STRATEGI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL KARO-MELAYU DI SEKOLAH DASAR KECAMATAN BIRU-BIRU, DELI SERDANG

Authors

  • Siti Aisah UPT SPF SDN 101808 CANDIREJO
  • Rahimah Rahimah UPT SPF SDN 101808 CANDIREJO
  • Wulandari Harahap UPT SPF SDN 101808 CANDIREJO
  • Chairunnisa UPT SPF SDN 101808 CANDIREJO
  • Sri Anita UPT SPF SDN 101808 CANDIREJO
  • Nuraini Abdul Sani UPT SPF SDN 101808 CANDIREJO
  • Yulinar UPT SPF SDN 101808 CANDIREJO
  • Febryana Br Tarigan UPT SPF SDN 101808 CANDIREJO

DOI:

https://doi.org/10.61722/jinu.v3i6.12739

Keywords:

Pendidikan Karakter, Kearifan Lokal, Budaya Karo, Melayu Deli, Biru-Biru, Sekolah Dasar

Abstract

Pendidikan karakter berbasis budaya lokal menjadi benteng penting dalam menghadapi degradasi moral peserta didik akibat era digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal Melayu-Karo di Sekolah Dasar (SD) wilayah Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus di beberapa SD Negeri di Kecamatan Biru-Biru. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, tokoh adat setempat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dilakukan melalui tiga strategi utama: (1) Pengintegrasian nilai Arih Ersada (gotong royong/kebersamaan) dan Sopan Santun Melayu dalam kurikulum intrakurikuler dan proyek P5, (2) Habituasi tradisi lokal seperti salam Mejuah-juah dan Tabe, penggunaan kain Uis Gara atau busana Melayu pada hari tertentu, serta penyampaian cerita rakyat lokal (seperti kisah asal-usul Sungai Seruai), dan (3) Penataan lingkungan sekolah yang berwawasan etnokultural Deli Serdang. Penguatan karakter berbasis budaya lokal ini terbukti efektif meningkatkan rasa empati, sopan santun bertutur kata (reken ras tutur), disiplin, serta kebanggaan terhadap identitas budaya lokal pada siswa sekolah dasar.

References

Alwasilah, A. C., Suryadi, K., & Karyono, T. (2009). Etnopedagogi: Landasan praktek pendidikan dan pendidikan guru. Kiblat Buku Utama.

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Bangun, R. (2010). Mengenal adat dan kebudayaan Karo. Bintang Indonesia.

Berkowitz, M. W., & Bier, M. C. (2014). Research-based character education. The Annals of the American Academy of Political and Social Science, 591(1), 72–85.

Daryanto, & Darmiatun, S. (2018). Implementasi pendidikan karakter di sekolah. Gava Media.

Kemendikbudristek. (2022). Dimensi, elemen, dan subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pengembangan proyek penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan.

Kurniawan, D., & Lestari, R. (2022). Digital transformation and character education challenges in elementary schools. Journal of Educational Research and Innovation, 6(2), 101–112.

Lickona, T. (2013). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Lickona, T. (2019). Character matters: How to help our children develop good judgment, integrity, and other essential virtues. Touchstone.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Mishra, P., & Koehler, M. J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.

Musfiroh, T. (2012). Desain karakter anak usia dini melalui permainan tradisional. Tiara Wacana.

Piaget, J. (1972). The psychology of the child. Basic Books.

Sibarani, R. (2018). Kearifan lokal: Hakikat, peran, dan metode tradisi lisan. Asosiasi Tradisi Lisan.

Sibarani, R. S. (2024). Strategi Dalam Membantu Anak yang Mengalami Kesulitan Membaca di Usia Normal Pada Siswa SD. Abdimas Indonesia, 1(2), 26–32.

Sinar, T. L. (2011). Kebudayaan Melayu Sumatera Utara: Sejarah dan nilai lokal. Unimed Press.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sumaatmadja, N. (2016). Pendidikan kearifan lokal dan kebudayaan daerah. Alumni.

Supriatna, N., & Maulidah, N. (2020). Pedagogi kreatif: Menumbuhkan kreativitas dalam pembelajaran sejarah dan budaya. Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah, 3(2), 127–138.

Taufik, M., & Hidayat, R. (2020). Etnopedagogi dalam pembelajaran di sekolah dasar: Mengintegrasikan nilai budaya lokal. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 8(2), 112–124.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.

Zuchdi, D. (2011). Pendidikan karakter dalam perspektif teori dan praktik. UNY Press.

Downloads

Published

2026-09-18