JURNAL ILMIAH NUSANTARA https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu <p><strong>JURNAL ILMIAH NUSANTARA</strong> <strong>( JINU)</strong>, E- ISSN: <strong>3047-7603 (online) P-ISSN: 3047-9673</strong> (Cetak) adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh dosen atau mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Psikologi, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, multimedia, Hukum, . Jurnal ini terbit 1 tahun<br />6 kali <strong>(Januari, Maret, Mei, Juli, September dan November)</strong></p> CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING en-US JURNAL ILMIAH NUSANTARA 3047-9673 Perilaku Kecanduan Judi Online Pada Sebagian Kalangan Mahasiswa https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/8143 <p><em>The rapid development of digital technology has increased students’ access to online gambling, which may lead to addictive behavior. This study aims to explore and describe online gambling addiction among university students and the factors underlying this behavior. A qualitative descriptive approach was employed, with data collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving students who remain actively engaged in online gambling at a university environment in Semarang City. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that online gambling addiction is characterized by a loss of self-control, high intensity of gambling activity, and repeated failure to stop despite awareness of its negative consequences. Initial involvement is influenced by the social environment and early winning experiences, while the continuation of gambling behavior is reinforced by emotional drives and the desire to recover losses. This behavior negatively affects students’ financial, academic, and psychological conditions and has the potential to reduce the quality of students as future human resources.</em></p> Ahmad Nazarudin Ariyanto Ahmad Assrofun Niam Rauly Sijabat Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-05 2026-01-05 3 2 01 08 10.61722/jinu.v3i2.8143 STUDI SEJARAH (HISTORIS) https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/8240 <p>Islam adalah sebuah agama yang mempunyai dimensi yang kompleks. Ia dapat dilihat dan dipahami dari berbagai sudut pandang, fenomena dan juga disiplin ilmu. Kajian tentang ke-Islaman tidak hanya terkait dengan persoalan ketuhanan atau keimanan saja, akan tetapi juga mencakup tentang sejarah kebudayaan Islam. Jika Islam dilihat dari segi normatif, Islam merupakan agama yang dapat berlaku kepada paradigma ilmu pengetahuan anlisis dan kritis. Sedangkan jika dilihat dari segi historis, Islam dapat dikatakan sebagai disiplin ilmu, Karena ia dipraktikkan oleh manusia dan tumbuh serta berkembang dalam kehidupan manusia, sehingga ia bisa disebut sebagai ilmu keIslaman, dimana lingkup bahasan nya juga melihat pada sistem kemasyarakatan dan femnomena kebudayaan. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menjelaskan makna dari historitas studi Islam. Adapun metode penelitian ini dogolongkan dalam jenis penelitian studi Pustaka atau literature baik itu berupa buku, catatan dan jurnal. Jadi historitas atau Sejarah adalah suatu ilmu yang di dalamnya dibahas berbagai peristiwa dengan memperhatikan unsur tempat, waktu, objek, latar belakang, dan pelaku dari peristiwa tersebut. Dengan demikian normatif dan historitas ini sangat berkaitan dan tidak dapat dipisahkan karena normatif berisi tentang masalah ketuhanan sedangkan historis berisi nilai kesejarahan yanga bersumber dari Al-Qur’an dan hadis.</p> Indah Aminah Putri Ismail Marzuki Taufik Kurahman Uswatun Hasanah Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-08 2026-01-08 3 2 09 19 10.61722/jinu.v3i2.8240 ANALISIS INFRASTRUKTUR TEKNOLOGI INFORMASI PADA WEB E-LEARNING UNIVERSITAS AMIKOM PURWOKERTO MENGGUNAKAN METODE SWOT DAN BALANCED SCORECARD https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/8332 <p><em>This study analyzes the information technology infrastructure of the Web E-Learning system at Universitas Amikom Purwokerto using the SWOT and Balanced Scorecard (BSC) methods. Data were collected through interviews with system administrators to evaluate hardware, software, network, data security, and human resources. The SWOT analysis identifies strengths such as stable internal servers, secure backup mechanisms, user-driven feature development, and trained IT staff, while weaknesses include reactive bug handling and irregular system updates. Opportunities arise from institutional digital support and rapid technological growth, whereas threats involve cybersecurity risks and technological shifts. Through the BSC framework, the system demonstrates efficiency, user satisfaction, and strong operational support. The findings highlight that the Web E-Learning infrastructure performs well but requires continuous improvements to remain adaptive to digital advancements.</em></p> <p><em>&nbsp;</em></p> Afrilia Wanti Puspita Ayu Annisa Rahma Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-10 2026-01-10 3 2 20 32 10.61722/jinu.v3i2.8332 Pergeseran dan Pemertahanan Ragam Bahasa Indonesia di Era Digital https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/8290 <p>Era digital telah menciptakan lanskap komunikasi baru yang berdampak signifikan terhadap ragam bahasa Indonesia. Dinamika ini menimbulkan ketegangan antara pergeseran bahasa dan upaya pemertahanannya. Artikel ini menganalisis bentuk-bentuk pergeseran ragam bahasa di ruang digital serta mengidentifikasi faktor pemertahanan ragam baku. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan analisis konten terhadap interaksi berbahasa di platform media sosial dan forum online selama enam bulan. Hasilnya menunjukkan pergeseran signifikan berupa pelonggaran kaidah tata bahasa, ejaan, dan pilihan kosakata baku. Ragam nonformal dan bahasa gaul mendominasi karena faktor kecepatan, gaya personal, dan algoritma media sosial. Namun, pemertahanan ragam baku tetap kuat dalam komunikasi resmi daring, seperti website institusi, e-learning, dan artikel berita online. Ini menunjukkan bahwa konteks dan kesadaran berbahasa adalah kunci pemertahanan. Disimpulkan bahwa era digital menciptakan dualisme: memicu pergeseran ragam di ranah personal sekaligus memperkuat fungsi ragam baku di ranah formal. Pemertahanan bahasa Indonesia bergantung pada penanaman kesadaran untuk menggunakan ragam yang tepat sesuai konteksnya, bukan pada penolakan terhadap perubahan</p> Nur Hakima Akhirani Nasution Ahmad Ardian Siregar Rio Saputra Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-10 2026-01-10 3 2 33 43 10.61722/jinu.v3i2.8290 Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Lambang Identitas Bangsa https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/8291 <p>Bahasa Indonesia memiliki kedudukan strategis sebagai pemersatu bangsa dan lambang identitas nasional. Penelitian ini dilatarbelakangi kekhawatiran akan memudarnya fungsi tersebut, terutama di kalangan generasi muda yang ditandai dengan fenomena alih kode, campur kode, dan melemahnya penggunaan bahasa baku. Tujuannya adalah untuk menganalisis kedudukan dan fungsi Bahasa Indonesia sebagai lambang identitas bangsa serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi penguatan dan pelemahannya di era globalisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan. Data dianalisis secara kualitatif dari berbagai sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedudukan Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan negara memberikannya fungsi yang kuat sebagai simbol kebanggaan dan pemersatu. Namun, fungsi ini menghadapi tantangan serius dari globalisasi, maraknya bahasa gaul, dan rendahnya kesadaran berbahasa baku di ruang publik dan media digital. Disimpulkan bahwa meskipun kedudukannya kuat secara konstitusional, fungsi Bahasa Indonesia sebagai lambang identitas perlu terus diperkuat. Penguatan dapat dilakukan melalui pendidikan karakter dan kebijakan berbahasa yang strategis untuk menjaga ketahanan identitas kebangsaan di tengah derasnya pengaruh budaya asing</p> Nur Hakima Akhirani Abd Rahman Rusydi Hasibuan Khoirunnisa Pasaribu Kurniawan Kurniawan Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-10 2026-01-10 3 2 44 53 10.61722/jinu.v3i2.8291 Analisis Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I Sekolah Dasar di SDN 002 Kuntu https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/8316 <p>Latar belakang penelitian ini didasarkan pada temuan lapangan bahwa sebagian besar siswa masih mengalami kesulitan mengenali huruf, menggabungkan suku kata, dan membaca kata sederhana secara lancar. Penelitian ini dilakukan pada 19 desember 2025, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi dan wawancara. Subjek penelitian terdiri atas 35 siswa kelas I dan satu orang guru kelas. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN 002 Kuntu serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca permulaan siswa masih tergolong rendah, baik dari aspek kognitif maupun psikomotorik. Siswa mampu mengenal sebagian besar huruf tetapi belum lancar dalam membaca kata dan memahami maknanya. Faktor penyebab rendahnya kemampuan membaca antara lain kurangnya pendampingan belajar di rumah, tidak meratanya pengalaman pra-sekolah, serta penggunaan metode pembelajaran yang masih konvensional. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pendekatan pembelajaran membaca yang lebih variatif, kontekstual, dan berbasis fonetik, serta peningkatan kolaborasi antara guru dan orang tua dalam menumbuhkan budaya literasi sejak dini.</p> Maudi Sakina Savina Octavia Dela Pusvita Ahmad Nur Ihsani Dea Mustika Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-10 2026-01-10 3 2 54 64 10.61722/jinu.v3i2.8316 Model Pembelajaran Drilling dan Tasking Pada Penyelesaian Soal Tes Kompetensi Akademik https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/8321 <p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Drilling dan Tasking dalam penyelesaian soal Tes Kompetensi Akademik, serta mengidentifikasi kendala dan upaya guru dalam mengimplementasikan kedua model tersebut. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri Sukoharjo dengan pendekatan kualitatif melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Drilling dan Tasking dilakukan melalui empat langkah utama, yaitu: (1) pemilihan materi pembelajaran yang relevan dan esensial sesuai dengan kompetensi akademik yang diuji; (2) penerapan latihan intensif melalui model drilling untuk memperkuat penguasaan keterampilan dasar siswa; (3) penerapan model tasking melalui pemberian tugas yang menantang dan kontekstual untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah; serta (4) evaluasi dan pemberian umpan balik secara berkelanjutan untuk memperbaiki pemahaman dan kemampuan siswa. Selain itu, penelitian ini menemukan beberapa kendala dalam implementasi model pembelajaran Drilling dan Tasking, meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, keterbatasan sumber daya pembelajaran, kurangnya kesiapan siswa dalam menerima tugas yang menantang, serta adanya resistensi terhadap pendekatan pembelajaran baru dari guru maupun siswa. Adapun upaya yang dilakukan oleh guru untuk mengatasi kendala tersebut adalah dengan menyusun latihan soal berulang melalui model drilling dan memberikan tugas-tugas menantang melalui model tasking secara bertahap dan terstruktur. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Drilling dan Tasking mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal Tes Kompetensi Akademik. Model ini tidak hanya memperkuat penguasaan konsep dasar, tetapi juga mendorong pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi, sehingga layak dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran yang efektif.</em></p> Kuswahyuningsih Kuswahyuningsih Suyadi Suyadi Takbir Rianto Suparmin Suparmin Wiyono Wiyono Sri Suciatun Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-10 2026-01-10 3 2 65 80 10.61722/jinu.v3i2.8321 Persepsi Guru Sekolah Dasar Terhadap Penerapan Pembelajaran Literasi Numerasi Pada Kurikulum Merdeka https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/8423 <p><em>Teacher perception is a key factor influencing curriculum implementation in elementary schools, particularly in the application of numeracy literacy learning in the Independent Curriculum. This study aims to describe elementary school teachers’ perceptions of numeracy literacy and the implementation of the Independent Curriculum in their educational environment. Numeracy literacy is defined as a teacher’s ability to use symbols and numbers to solve practical problems, analyze information presented in form of graphs, tables, or diagrams, and interpret it to make appropriate decisions. The research method used is quantitative descriptive with a Likert-scale-based survey instrument distributed to elementary school teachers in certain areas. The results are expected to provide a comprehensive picture of the level of understanding, attitudes, and challenges faced by teachers in implementing literacy according to the direction of the Independent Curriculum. These findings will form the basis for developing professional teacher training, developing learning modules, and policies that are more responsive to the needs of teachers and students. Thus, this research not only provides academic but also practical contributions in improving the quality of mathematics learning and numeracy literacy in elementary schools.</em></p> Ayu Nurmala Ika Fitriana Sasmita Sari Noriko Vika Prasetyono Selvi Novianti Tia Citra Bayuni Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-14 2026-01-14 3 2 81 91 10.61722/jinu.v3i2.8423 Ramayana Cikarang : Antara Kepercayaan Lokal, Rezeki, Dan Resiliensi Pedagang https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/8409 <p><em>The phenomenon of the strong mental resilience among traders at Ramayana Cikarang reflects a tangible form of psychological endurance and spiritual strength amid a challenging environment. Despite the building’s deteriorating condition, frequent fires, and recurring stories of supernatural disturbances, many traders continue to remain in the same location. Their decision is influenced by economic factors, customer loyalty, and a religious conviction that sustenance (rezeki) is predetermined by Allah SWT. Using the perspective of the psychology of religion, this article explores how religiosity and spiritual beliefs shape the traders’ mental resilience in facing uncertainty and risk. The findings indicate that faith and spiritual meaning serve as primary sources of peace, hope, and courage in confronting difficult situations.</em></p> M. Alpariji Noor Azida Batubara Nur Azizah Zakiah Amaliyah Sabila Rosyadah Zumrotussa’adah Ayu Ardelia Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-14 2026-01-14 3 2 92 96 10.61722/jinu.v3i2.8409 ANALISIS TATA KELOLA DAN RISIKO TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5 DOMAIN EDM03 DAN APO12 https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jinu/article/view/8451 <p><em>This study analyzes the implementation of IT governance and IT risk management at Rumah ITSHOP Purwokerto using the COBIT 5 framework focusing on the EDM03 and APO12 domains. A descriptive qualitative method was applied through interviews, observations, and documentation. The result show that ITSHOP has implemented basic controls such as daily data backups, access restrictions, data encryption, and periodic security audits, however risk management practices are not yet formally documented. The maturity level indicates Level 3 (Established Process) reflecting consistent processes that require further echancement through formal policies, documentation, and measurable risk indicators.</em></p> Risma Fauziah Laura Egidia Maftri Fatun Arum Pujiwinarni Ito Setiawan Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH NUSANTARA https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 2026-01-16 2026-01-16 3 2 97 106 10.61722/jinu.v3i2.8451