Karakteristik Sensori Nastar Dengan Proporsi Tepung Terigu Dan Tepung Sagu Aren
DOI:
https://doi.org/10.61722/jinu.v3i6.11740Keywords:
pineapple tarts, sago flour, wheat flour, sensory characteristics, organoleptic test.Abstract
Nastar merupakan salah satu kue kering yang popular di Indonesia dan umumnya menggunakan tepung terigu sebagai bahan utama. Ketergantungan terhadap tepung terigu impor mendorong perlunya pemanfaatan bahan pangan lokal alternatif, salah satunya tepung sagu aren. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh proporsi tepung sagu aren dan tepung terigu terhadap karakteristik sensori nastar serta menentukan formulasi terbaik yang paling disukai panelis. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan empat perlakuan proporsi tepung. Penilaian dilakukan melalui uji organoleptic oleh panelis yang terdiri atas 5 panelis terlatih dan 30 panelis semi terlatih. Parameter yang diamati meliputi warna, bentuk, aroma, rasa, tekstur, dan tingkat kesukaan keseluruhan. Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan Uji Duncan pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan proporsi tepung sagu aren dan tepung terigu berpengaruh nyata terhadap warna, bentuk, rasa, tekstur, dan tingkat kesukaan keseluruhan, namun tidak berpengaruh nyata terhadap aroma. Formulasi S10 (100% tepung sagu aren) memperoleh skor tertinggi dibanding formulasi lainnya. Berdasarkan hasil tersebut, tepung sagu aren berpotensi digunakan sebagai pengganti tepung terigu dalam pembuatan nastar karena mampu menghasilkan karakteristik sensori yang baik dan diterima oleh panelis.
References
Al-Afif, I. R., Maharani, E., Agribisnis, E. J., Pertanian, F., & Riau, U. (2022). Analisis Pendapatan Agroindustri Kerupuk Sagu Di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti (Studi Kasus Pada Usaha Mandiri Bunga Mawar). Jurnal Social Economic Of Agriculture, 11(1), 20–28.
Alghifari, V., & Azizah, D. N. (2021). Perbandingan Tepung Kentang Dan Tepung Terigu Terhadap Karakteristik Nugget The Comparison Of Potato (Solanum Tuberosum L.) And Wheat Flour (Triticum) To Nugget Characteristics.
Amalia, R. (2011). Kajian Karakteristik Fisikokimia Dan Organoleptik Snack Bars Kimia Dan Organoleptik Dengan Bahan Dasar Tepung Tempe Dan Buah Nangka Kering Nangka Kering Sebagai Alternatif Pangan Cfgf (Casein Free Gluten Free)
Arif, O., Setiawan, B., & Nugroho, Y. A. (2022). Rancang Bangun Alat Cetak Kue Nastar Keranjang Menggunakan Metode Vdi 2221. Dalam JCI Jurnal Cakrawala Ilmiah (Vol. 1, Nomor 11).
Djollong, A. F. (2014). Tehnik Pelaksanaan Penelitian Kuantitatif (Technique Of Quantitative Research) 224-Article Text-794-1-10-20191010.
Effendi, M. S. (2013). Desain Eksperimental dalam Penelitian Pendidikan 363-Article Text-1844-1-10-20190718.
Eri Ayuningtyas, C. (2019). Preferensi Konsumen Terhadap Organoleptik Cookies Non Terigu (Consumer Preference To Cookies Gluten Free’s Organoleptic). 42(2), 81–86.
Firman Syah. (2024). Skripsi Analisis Faktor-Faktor Pendapatan Home Industri Tepung Sagu Aren Di Desa Rajabasa Batanghari Kec. Sukadana Kab. Lampung Timur.
Kurnia Wati, A., Muliani Dwi Ujianti, R., Umiyati, R., Studi Teknologi Pangan, P., Pusat Lantai, G., & Sidodadi Timur, J. (2020). Pengaruh Karakteristik Cookies Terhadap Perbandingan Tepung Mocaf (Modified Cassava Flour) Dan Tepung Beras Merah (Oryza Nivara). Dalam Science And Engineering National Seminar (Vol. 5).
Musita, N. (2019). Pengembangan Produk Gula Semut Dari Aren Dengan Penambahan Bubuk Rempah. Warta IHP, 36(2), 106–113.
Pohan, A. Ledya. (2014). Pengaruh Penambahan Pewarna Angkak (Monascus Purpureus) Terhadap Mutu Sensorik Sponge Cake (Aplikasi Pada Red Velvet Cake).
Prakoso, E. (2022). Uji Organoleptis Perbedaan Kualitas Selai Berbahan Dasar Selai Lidah Buaya (Aloe Vera) Berdasarkan Kandungan Gula 163-Article Text-301-1-10-20221214 (1).
Rahman Razak, A., Sumarni, N. K., & Rahmat, B. (2012). Optimalisasi Hidrolisis Sukrosa Menggunakan Resin Penukar Kation Tipe Sulfonat. Dalam Jurnal Natural Science Desember (Vol. 1, Nomor 1).
Rakhman Affandi Dan Khoiron Ferdiansyah, A. M. (2017). Karakterisasi Sifat Fisiko-Kimia Dan Organoleptik Produk Cookies Tersubstitusi Tepung Suweg (Amorphophallus Campanulatus BI) (Characterization Of Physicochemical And Organoleptic Properties Of Cookies Substituted With Suweg Flour (Amorphophallus Campanulatus BI).
Sarofa, U., Mulyani, T., Wibowo, A., Pengajar, S., Pangan, P. T., Veteran, U. ", Jatim, ", Progdi, A., Pangan, T., Raya, J., Madya, R., & Surabaya, G. A. (2013). Pembuatan Cookies Berserat Tinggi Dengan Memanfaatkan Tepung Ampas Mangrove (Sonneratiacaseolaris) The Making Of High Fiber Cookies From The Flour Of Solid Waste Mangrove (Sonneratia Caseolaris).
Shinta Ardiningtyas, C., Fatkhur Romadhoni, I., & Huda Puspita Dewi, I. (2023). Inovasi Kue Nastar Dengan Substitusi Tepung Singkong (Manihot Esculenta) Dan Penambahan Bubuk Daun Kelor (Moringa Oleifera). Journal Of Creative Student Research (JCSR), 1(4), 91–102.
Sirait, M. (2020). Studi Life Cycle Assessment Produksi Gula Tebu : Studi Kasus Di Jawa Timur. Rekayasa, 13(2), 197–204.
Sofa, A., & Sukoco, B. M. (2019). Preferensi Konsumen Gula Pasir Terhadap Produk, Harga, Promosi, Dan Distribusi. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Airlangga, 29(1).
Surono, D. I. (2017). Kualitas Fisik Dan Sensoris Roti Tawar Bebas Gluten Bebas Kasein Berbahan Dasar Tepung Komposit Pisang Goroho (Musa acuminate L)
Tamaya C. (2020). Characteristics Of Flavor Enhancers Made From Different Types Of Fish Broth With Addition Of Cornstarch. Dalam Jurnal Ilmu Dan Teknologi Perikanan (Vol. 2, Nomor 2).
Ton, S. N. M., Halik, A., & Laga, S. (2025). Studi Pengolahan Tepung Aren Dari Batang Arena Arenga Pinata Marr. PALLANGGA: Journal Of Agriculture Science And Research, 3(2), 163–169.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











