ANALISIS KEEFFEKTIVITASAN MESIN INJECTION MOULDING MENGGUNAKAN METODE OVERAL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN SIX BIG LOSESS UNTUK MENINGKAKAN UTILISASI PRODUKSI DI PT NIDEC INSTRUMENTS INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.61722/jirs.v3i1.8755Keywords:
Six Big Losess,OEE,Utilisasi mesinAbstract
Industri manufaktur menuntut efektivitas mesin yang tinggi untuk mencapai target produksi, menjaga kualitas produk, dan meningkatkan efisiensi operasional. Mesin injection moulding memiliki peran strategis dalam produksi komponen plastik, sehingga setiap penurunan kinerja mesin akan berdampak langsung pada produktivitas dan biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas mesin injection moulding di PT Nidec Instruments Indonesia menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan analisis Six Big Losses untuk mengidentifikasi faktor kerugian dominan yang mempengaruhi utilisasi mesin. Data penelitian dikumpulkan selama periode pengamatan empat minggu yang meliputi waktu produksi terencana, downtime, jumlah output produksi, produk cacat, dan waktu siklus ideal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai OEE berada pada rentang 49,32% hingga 55,39%, yang masih jauh di bawah standar kelas dunia sebesar 85%. Kerugian terbesar disebabkan oleh reduced speed losses dan breakdown losses. Rekomendasi perbaikan meliputi penerapan Total Productive Maintenance (TPM), optimasi parameter mesin, penjadwalan preventive maintenance, serta peningkatan kompetensi operator. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi perusahaan manufaktur dalam meningkatkan kinerja mesin dan efisiensi proses produksi.
References
Anshori. (2020). Analisis perhitungan efektivitas mesin menggunakan metode OEE dan Six Big Losses. Jurnal Teknik Mesin.
Bamber, C. J., Sharp, J. M., & Hides, M. T. (1999). Factors affecting successful implementation of TPM. Journal of Quality in Maintenance Engineering, 5(3), 162–181.
Dal, B., Tugwell, P., & Greatbanks, R. (2000). Overall equipment effectiveness as a measure of operational improvement. International Journal of Operations & Production Management, 20(12), 1488–1502.
Hansen, R. C. (2001). Overall Equipment Effectiveness: A Powerful Production/Maintenance Tool for Increased Profits. New York, NY: Industrial Press.
Lucantoni, A., et al. (2025). A data-driven framework for supporting the total productive maintenance strategy. Journal of Manufacturing Systems.
Mouhib, A., et al. (2025). Smart maintenance systems and TPM integration. International Journal of Production Research.
Nakajima, S. (1988). Introduction to Total Productive Maintenance. Cambridge, MA: Productivity Press.
Saputra, I., et al. (2024). Analisis OEE dan Six Big Losses pada mesin industri semen. Jurnal Teknik Industri.
Tawaqqal, M., et al. (2025). Analysis of Six Big Losses on injection molding machines. International Journal of Industrial Engineering.
Wijaya, R., & Sukania, I. W. (2023). Analisis TPM dengan metode OEE dan Six Big Losses. Jurnal Teknik Industri.
Tsarouhas, P. (2019). Improving operation of manufacturing equipment through OEE. International Journal of Production Research, 57(1), 1–15.
ISO. (2014). ISO 22400: Key performance indicators for manufacturing operations management. Geneva: International Organization for Standardization.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









