MODERASI MULTIKULTURAL DALAM EKONOMI ISLAM: INTEGRASI NILAI KEADILAN, KESEIMBANGAN, DAN INKLUSIVITAS DALAM SISTEM EKONOMI BERBASIS SYARIAH
DOI:
https://doi.org/10.61722/jinu.v3i5.11553Keywords:
Moderasi Islam, Multikulturalisme, Ekonomi Islam, Keadilan Sosial, Inklusivitas EkonomiAbstract
Penelitian ini mengkaji konsep moderasi multikultural dalam perspektif ekonomi Islam sebagai respons terhadap tantangan masyarakat plural di era globalisasi dan digitalisasi. Dengan menggunakan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis normatif terhadap sumber-sumber primer (Al-Quran, Hadis) serta literatur kontemporer, artikel ini mengidentifikasi empat prinsip utama moderasi multikultural dalam ekonomi Islam, yaitu: keadilan (al-'adl), keseimbangan (tawazun), toleransi (tasamuh), dan inklusivitas (musawah), ditambah dengan prinsip transparansi dan kejujuran (shiddiq dan amanah). Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi moderasi dan multikulturalisme dalam sistem ekonomi Islam mampu menjadi fondasi yang kuat dalam menciptakan tata kelola ekonomi yang adil, inklusif, dan berkelanjutan. Relevansi konsep ini semakin nyata dalam konteks perkembangan keuangan syariah digital dan pemberdayaan UMKM berbasis syariah di Indonesia, yang menuntut pendekatan non-eksklusif agar manfaat ekonomi syariah dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
References
Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani.
Asosiasi Fintech Syariah Indonesia. (2024). Laporan Pertumbuhan Fintech Syariah Indonesia 2024. Jakarta: AFSI.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Potensi Desa Indonesia. Jakarta: BPS.
Chapra, M. U. (2000). Islam and the Economic Challenge. Leicester: Islamic Foundation.
Departemen Agama RI. (2012). Al-Quran dan Terjemahnya. Semarang: PT. Karya Toha Putra.
Februari, B. (2024). Etika Bisnis Islam. Jurnal Rumpun Manajemen Dan Ekonomi, 2(1), 392–402. https://doi.org/10.61722/jrme.v2i1.3834
Februari, B., Samri, Y., & Nasution, J. (2025). Larangan Riba dalam QS . Al-Baqarah 275 – 276 : Studi Komparatif Tafsir Al-Qurthubi ( Klasik-Fiqhi ) dan Tafsir Al-Mishbah. Lathaif: Literasi Tafsir, Hadis Dan Filologi, 4(2). https://doi.org/10.31958/lathaif.v4i2.15890
Ibn Katsir, I. (2000). Tafsir Al-Quran Al-'Adhim. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Karim, A. A. (2010). Ekonomi Mikro Islam. Jakarta: Rajawali Press.
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia 2023. Jakarta: OJK.
Pratama, M. A. (2024). Moderasi dalam Kebijakan Keuangan Syariah. Jurnal Ekonomi Islam, 12(1), 45-67.
Al-Qaradhawi, Y. (1997). Norma dan Etika Ekonomi Islam. Jakarta: Gema Insani.
Rokib, M. (2024). Integrasi Moderasi Beragama dan Multikulturalisme dalam Pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 112-130.
Sultan, N. L. (2025). Keadilan Sosial dalam Ekonomi Islam: Perspektif Kontemporer. Padangsidimpuan: UIN Syahada Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











