pikiran irasional pada mahasiswa. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 8(1), 55–67.

Cacioppo, J. T., & Patrick, W. (2008). Loneliness: Human nature and the need for social connection. W.W. Norton & Company.

Corey, G. (2017). Teori dan praktik konseling dan psikoterapi (Terjemahan). Refika Aditama.

Creswell, J. W. (2018). Research design: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan mixed (Terjemahan). Pustaka Pelajar.

Dryden, W. (2014). Rational emotive behaviour therapy: Distinctive features. Routledge.

Ellis, A. (1962). Reason and emotion in psychotherapy. Lyle Stuart.

Fadilah, L., & Nurhayati, S. (2022). Pengalaman kesepian pada mahasiswa dan faktor yang memengaruhinya. Jurnal Psikologi Teori dan Terapan, 13(2), 122–133.

Fitriani, A. (2016). Peran religiusitas dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis. Jurnal Psikologi, 11(1), 57–80.

Hakim, A., & Setiawan, D. (2021). Konseling berbasis nilai religius untuk meningkatkan kesehatan mental mahasiswa. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 3(2), 101–112.

Herdiansyah, H. (2015). Metodologi penelitian kualitatif untuk ilmu psikologi. Salemba Humanika.

Hidayah, N., & Putri, D. A. (2024). Rational Emotive Behavior Therapy sebagai intervensi konseling dalam mengatasi masalah emosional mahasiswa. Jurnal Kajian Bimbingan dan Konseling, 9(1), 15–28.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur’an dan terjemahannya. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an.

Kurniawati, D., & Sari, P. (2023). Religiusitas dan kemampuan adaptasi mahasiswa pada masa dewasa awal. Jurnal Psikologi Ulayat, 10(1), 75–88.

Latipun. (2017). Psikologi konseling. UMM Press.

Maharani, A., & Utami, S. (2021). Dinamika kesepian pada mahasiswa selama proses penyesuaian diri di perguruan tinggi. Jurnal Psikologi Insight, 5(2), 66–79.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Analisis data kualitatif: Buku sumber tentang metode-metode baru (Terjemahan). UI Press.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Nisa, K., & Lestari, A. (2024). Integrasi pendekatan psikologis dan spiritual dalam layanan konseling mahasiswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 6(1), 21–36.

Prasetyo, H., & Mulyani, E. (2023). Efektivitas Rational Emotive Behavior Therapy terhadap perubahan pola pikir negatif pada mahasiswa. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia, 12(2), 90–104.

Prayitno, & Amti, E. (2018). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Rineka Cipta.

Rahman, A. A. (2019). Integrasi nilai spiritual dalam konseling Islam. Jurnal Konseling Religi, 10(2), 145–160.

Ramadhani, S., & Fitri, N. (2022). Kesepian dan relasi interpersonal pada mahasiswa dewasa awal. Jurnal Psikologi Indonesia, 11(2), 144–156.

Sari, Y., & Kurniawan, B. (2025). Peran refleksi spiritual dalam membangun ketenangan psikologis mahasiswa. Jurnal Konseling dan Pendidikan Islam, 8(1), 1–15.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Utami, M. S. (2012). Religiusitas, coping stres, dan kesejahteraan psikologis. Jurnal Psikologi, 39(1), 46–66.

Weiss, R. S. (1973). Loneliness: The experience of emotional and social isolation. MIT Press.

Willis, S. S. (2017). Konseling individual teori dan praktik. Alfabeta.

Wulandari, R., & Azizah, N. (2024). Penguatan kesehatan mental mahasiswa melalui pendekatan konseling integratif. Jurnal Konseling Indonesia, 10(1), 48–60.

Yusuf, M., & Hasanah, L. (2022). Pengalaman subjektif kesepian pada mahasiswa: Studi kualitatif. Jurnal Psikologi Sosial, 20(1), 52–65.

Yusuf, S. (2018). Kesehatan mental perspektif psikologi dan agama. PT Remaja Rosdakarya.

Yusuf, S., & Nurihsan, A. J. (2016). Landasan bimbingan dan konseling. PT Remaja Rosdakarya.

Zahra, I., & Kholid, M. (2025). Integrasi nilai Al-Qur’an dalam layanan konseling untuk kesejahteraan psikologis mahasiswa. Jurnal Konseling Religi, 16(1), 72–86.

Zakiyah, N. (2020). Pendekatan spiritual dalam konseling untuk meningkatkan kesehatan mental mahasiswa. Jurnal Bimbingan Konseling, 9(1), 44–53.

Downloads

Published

2026-06-27