ANALISIS IDIOM “MARDOMU ROHA” SEBAGAI REPRESENTASI NILAI BUDAYA DALAM KARYA SASTRA BATAK TOBA
DOI:
https://doi.org/10.61722/jinu.v3i2.8809Keywords:
idiom, mardomu roha, semantik budaya, Batak Toba, nilai budayaAbstract
Penelitian ini membahas idiom mardomu roha dalam bahasa Batak Toba sebagai representasi nilai budaya yang tercermin dalam karya sastra Batak Toba. Idiom mardomu roha secara leksikal bermakna “pikiran bertemu”, namun secara idiomatik mengandung makna keselarasan batin, kesatuan perasaan, dan keharmonisan hubungan sosial. Kajian ini menggunakan pendekatan semantik budaya dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data penelitian bersumber dari karya sastra Batak Toba serta data sekunder berupa buku linguistik, kamus bahasa Batak Toba, dan artikel jurnal ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, sedangkan analisis data difokuskan pada penafsiran makna idiomatik dan konteks budaya penggunaan idiom mardomu roha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa idiom mardomu roha digunakan secara idiomatik untuk mengekspresikan nilai kesabaran, pengendalian diri, keikhlasan, tanggung jawab, penerimaan batin, serta keharmonisan sosial dalam berbagai konteks kehidupan, seperti hubungan kekeluargaan, kepemimpinan, dan peristiwa duka, khususnya kematian. Idiom ini merepresentasikan nilai budaya Batak Toba yang berlandaskan filosofi Dalihan Na Tolu, terutama prinsip somba marhula-hula dan manat mardongan tubu. Dengan demikian, idiom mardomu roha berfungsi tidak hanya sebagai unsur kebahasaan, tetapi juga sebagai simbol nilai budaya dan identitas masyarakat Batak Toba dalam karya sastra.
References
Ahmad, Zamhari; Hajjah, Syahma Diana; Rahmadhani, Ellyza Octa; Asyaputri, Imel; Diandra, R. S. K. (2025). Peranan Bahasa Indonesia Dalam Melestarikan Budaya Lokal. Jurnal JIPDAS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar), 5(1), 650–656. https://doi.org/10.37081/jipdas.v5i1.2655
Aini, Sahdatul; Musdalipa; Haliq, A. (2025). SEMANTIK DALAM TERJEMAHAN: TANTANGAN DAN STRATEGI DALAM MEMPERTAHANKAN MAKNA ASLI. 10.
Lizentiya. (2022). ANALISIS PENGGUNAAN IDIOMATIK PADA BERITA KRIMINAL DALAM SURAT KABAR BERBASIS MEDIA ONLINE BENGKULU TODAY EDISI JUNI 2022.
Milawasri, F. A. (2019). ANALISIS IDIOM DALAM BERITA KRIMINAL PADA SURAT KABAR SRIWIJAYA POST PALEMBANG ( KAJIAN SEMANTIK ). Jurnal Bindo Sastra, 3(1), 29–38.
Poerwanto, M. A. (2024). Transisi Budaya dalam Penerjemahan Sastra: Tantangan dan Inovasi. JISHUM Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 3(2), 299–312. https://doi.org/10.57248/jishum.v3i2.506
Rahma, Dona Fatia; Bahri, Aisyah Nadyah; Irawan, Dina; Fahira, D. A. (2025). ANALISIS UNSUR INTRINSIK PADA KARYA SASTRA MODERN CERPEN “GURU” KARYA PUTU WIJAYA. 8(April).
Sibarani, T. P., Adelina, P., Situmorang, B., Simamora, D. C., Batubara, U., & Tampubolon, F. (2025). Komunikasi Bahasa Batak Toba dalam Mangadati : Sosiolinguistik. 9, 17116–17126.
Silaban, I. M. (2020). Bentuk, makna, dan fungsi idiom dalam bahasa Batak Toba. Jurnal Education and DevelopmentInstitut Pendidikan Tapanuli Selatan, Vol 8(No 1), 352–356.
Sukma, Z. I., AR, H. F., & Charlina, C. (2025). Analisis Idiomatik pada Novel Rapijali 1: Mencari Karya Dee Lestari. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(1), 469–478. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i1.6768 }
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










