Budaya Politik Transaksional dan Tantangan Partisipasi Publik Dalam Demokrasi Indonesia Era Digital

Authors

  • Rahsya Auliya Univeritas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Rifki Al Ahsa Univeritas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Royan Zulkarnaen Univeritas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Wasis Amad Dhani Univeritas Islam Negeri Raden Intan Lampung
  • Rudi Santoso Univeritas Islam Negeri Raden Intan Lampung

DOI:

https://doi.org/10.61722/jinu.v3i3.9964

Keywords:

digital democracy; political participation; political transactions; public engagement; voter behavior

Abstract

Abstract. This article examines the persistence of transactional political culture and its implications for public participation in Indonesia’s digital-era democracy. The background of this study lies in the increasing integration of digital technology into political processes, which on one hand expands access to participation, but on the other hand creates new spaces for pragmatic and transactional practices. The objective of this research is to explore how transactional politics adapts within digital environments and how it influences the quality of civic engagement. This study employs a qualitative approach through literature review and descriptive analysis, focusing on recent political phenomena, digital campaigns, and patterns of voter behavior. The findings indicate that transactional politics has not diminished; instead, it has transformed into more subtle and technologically mediated forms, such as digital campaigning incentives, micro-targeted messaging, and online influence operations. While digital platforms potentially encourage broader participation, they also risk reinforcing superficial engagement driven by short-term incentives rather than substantive political awareness. The study also highlights structural challenges, including digital inequality, low political literacy, and the dominance of elite-controlled narratives. The implications suggest that strengthening democratic participation requires not only technological access but also critical awareness, ethical political communication, and institutional commitment to transparency. Without these, digital democracy may reproduce existing inequalities rather than resolve them.

References

Ali, A., Dea Fenica, S., Noviyanti, S., Chan, F., Guru Sekolah Dasar, P., & Keguruan Dan, F. (2024). Peran Ilmu Pengetahuan Sosial Dalam Pendidikan Global The Role Of Social Science In Global Education. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 4(3)(Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research), 1551–1560. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.10676

Dinata, F. R. (2025). Integrasi Metode Kualitatif dan Kuantitatif dalam Penelitian Manajemen Pendidikan Islam. 1(2), 28–32.

Disurya, R., & Sardana, L. (2025). Adaptasi Kerangka Hukum Korporasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekosistem Startup di Indonesia Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang masif dalam mentransformasi secara fundamental berbagai aspek kehidupan , mulai dari pertumbuhan eksponensial , didorong oleh tingginya penetrasi internet yang. 02(02), 134–150.

Heryana, A. (2020). Data dan Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif.

Indriani, D. (2021). Isu pemekaran wilayah sebagai komoditas politik dalam masyarakat to pulo di kabupaten selayar. 1–23.

Iriyani Astuti Arief , Indra Lestari, Y. S. (2023). Kontestasi Wacana Politik Identitas Dalam Ruang Digital Menjelang Pemilihan Gubernur Sulawesi Tenggara. 6(4), 1311–1324.

Isfironi, M., R, A. S., & Luthfy, R. M. (2025). Budaya Politik & Demokrasi ( Meruangkan Budaya Politik Unggul dan Menghidupkan Kembali Demokrasi Lokal ). 04(1), 13–21.

M, R. A. A., & Ridha, M. R. (2025). Makna Simbolik dan Nilai-Nilai Budaya Dalam Ritual Mappacci pada Masyarakat Bugis Makassar. 1, 97–105.

Nuraeni, W., Sangadah, A., & Zaman, M. F. (2025). Islam Politik di Turki : Kebangkitan Partai Keadilan dan Pembangunan ( AKP ). 801–810.

Nurdin. (2023). Kesejahteraan Sosial dalam Perspektif Demokrasi dan Otoritarian: Analisis Perbandingan Inggris dan Singapura. 4, 140–167.

Nurgiansah, T. H. (2021). Pemanfaatan e-learning dalam pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. 2(2), 138–146.

Putra, E. A., Khairiah, A. S., Rahman, A., Taskiyah, E., Aqmar, F. R., & Kamila, S. (2024). Peran Media dalam Meningkatkan Komunikasi Antar Budaya Pemahaman. 4, 1–10.

Putra, S. S. (2025). Dampak Digitalisasi Perbankan terhadap Transparansi dan Perataan Laba di Bank Umum Syariah Indonesia. 5(3), 271–279.

Ridoi, A. (2024). Resolusi Konflik dalam Piagam Madinah: Sebuah Perspektif Manajemen Konflik dalam Membangun Aturan Sosial. Tanzhim: Jurnal Dakwah Terprogram, 2(2), 361–384. https://doi.org/10.55372/tanzhim.v2i2.30

Rohmandar, A. (2025). Identifikasi Praktik Politik Kartel dan Kongkalikong di Indonesia : Analisis Komprehensif Terhadap Fenomena Oligarki Politik Kontemporer. 02(01), 1990–1998.

Rojikun, A., & Hernaningsih, F. (2022). Membangun Kesadaran Moral & Etika Dalam Berinteraksi Di Era Digital Pada Remaja Karang Taruna RW 07 Rempoa Ciputat. 4(1), 19–28.

Sony Eko Adisaputro. (2020). Pengembangan Sumber Daya Manusia Di Era Milenial Membentuk Manusia Bermartabat. J-KIs: Jurnal Komunikasi Islam, 1(1), 1–27. https://doi.org/10.53429/j-kis.v1i1.118

Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.

Supriadi, D., Taufiqrrahman, & Samsuddin. (2025). Inovasi Pembelajaran Pai Di Era Digital : Strategi Menumbuhkan Minat Belajar Gen-Z. Tadbriuna Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4, 319–334. https://jurnal.iuqibogor.ac.id/index.php/tadbiruna/article/view/1506

Zaputra, A. R. R., & Mulyandini, V. C. (2023). Internal Audit Pada Perusahaan Yang Menerapkan Lingkungan Bisnis Digital. Ekonam: Jurnal Ekonomi …, 05(1), 23–34. http://ejournal.uicm.ac.id/index.php/ekonam/article/view/546%0Ahttp://ejournal.uicm.ac.id/index.php/ekonam/article/download/546/310

Downloads

Published

2026-05-09

Issue

Section

Articles