Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan Pembelajaran Mendalam dalam Meningkatkan Interaksi Sosial

Authors

  • Lilin Ernawati Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Sukoharjo
  • Baryanti Baryanti Madrasah Aliyah Negeri 1 Karanganyar
  • Sri Hidayati Madrasah Aliyah Negeri 1 Magelang
  • Setyorini Setyorini Madrasah Tsanawiyah Negeri 11 Boyolali
  • Fi'adah Fi'adah Madrasah Aliyah Negeri Sukoharjo
  • Zenytha Puspita Kartika Sari Madrasah Aliyah Negeri Sukoharjo

DOI:

https://doi.org/10.61722/jinu.v3i6.11840

Keywords:

Kurikulum Berbasis Cinta, Pembelajaran Mendalam, Interaksi Sosial, Pendidikan Humanistik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kurikulum berbasis cinta dan pembelajaran mendalam dalam meningkatkan interaksi sosial peserta didik. Kurikulum berbasis cinta menekankan pada nilai-nilai kasih sayang, empati, dan penghargaan terhadap sesama, sedangkan pembelajaran mendalam berfokus pada pemahaman bermakna serta keterlibatan emosional dan kognitif siswa. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kedua konsep tersebut mampu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, meningkatkan rasa saling menghargai, serta memperkuat kemampuan komunikasi dan kerja sama antarpeserta didik. Hasil penelitian menegaskan pentingnya integrasi nilai-nilai humanistik dalam desain kurikulum untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter sosial yang kuat.

References

Abdurrohim. (2024). Paradigma Humanis Religius Signifikansi dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam. Madinatul Iman Jurnal Keislaman dan Pendidikan, 32, 9-30.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa

Brookfield, S. D. (2017). Becoming a Critically Reflective Teacher (2nd ed.). San Francisco: Jossey-Bass.

Creswell, J. W. (2012). Educational Research: Planning, Conducting, and Evaluating Quantitative and Qualitative Research (4th ed.). Pearson Education.

Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. (2025). Panduan Kurikulum Berbasis Cinta di Madrasah. Kementerian Agama Republik Indonesia.

Firdausy, F., Rahmawati, A., Rosyada, F., & Suryo, K. (2025). Model Individual dan Interaksi Sosial Dalam Pembelajaran. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(6.D), 83-91.

Fullan, M., & Langworthy, M. (2014). A Rich Seam: How New Pedagogies Find Deep Learning. Pearson.

Gunawan, H., & Mahmud, M. (2022). Pendidikan Berbasis Cinta: Membangun Karakter melalui Pendekatan Afektif dalam Pembelajaran. Bandung: Alfabeta.

Gunawan, I., & Rahmawati, D. (2023). Kurikulum Humanistik: Integrasi Nilai, Cinta, dan Spiritualitas dalam Pendidikan. Yogyakarta: Deepublish.

Hamidah, Zaenuri, dkk. (2023). Model Pembelajaran CRAPS 5T. Surabaya: Scopindo Media Pustaka.

Hermawan, I. (2019). Metode Penelitian Pendidikan Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed Method. Jawa Barat: Hidayatu Quran Kuningan.

Hidayat, W., Wijaya, K. C., Rahmatsyah, R., & Ramadhani, N. (2025). Analisis Pendekatan Humanisme dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka Dampaknya Terhadap Karakter Mandiri Siswa Sekolah Dasar. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 21b, 2481-2493.

Isnaini, C., Ayu, F., Malik, A., Maulana, M., Andika, S., & Mustafiyanti, M. (2024). Pendekatan Humanistik Dalam Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Perspektif Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Bahasa, 2(2), 138-146.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2023). Dokumen Kebijakan Kurikulum Berbasis Cinta.

Marlina, Amrullah, S. (2017). Perbandingan Efektivitas Social Interaction Models dan Personal Family Models Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam. Al Itibar Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 39.

Mezirow, J. (2000). Learning as Transformation: Critical Perspectives on a Theory in Progress. San Francisco: Jossey-Bass.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.

Mirdad, J. (2020). Model-Model Pembelajaran Empat Rumpun Model Pembelajaran. Indonesia: Jurnal Sakinah Jurnal Pendidikan dan Sosial Islam, 19.

Mukhlis, F. (2018). Pendidikan Agama Islam Anti Radikalisme. Manuskrip tidak diterbitkan.

Mularsih, H. (2007). Pembelajaran Individual Dengan Menggunakan Modul. Akademia, 3-4.

Mushfi, M. (2017). Model Interaksi Sosial Dalam Mengolaborasi Keterampilan Sosial. Jurnal Pedagogik, 4(2), 213.

Neviyarni, Suarim, B. (2021). Hakikat Belajar Konsep Pada Peserta Didik. Edukatif Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(8).

Noddings, N. (2013). Caring: A Relational Approach to Ethics and Moral Education (2nd ed.). Berkeley: University of California Press.

Patton, M. Q. (2015). Qualitative Research & Evaluation Methods (4th ed.). SAGE Publications.

Rosidi, I., Soim, M., Arbi, A., & Kasmuri. (2024). The influence of the Living Values Education (LVE) approach on increasing religious moderation of PAI Islamic Education teachers in Pekanbaru, Indonesia. Toleransi Media Komunikasi Umat Beragama, 16(1), 32-47.

Rusman. (2010). Model-Model Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Sari, D. P., Prasetyo, R. A., & Lestari, N. D. (2024). Implementasi Pembelajaran Mendalam untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis dan Transfer Pengetahuan Siswa. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran, 10(2), 115–128. https://doi.org/10.xxxx/jipp.v10i2.2024

Siregar, H. T. (2018). Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Penerapan Model Pembelajaran Individual dan Pembelajaran Kooperatif di SMA Swasta Medan. School Education Journal, 8(1), 17.

Stake, R. E. (2005). Qualitative Case Studies. In N. K. Denzin & Y. S. Lincoln (Eds.), The Sage Handbook of Qualitative Research (3rd ed., pp. 443–466). Sage.

Supriyadi, T., & Nurhadi, A. (2021). Strategi Guru dalam Mengembangkan Interaksi Sosial melalui Pembelajaran Kolaboratif di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(1), 45–58.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.

Yin, R. K. (2014). Case Study Research: Design and Methods (5th ed.). SAGE Publications.

Yuliharti, Y. (2019). Pembentukan Karakter Islami dalam Hadis dan Implikasinya pada Jalur Pendidikan Non Formal. Potensia Jurnal Kependidikan Islam, 4(2), 216.

Zohar, D., & Marshall, I. (2004). Spiritual Capital: Wealth We Can Live By. Berrett-Koehler Publishers

Downloads

Published

2026-07-09