Gambaran Surveilans Campak di Wilayah Kerja Puskesmas Sambongpari Kota Tasikmalaya Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.61722/jinu.v3i3.9771Keywords:
measles; health center; epidemiological surveillanceAbstract
Campak merupakan penyakit infeksi dengan tingkat penularan tinggi yang hingga kini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada wilayah dengan cakupan imunisasi yang belum optimal. Pada periode Januari hingga Maret 2026, tercatat sebanyak 18 kasus campak di wilayah kerja Puskesmas Sambongpari Kota Tasikmalaya, sehingga diperlukan penguatan sistem surveilans epidemiologi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan surveilans campak di tingkat pelayanan kesehatan primer. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan telaah dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan sistem yang mencakup komponen input, proses, dan output. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan surveilans telah berjalan sesuai dengan pedoman yang berlaku serta didukung oleh ketersediaan sumber daya, sarana prasarana, dan kebijakan, meskipun masih diperlukan optimalisasi dalam distribusi beban kerja. Kegiatan surveilans meliputi pengumpulan data, penyelidikan epidemiologi, analisis menggunakan SKDR, serta pelaporan yang dilakukan secara terstruktur. Upaya peningkatan kapasitas petugas, penyediaan sarana prasarana, dan penguatan partisipasi masyarakat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas surveilans.
References
Apsari, N. C., & Adisasmito, W. (2018). Analisis Implementasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) di Puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1).
Arwanti, D., Sabilu, Y., & Ainurrafiq. (2016). Pelaksanaan surveilans epidemiologi di puskesmas se-Kota Kendari tahun 2016. https://www.neliti.com/publications/183356/pelaksanaan-surveilans-epidemiologi-di-puskesmas-se-kota-kendari-tahun-2016
Budiman, & Larssaty, A. P. (2020). Surveilans epidemiologi program pencegahan dan penanggulangan penyakit ISPA di Puskesmas Cipageran. Jurnal Ilmiah Pannmed (PLT). https://stikesjayc.id/ejournal/index.php/PLT/article/view/36
Centers for Disease Control and Prevention. (2001). Updated guidelines for evaluating public health surveillance systems: Recommendations from the guidelines working group. Morbidity and Mortality Weekly Report (MMWR), 50(RR-13), 1–35.https://www.cdc.gov/mmwr/preview/mmwrhtml/rr5013a1.htm
Damanik, R. Z., Lubis, S. A., Kurniasih, A., & Asy-syifaa. (2024). Karakteristik kejadian campak pada anak di RSUD dr. Fauziah Kabupaten Bireuen tahun 2022 characteristics. STM (Sains dan Teknologi Medik), 7(1), 24–32. https://jurnal.fk.uisu.ac.id/index.php/stm/article/view/493
Ernawati, S., & Aswitha, S. (2025). Strategi meningkatkan surveilans penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Jurnal Perspektif, 8(1), 96–107. https://doi.org/10.24036/perspektif.v8i1.1076
Fadillah, D. R., Putry, F. A., Sitepu, F. F. B., Nazwa, Syahdu, R. K., & Hutomo, R. A. (2026). Implementasi Sistem Surveilans Kesehatan di Puskesmas. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(3), 412–419.
Ferbianti, A. A., Salsabila, N., Lisdinawati, P. D., & Fatimah, S. (2025). Gambaran atribut surveilans campak di wilayah kerja Puskesmas Panglayungan Kota Tasikmalaya tahun 2024. Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan, 4(2), 331–341. https://doi.org/10.55606/klinik.v4i2.4011
Herdiyanti, F., Yunita, J., Yanti, D. N., & Zaman, M. K. (2026). Analisis Pelaporan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Harapan Raya Tahun 2025. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), 137–144.
Insani, L. A., & Prakoso, I. D. (2022). Hubungan antara pemberian imunisasi campak dengan kejadian campak di Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Media Gizi Kesmas, 11(1), 130–136. https://doi.org/10.20473/mgk.v11i1.2022.130-136
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Puskesmas. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Petunjuk teknis monitoring dan evaluasi sistem kewaspadaan dini dan respons (SKDR). https://surveilans.kemkes.go.id/assets/publikasi/juknis-monitoring-evaluasi-skdr.pdf
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2026). Laporan surveilans campak dan rubella Indonesia tahun 2025–2026.
Kementerian Kesehatan RI. (2014). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 45 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Surveilans Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Pedoman Penyelenggaraan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR). Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.
Kotambunan, R., et al. (2024). Kajian difteri, pertusis, tetanus, polio dan campak: epidemiologi, klasifikasi, pencegahan dan penanggulangan. https://www.researchgate.net/publication/398821277
Palembo, B. S., Langi, F. L. F. G., & Nelwan, J. E. (2025). Analisis data surveilans suspek campak di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Mulawarman (JKMM), 7(1), 17–26.
Pertiwi, A. C. (2023). Pengembangan sistem informasi kesehatan surveilans campak rubella di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Selor. Universitas Hasanuddin. https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/29709/
Salastianour, A. L., & Alnur, R. D. (2024). Evaluasi Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) Penyakit Potensial KLB di Puskesmas Kota Tangerang Selatan Tahun 2023. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 4(2).
Sari, D., et al. (2023). Kajian penyakit campak dan pencegahannya. Jurnal Medika Hutama. https://jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/view/398
Wadoe, C. M., Manurung, I. F. E., & Limbu, R. (2023). Gambaran Pelaksanaan Surveilans Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Sabu Raijua. Malahayati Nursing Journal, 5(11), 3856–3868. https://doi.org/10.33024/mnj.v5i11.10088
World Health Organization. (2021). Setting up surveillance systems for measles and rubella. Geneva: WHO Press.
World Health Organization. (2024). Measles global situation and vaccination coverage. https://www.who.int
World Health Organization. (2025). Measles. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/measlesAmiruddin, R. (2019). Surveilans Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Trans Info Media.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










