CAFELA PIE: Inovasi Pai Fungsional Berbasis Selai Sawit Merah dan Tepung Kulit Kopi (Cascara) melalui Pemanfaatan Limbah Pertanian untuk Diversifikasi Pangan Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.61722/jirs.v3i2.11915Keywords:
kulit kopi (coffee cascara), pangan fungsional, selai sawit merah, diversifikasi pangan, antioksidanAbstract
Indonesia merupakan salah satu produsen kelapa sawit dan kopi terbesar di dunia, namun pemanfaatan minyak sawit merah dan kulit kopi (cascara) sebagai bahan pangan fungsional masih terbatas. Meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pangan sehat serta upaya pemanfaatan limbah pertanian mendorong pengembangan inovasi pai berbasis sumber daya lokal. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi CAFELA PIE, yaitu pai fungsional berbahan dasar selai sawit merah dan tepung kulit kopi, sebagai produk pangan bernilai tambah dan bergizi tinggi. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi pustaka melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa selai sawit merah kaya akan β-karoten dan vitamin E, sedangkan tepung kulit kopi mengandung serat pangan dan senyawa fenolik yang berperan sebagai antioksidan. Kombinasi kedua bahan tersebut berpotensi menghasilkan pangan fungsional yang mendukung diversifikasi pangan, pemanfaatan limbah pertanian, dan peningkatan nilai tambah komoditas lokal. Penelitian lanjutan secara eksperimental diperlukan untuk menguji mutu, daya simpan, karakteristik fisikokimia, dan tingkat penerimaan konsumen terhadap produk
References
Fitriani, D. M., & Setyawan, E. I. (2022). Potensi serum liposom ekstrak biji kopi Arabika (Coffea arabica L.) sebagai antioksidan. Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi, 1(1), 450–460.
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia. (2020). Refleksi industri kelapa sawit 2019 dan prospek 2020.
Heeger, A., Kosińska-Cagnazzo, A., Cantergiani, E., & Andlauer, W. (2017). Bioactive compounds of coffee cherry pulp and its utilisation for production of cascara beverage. Food Chemistry, 221, 969–975.
Khoerunisa, T. K. (2020). Review: Pengembangan produk pangan fungsional di Indonesia berbasis bahan pangan lokal unggulan. Indonesian Journal of Agricultural and Food Research, 2(1), 49–59. https://journal.uniga.ac.id/index.php/IJAFOR/article/view/1149
Lestari, W., Hasballah, K., Listiawan, M. Y., & Sofia, S. (2022). Coffee by-products as the source of antioxidants: A systematic review. F1000Research, 11, 220.
Mulyawanti, I., Suryana, E. A., Winarti, C. H., & Munarso, S. J. (2023).Model pengembangan agroindustri sorgum mendukung diversifikasi pangan: Studi kasus di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Analisis Kebijakan Pertanian, 21(2), 187–198.
Novitasari, A. T. (2022). Kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi era digitalisasi melalui peran pemerintah. Journal of Applied Business and Economics (JABE), 9(2), 184–204.
Syarbiah, S., & Hasniati. (2023). Praktek pembuatan kue kaktus sebagai salah satu diversifikasi komoditas ubi jalar kuning pada ibu-ibu rumah tangga RT 01 Kelurahan Wawonggole Kabupaten Konawe. BERSAMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(1), 49–54.
Yuliasari, S., Fardiaz, D., Andarwulan, N., & Yuliani, S. (2014). Karakteristik nanoemulsi minyak sawit merah yang diperkaya beta karoten. Jurnal Littri, 20(3), 111–121.
Zainal, Z., Ong, A., Yuen, M. C., Chang, S. K., Abdul-Rahim, A., & Khaza'ai, H. (2020). Acute and subchronic oral toxicity of oil palm (Elaeis guineensis) fruit pulp in Sprague–Dawley rats. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(10), Article 3404.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










