Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I Sekolah Dasar di SDN 002 Kuntu
DOI:
https://doi.org/10.61722/jinu.v3i2.8316Keywords:
membaca permulaan, literasi dasar, sekolah dasar, kemampuan membacaAbstract
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada temuan lapangan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan mengenali huruf, menggabungkan suku kata, dan membaca kata sederhana secara lancar. Penelitian ini dilakukan pada 19 desember 2025, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi dan wawancara. Subjek penelitian terdiri atas 35 siswa kelas I dan satu orang guru kelas. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN 002 Kuntu serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan siswa masih tergolong rendah, baik dari aspek kognitif maupun psikomotorik. Siswa mampu mengenal sebagian besar huruf tetapi belum lancar dalam membaca kata dan memahami maknanya. Faktor penyebab rendahnya kemampuan membaca antara lain kurangnya pendampingan belajar di rumah, tidak meratanya pengalaman pra-sekolah, serta penggunaan metode pembelajaran yang masih konvensional. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan pembelajaran membaca yang lebih variatif, kontekstual, dan berbasis fonetik, serta peningkatan kolaborasi antara guru dan orang tua dalam menumbuhkan budaya literasi sejak dini.
References
Aliyah, N., & Atriyani, I. (2025). Analisis permasalahan serta solusi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika di sekolah dasar. Karimah Tauhid Journal, 2(1), 22–31. https://ojs.unida.ac.id/karimahtauhid/article/download/18951/7122
Anggraeni, S., Sugiarto, A., & Fadillah, F. (2019). Metode Jolly Phonics sebagai metode membaca permulaan siswa kelas I sekolah dasar. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 4(1), 91–95.
Balitbang dan Perbukuan Kemdikbudristek. (2023). Laporan Hasil INAP 2023: Pengukuran Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar. Jakarta: Kemdikbudristek.
Dwita, I. (2024). Implementasi Gerakan Literasi Sekolah dalam membentuk keterampilan membaca permulaan siswa kelas I SD. Jurnal Basicedu, 8(4), 2620–2629.
Fadila, N. R., Rahmawati, S., & Setiawan, A. (2025). Analisis kemampuan membaca permulaan pada peserta didik kelas I sekolah dasar: Perspektif kognitif dan psikomotorik. Semantik Journal, 3(2), 129–139.
Farisia, H. (2025). Desain model pembelajaran flipped berbasis diferensiasi untuk meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar. Universitas Negeri Malang. https://repository.um.ac.id/392118/
Hasanah, A., & Lena, M. S. (2021). Analisis kemampuan membaca permulaan dan kesulitan yang dihadapi siswa sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(5), 3296–3307.
Jeni, R., Pratama, D., & Nurfadilah, A. (2022). Peningkatan kemampuan membaca permulaan melalui metode SAS pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(1), 21–30.
Mardiah, D., Alvani, H., & Putra, R. (2025). Pengaruh media kartu kata terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I sekolah dasar. Indonesian Journal of Educational Development, 6(1), 29–40.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muawaroh, D., & Imamuddin, M. (2025). Upaya guru dalam mengatasi hambatan membaca siswa kelas rendah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 3 Bungo. Al-Ihtirafiah: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 4(1), 55–66. https://www.ejournal.staindirundeng.ac.id/index.php/ihtirafiah/article/download/5845/1349
Mustikowati, D. (2016). Pembelajaran membaca permulaan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2), 45–56.
OECD. (2023). PISA 2022 Results (Volume I): The State of Learning Worldwide. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/79913c69-en
Rahim, F. (2011). Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jakarta: Bumi Aksara.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Whitehurst, G. J., & Lonigan, C. J. (1998). Child development and emergent literacy. Child Development, 69(3), 848–872. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.1998.tb06247.x
Wulandari, F., Rahmadani, L., & Kurnia, D. (2022). Penggunaan media flashcard untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 7(2), 145–154.
World Bank. (2022). Early Grade Reading Assessment (EGRA) Indonesia 2022: Key Findings and Recommendations. Washington, DC: The World Bank
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










