Analisis Penetapan Kadar Asam Salisilat melalui Metode Titrasi Asam-Basa (Alkalimetri)

Authors

  • Rifani Hutami Supardi Universitas Muhammadiyah Manado
  • Sekar Ayu Pratiwi Universitas Muhammadiyah Manado
  • Salwa Arini Gani Universitas Muhammadiyah Manado
  • Bunga Djumaati Universitas Muhammadiyah Manado
  • Naysila Ayriza Neu Universitas Muhammadiyah Manado
  • Siti Magfira Yusup Universitas Muhammadiyah Manado
  • Wulan Dwi Makaminan Universitas Muhammadiyah Manado

DOI:

https://doi.org/10.61722/jirs.v3i2.12104

Keywords:

alkalimetri, asam salisilat, natrium hidroksida, penetapan kadar, titrasi asam-basa

Abstract

Pengendalian mutu sediaan farmasi memerlukan penetapan kadar zat aktif untuk memastikan keamanan, khasiat, dan mutu produk sesuai standar yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penetapan kadar asam salisilat dalam sampel bedak menggunakan metode titrasi asam-basa (alkalimetri). Metode yang digunakan meliputi pembuatan dan pembakuan larutan natrium hidroksida (NaOH) menggunakan kalium biftalat (KHP) sebagai baku primer, kemudian dilakukan titrasi terhadap sampel yang telah dilarutkan dalam etanol ternetralkan dengan indikator fenolftalein. Titik akhir titrasi ditandai dengan perubahan warna larutan menjadi merah muda yang stabil. Hasil analisis menunjukkan bahwa volume NaOH yang diperlukan untuk mencapai titik akhir titrasi sebesar 23,7 mL. Berdasarkan perhitungan dengan normalitas NaOH hasil pembakuan, kadar asam salisilat dalam sampel dapat ditentukan dan selanjutnya dibandingkan dengan kadar teoritis maupun persyaratan farmakope untuk menilai mutu sediaan. Metode alkalimetri terbukti sederhana, ekonomis, dan mampu memberikan hasil yang baik apabila pembakuan larutan, penentuan titik akhir titrasi, serta pembacaan volume titran dilakukan secara cermat. Ketelitian analis, kondisi larutan baku, dan penggunaan indikator yang tepat menjadi faktor penting yang memengaruhi akurasi hasil analisis. Oleh karena itu, metode alkalimetri masih relevan digunakan sebagai salah satu metode analisis kuantitatif dalam pengendalian mutu sediaan farmasi yang mengandung asam salisilat.

References

Bali, S., & Fernenda, L. (2024). Penetapan Kadar Asam Salisilat Pada Cream Anti Jerawat yang Dijual Secara Online Shop dan di Apotek Menggunakan Metode Spektrofotometri UV-Vis dan Alkalimetri. JIKA (Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab), 2(1), 27–33.

Harvey, D. (2020). Analytical Chemistry 2.1. LibreTexts Publishing.

Hipi, D., Daud, E. P., & Soga, G. D. (2021). Identification of Alkalimetric Levels Using Acid-Base Reaction Principles. Journal of Health, Technology and Science, 2(4), 12–21.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Farmakope Indonesia Edisi VI. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Ningsih, D., dkk. (2022). Validasi metode alkalimetri untuk penetapan kadar asam salisilat dalam sediaan farmasi. Jurnal Ilmiah Farmasi Indonesia.

Rahmawati, N., dkk. (2021). Analisis kadar asam salisilat pada sediaan farmasi menggunakan metode titrimetri. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis.

Reddy, A. R., Reddy, B. U., & Mahalaxmi, A. S. (2024). A Review on Non Aqueous Titrations Used in Assay of Various Drugs. International Journal of Pharmaceutical Analysis and Research, 13(2), 146–153.

Skoog, D. A., West, D. M., Holler, F. J., & Crouch, S. R. (2021). Fundamentals of Analytical Chemistry (10th ed.). Boston: Cengage Learning

Downloads

Published

2026-07-23

Issue

Section

Articles