Analisis Tingkat Kecemasan Bertanding Peserta Ekstrakurikuler Bulu Tangkis SMAN 1 Surade
DOI:
https://doi.org/10.61722/jinu.v3i6.11959Keywords:
Kecemasan Bertanding ; Bulu Tangkis; Psikologi OlahragaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya aspek psikologis dalam olahraga, khususnya kecemasan bertanding yang dapat memengaruhi performa atlet saat mengikuti pertandingan. Kecemasan bertanding merupakan kondisi emosional yang ditandai dengan munculnya rasa khawatir, ketegangan, dan gangguan konsentrasi yang dapat menghambat pencapaian prestasi olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan bertanding peserta ekstrakurikuler bulu tangkis SMAN 1 Surade berdasarkan faktor somatik, faktor khawatir, dan faktor gangguan konsentrasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler bulu tangkis SMAN 1 Surade yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tingkat kecemasan bertanding yang terdiri atas 21 butir pernyataan dengan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecemasan bertanding peserta ekstrakurikuler bulu tangkis SMAN 1 Surade secara keseluruhan berada pada kategori rendah dengan persentase sebesar 57,70%. Berdasarkan faktor somatik diperoleh persentase sebesar 51,11% dan berada pada kategori rendah. Faktor khawatir memperoleh persentase sebesar 66,43% dan berada pada kategori tinggi, sehingga menjadi faktor yang paling dominan memengaruhi kecemasan bertanding peserta. Sementara itu, faktor gangguan konsentrasi memperoleh persentase sebesar 57,33% dan berada pada kategori rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu mengendalikan gejala fisik dan mempertahankan konsentrasi saat bertanding, namun masih memiliki tingkat kekhawatiran yang cukup tinggi terhadap hasil pertandingan dan kemampuan diri. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tingkat kecemasan bertanding peserta ekstrakurikuler bulu tangkis SMAN 1 Surade secara umum berada pada kategori rendah. Meskipun demikian, faktor khawatir menjadi aspek yang perlu mendapatkan perhatian khusus melalui pembinaan mental dan psikologis agar peserta mampu mengelola kecemasan dengan lebih baik serta meningkatkan kepercayaan diri dalam menghadapi pertandingan.
Kata kunci: Kecemasan Bertanding ; Bulu Tangkis; Psikologi Olahraga
References
Abduljabar, B. (2011). Pengertian pendidikan jasmani. Ilmu Pendidikan, (1991), 36. http://file.upi.edu/Direktori/FPOK/JUR._PEND._OLAHRAGA/196509091991021-BAMBANG_ABDULJABAR/Pengertian_Penjas.pdf
Ahmad Yanuar Syauki. (2020). Pengaruh Alat Modifikasi Bola Gantung Terhadap Keterampilan Passing Bawah Dalam Permainan Bola Voli. TULIP (Tulisan Ilmiah Pendidikan), 9(1), 41–48. https://doi.org/10.54438/tulip.v9i1.171
Amadea, A. G. (2021). Tingkat kecerdasan emosi, motivasi, efikasi diri, dan kecemasan saat bertanding anggota UKM Bulutangkis Universitas Negeri Yogyakarta (Undergraduate thesis, Universitas Negeri Yogyakarta).
Anshor, M. L. K., & Wangi, E. N. (2024). Studi deskriptif kecemasan berkompetitif pada atlet mahasiswa yang mengikuti UKM bulutangkis di STKIP Pasundan Cimahi. Bandung Conference Series: Psychology Science, 4(2), 1125–1132. https://doi.org/10.29313/bcsps.v4i2.12984
Dinata, M., & Tarigan, H. (2004). Bulu tangkis. Jakarta: Cerdas Jaya
Fraenkel, J. R. (2012). How to Design and Evaluate Research in Education. In Quarterly Review of Biology (Vol. 8, Number 3). https://doi.org/10.1086/393991
Haribowo, R., Bilgies, A. F., Verawaty, V., & ... (2022). Analisis Pengaruh Brand Image Dan Celebrity Endoser Terhadap Purchase Decision Produk Bakery Bittersweet By Najla. Management …, 3(October), 3220–3230.
Humaidah, A., Hamid, A. N., Lukman, Anwar, H., & Tetteng, B. (2023). Peningkatan Kesadaran Pentingnya Kesehatan Mental Di Masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(3), 1–6.
Jayul, A., & Irwanto, E. (2020). Model Pembelajaran Daring Sebagai Alternatif Proses Kegiatan Belajar Pendidikan Jasmani di Tengah Pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 6(2), 190–199.
Komarudin. (2016). Psikologi Olahraga Latihan Keterampilan Mental Olahraga Kompetitif. PT Remaja Rosdakarya.
Liloi, D. K., Murtono, T., & Purwanto, D. (2023). Tingkat kecemasan atlet Prapopnas Zona V Tahun 2022 cabang olahraga bulutangkis. PENJAGA: Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 4(1), 36–43. https://doi.org/10.55933/pjga.v4i1.670
Mandala, E. F. T., & Rahardanto, M. S. (2020). Efektivitas teknik relaksasi pernafasan untuk menurunkan kecemasan sebelum bertanding pada atlet bulutangkis Puslatcab dan Siap Grak Surabaya. Experientia: Jurnal Psikologi Indonesia, 8(2), 69–76. https://doi.org/10.33508/exp.v8i2.2856
Pada, S., & Palembang, M. (2011). Dampak Psiko-Sosial SEA Games 2011 : 1–17.
Robert J Wood. (2017). Sport Competition Anxiety Test (SCAT). Topend Sports Website. https://www.topendsports.com/psychology/sas.htm
Rohmansyah, N. A. (2017). Kecemasan dalam olahraga (. 3(1), 44–60.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian (edisi ke 2). Alfabeta.
Tanaka, Y., Yoshinaga, N., Tsuchiyagaito, A., Sutoh, C., Matsuzawa, D., Hirano, Y., Nakazato, M., & Shimizu, E. (2018). Mental imagery in social anxiety disorder: the development and clinical utility of a Japanese version of the Spontaneous Use of Imagery Scale (SUIS-J). Asia Pacific Journal of Counselling and Psychotherapy, 9(2), 171–185. https://doi.org/10.1080/21507686.2018.1487455
Yudiana, Y., Sucipto, Hidayat, Y., & Hambali, B. (2022). Student Performance Analysis in Volleyball Learning: The Use of a Modified Volleyball Information System Application. International Journal of Human Movement and Sports Sciences, 10(5), 913–921. https://doi.org/10.13189/saj.2022.100507
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











