BIODIVERSITAS MUSUH ALAMI PADA TANAMAN CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L.) YANG DI BERI MIKROORGANISME LOKAL (MOL)
DOI:
https://doi.org/10.61722/jirs.v3i2.11856Keywords:
Mikroorganisme Lokal, Biodiversitas, Musuh Alami, Cabai Rawit, Daun Gamal, Daun Krinyuh, Daun PepayaAbstract
Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui apakah Mikroorganisme Lokal (MOL) berpengaruh terhadap biodiversitas musuh alami pada tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L). Penelitian ini dilaksanakan pada November 2024–Maret 2025 di Desa Hulawa, Kecamatan Telaga, Kota Gorontalo, serta di Laboratorium Hama Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Negeri Gorontalo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan konsentrasi (kontrol; 20 ml/L; 40 ml/L; 60 ml/L), masing-masing diulang empat kali sehingga menghasilkan 16 petak percobaan berukuran 340×200 cm dengan jarak tanam 60×50 cm dan total 240 tanaman sampel. Variabel pengamatan yang digunakan meliputi jenis-jenis musuh alami, populasi, kelimpahan populasi, dan keanekaragaman musuh alami pada tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ekosistem tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) teridentifikasi delapan spesies arthropoda, yaitu Diplacodes trivialis, Polistes stigma, Coccinella transversalis, Paederus fuscipes, Orthetrum serapia, Machimus sadyates, Orthetrum trinacria, dan Micraspis discolor. Pemberian mikroorganisme lokal (MOL) berpengaruh terhadap peningkatan populasi musuh alami, dengan perlakuan 60 ml/L dibandingkan perlakuan lainnya. Aplikasi Mikroorganisme Lokal (MOL) memengaruhi kelimpahan dan distribusi musuh alami pada agroekosistem cabai, dengan dominansi utama pada Paederus fuscipes. Nilai indeks keanekaragaman musuh alami pada seluruh perlakuan (20,40 dan 60 ml/L) berada pada kategori sedang.
References
Ainun, N. (2022). Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Teknologi Nano (Paten) Terhadap Pertumbuhan Cabai (Capsicum Fretescens L) di UPT Balai Benih Tanaman Holtikultura. HOLAN, 2(2), 81–86.
Aliffah, A. N., Natsir, N. A., Rijal, M., & Saputri, S. (2020). Pengaruh Faktor Lingkungan Terhadap Pola Distribusi Spasial Dan Temporal Musuh Alami Di Lahan Pertanian. Biosel Biology Science and Education, 8(2), 111–121. https://doi.org/10.33477/bs.v8i2.1139
BPS Provinsi Gorontalo. (2022). Produksi Tanaman Sayuran, 2021-2022 [Dataset]. https://www.bps.go.id/id/statistics-table/2/NjEjMg==/produksi-tanaman-sayuran.html
Cortez-Madrigal, H., & Gutiérrez-Cárdenas, O. G. (2023). Enhancing biological control: Conservation of alternative hosts of natural enemies. Egyptian Journal of Biological Pest Control, 33(1), 25. https://doi.org/10.1186/s41938-023-00675-2
Ekamaida, E. (2018). Sistem Intensifikasi Tanaman Padi SRI Melalui Pemanfaatan Mikroorganisme Lokal Dalam Pembuatan Kompos Dapat Meningkatkan Populasi Mikroba Tanah (Studi Kasus Di Desa Sidodadi Kabupaten Deli Serdang). Jurnal Agrium, 10(2), 56. https://doi.org/10.29103/agrium.v10i2.497
Hendrival, H., Hidayat, P., & Nurmansyah, A. (2015). Keanekaragaman dan Kelimpahan Musuh Alami Bemisia tabaci (Gennadius) (Hemiptera: Aleyrodidae) pada Pertanaman Cabai Merah di Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Entomologi Indonesia, 8(2), 96–109. https://doi.org/10.5994/jei.8.2.96-109
Hendrival, H., Nurdin, M. Y., Usnawiyah, U., Hasimi, D., & Amelia, R. (2023). Komposisi Dan Keanekaragaman Hymenoptera Parasitoid Di Agroekosistem Kopi Arabika Gayo. Jurnal Agrium, 20(1), 60–68.
Hidayah, L., & Tri Haryadi, N. (2022). Pengaruh Beberapa Tanaman Berbunga terhadap Keragaman dan Populasi Hama serta Musuh Alami pada Pertanaman Cabai Rawit (Capsicum Frutescens). Jurnal Pertanian Tropik, 8(3), 222–227. https://doi.org/10.32734/jpt.v8i3.8210
Kurniansyah, A., Windriyanti, W., & Rahmadhini, N. (2023). Keanekaragaman Serangga Musuh Alami Pada Pertanaman Sayuran Organik. Agriprima : Journal of Applied Agricultural Sciences, 7(2), 207–216. https://doi.org/10.25047/agriprima.v7i2.613
Lestari, O. A., & Rahardjo, B. T. (2022). Keanekaragaman arthropoda hama dan musuh alami pada lahan padi jajar legowo dan konvensional. Jurnal HPT (Hama Penyakit Tumbuhan), 10(2), 73–84.
Lisdayani, & Wahyuni, H. (2022). Pengelolaan Tanaman Refugia Sebagai Mikrohabitat Musuh ALami pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.). Agrium: Jurnal Ilmu Pertanian, 25(1), 1–6. https://doi.org/https://doi.org/10.30596/agrium.v25i1.7997
Marianah, L. (2020). Serangga Vektor dan Intensitas Penyakit Virus pada Tanaman Cabai Merah. AgriHumanis: Journal of Agriculture and Human Resource Development Studies, 1(2), 127–134. https://doi.org/10.46575/agrihumanis.v1i2.70
Nguyen, H., Lin, K.-H., Nguyen, T., Le, H., Ngo, K., Pham, D., Tran, T., Su, C.-H., & Barrow, C. (2023). Isolation and Cultivation of Penicillium citrinum for Biological Control of Spodoptera litura and Plutella xylostella. Fermentation, 9(5), 438. https://doi.org/10.3390/fermentation9050438
Nisa, A., & Ambarwati, E. (2022). Keragaman Morfologi Bunga dan Buah Dua Puluh Aksesi Cabai (Capsicum sp.). Vegetalika, 11(4), 280. https://doi.org/10.22146/veg.63923
Pratama, K. D., Windriyati, W., & Kusuma, R. M. (2023). Diversitas Arthropoda Herbivora pada Tumbuhan Liar dalam Lingkungan Budidaya Tanaman Tomat. Radikula: Jurnal Ilmu Pertanian, 3(2), 18–28. https://doi.org/https://doi.org/10.70609/radikula.v3i2.5574
Putra, I. N. W., Susila, I. W., & Bagus, I. G. N. (2019). Kelimpahan spesies lalat buah (Diptera: Tephritidae) dan parasitoidnya yang berasosiasi pada tanaman belimbing (Averrhoa Carambola L.) di Kabupaten Gianyar. Agrotrop, 9(1), 1–12.
Raihandito, J., & Gazali, A. (2025). Identifikasi Keragaman Serangga Hama pada Fase Generatif Tanaman Cabai Hiyung (Capsicum frutescens L.) dengan Aplikasi Poc Plus. Piper, 21(2), 165–177. https://doi.org/https://doi.org/10.51826/piper.v21i2.1704
Ramadhona, R., Djamilah, D., & Mukhtasar, M. (2018). Efektivitas Ekstrak Daun Pepaya dalam Pengendalian Kutu Daun pada Fase Vegetatif Tanaman Terung. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, 20(1), 1–6. https://doi.org/10.31186/jipi.20.1.1-6
Sanjaya, Y., & Dibiyantoro, A. L. H. (2012). Keragaman Serangga Pada Tanaman Cabai (Capsicum annuum) Yang Diberi Pestisida Sintetis Versus Biopestisida Racun Laba-Laba (Nephila sp.). Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika, 12(2), 192–199. https://doi.org/10.23960/j.hptt.212192-199
Sofian, M., Hery Haryanto, & M. Taufik Fauzi. (2023). Keragaman Serangga Hama dan Musuh Alami pada Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Kecamatan Labuhan Haji Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 2(3), 349–361. https://doi.org/10.29303/jima.v2i3.3564
Sukoyo, P. (2024). Inventarisasi Keberadaan Musuh Alami Di Pertanaman Cabai Katokkon= Inventory of Natural Enemies in The Katokkon Chili Plant [Skripsi, Universitas Hasanuddin]. http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/29497
Sun, W., Shahrajabian, M. H., & Guan, L. (2025). The Biocontrol and Growth-Promoting Potential of Penicillium spp. And Trichoderma spp. In Sustainable Agriculture. Plants, 14(13), 2007. https://doi.org/10.3390/plants14132007
Toghueo, R. M. K., & Boyom, F. F. (2020). Endophytic Penicillium species and their agricultural, biotechnological, and pharmaceutical applications. 3 Biotech, 10(3), 107. https://doi.org/10.1007/s13205-020-2081-1
Trianto, M., Marisa, F., & Kisman, M. D. (2020). Diversity, Abundance, and Distribution Patterns of Natural Enemy Insects on Chili (Capsicum annum L.) in Bincau Village, Banjar Regency, South Kalimantan. Biota, 13(2), 114–127. https://doi.org/10.20414/jb.v13i2.304
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










