Pengabdian Masyarakat sebagai Wujud Tanggung Jawab Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.61722/jinu.v3i2.9345Keywords:
Tanggung Jawab Sosial, Sekolah Dasar, Pengabdian Masyarakat, Hubungan Sekolah dan Masyarakat.Abstract
Sekolah dasar bertanggung jawab secara strategis untuk mengembangkan karakter dan kompetensi dasar siswa. Sekolah, bagaimanapun, memiliki peran yang lebih besar daripada hanya mengajar siswa, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitarnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari konsep, bentuk, dampak, dan tantangan dalam penerapan tanggung jawab sosial di sekolah dasar melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Dalam penelitian ini, pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi kepustakaan. Sumber data diperoleh dari 12 referensi dalam lima tahun terakhir yang terdiri atas jurnal ilmiah dan artikel penelitian, termasuk 2 artikel dari Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni (JPDSK) serta 10 artikel jurnal ilmiah terbitan lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa program literasi masyarakat, bakti sosial, penyuluhan pendidikan, pelibatan orang tua, kerja sama dengan pemerintah lokal, dan kegiatan berbasis lingkungan adalah cara-cara di mana tanggung jawab sosial sekolah dasar diwujudkan. Program ini membentuk karakter sosial peserta didik dan meningkatkan hubungan antara sekolah dan masyarakat. Manajemen program dan sumber daya yang terbatas adalah masalah utama. Oleh karena itu, untuk menjamin keberlanjutan kegiatan pengabdian masyarakat, perencanaan yang sistematis dan dukungan kebijakan sekolah diperlukan.
References
Ananda, R. (2022). Peran sekolah dalam membangun hubungan sosial masyarakat. Jurnal Ilmu Sosial, Humaniora dan Seni (JPDSK), 4(2), 115–126.
Arifin, H. Z. (2019). Evaluasi Program: Teori dan Praktek Dalam Konteks Pendidikan dan NonPendidikan.
Devisiana, D., Meisyani, L., Magay, D., & Riniwati, R. (2024). Peran Masyarakat dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 2(2), 103–112.
Malik, S. M., Ahmad, A., Charlie, E. G., Susilawati, W., Tanjung, P. N., & SA, V. M. (2023). Pengelolaan Hubungan Sekolah dan Masyarakat Untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan. Jurnal Pacu Pendidikan Dasar, 3(2), 318–327.
Mulyasa, E. (2002). Manajemen berbasis sekolah (Vol. 90). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Rahmat, A. (2021). Hubungan sekolah dan masyarakat: mengelola partisipasi masyarakat dalam peningkatan mutu sekolah. Zahir Publishing.
Sumendap, R. (2022). Peran Public Relations Antara Sekolah Dan Masyarakat Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Di Sekolah Dasar (Studi Kasus Di Sekolah Dasar Kecamatan Tondano Selatan Kabupaten Minahasa). Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 8(1), 655–662.
Susanty, S. (2024). Pemberdayaan dan partisipasi masyarakat dalam pendidikan menuju sekolah bermutu. Jurnal Terapung: Ilmu-Ilmu Sosial, 6(2), 221–238.
Tilaar, H. A. R. (2000). Paradigma baru pendidikan nasional. Rineka Cipta.
Udin, Tamsik, Inayah, S. (2021). Pendidikan Karakter Tanpa Kekerasan.
Udin, T., Inayah, S., Hamid, S., Hidayat, A., Aeni, A. N., & Ratnawati, E. (2021). Pendidikan Karakter Tanpa Kekerasan. TT.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










