Gangguan Berbahasa dan Implikasinya Terhadap Proses Kognitif Studi Psikolinguistik
DOI:
https://doi.org/10.61722/jirs.v3i1.8864Keywords:
gangguan berbahasa, proses kognitif, psikolinguistik, bahasa dan kognisiAbstract
Bahasa merupakan kemampuan fundamental manusia yang berperan penting dalam proses berpikir, komunikasi, dan pengolahan informasi. Dalam perspektif kognitif, bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana utama dalam membangun, menyimpan, dan mengorganisasi konsep mental. Gangguan berbahasa menjadi persoalan penting karena tidak hanya memengaruhi aspek linguistik, tetapi juga berdampak langsung terhadap proses kognitif individu. Individu dengan gangguan berbahasa sering mengalami hambatan dalam memahami, memproduksi, dan menggunakan bahasa secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi kemampuan berpikir, belajar, serta berinteraksi sosial. Oleh karena itu, kajian gangguan berbahasa perlu dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan keterkaitannya dengan proses kognitif melalui pendekatan psikolinguistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jenis-jenis gangguan berbahasa, faktor penyebabnya, serta implikasi gangguan berbahasa terhadap proses kognitif manusia dalam perspektif psikolinguistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber literatur berupa buku teks, jurnal ilmiah nasional dan internasional, serta artikel penelitian yang relevan dengan topik gangguan berbahasa dan proses kognitif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran literatur secara sistematis, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan mengidentifikasi tema, pola, dan keterkaitan antara bahasa dan kognisi berdasarkan kerangka psikolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan berbahasa meliputi gangguan reseptif, ekspresif, fonologis, sintaksis, semantik, dan pragmatik yang masing-masing memiliki implikasi berbeda terhadap proses kognitif. Gangguan berbahasa terbukti berhubungan erat dengan keterbatasan memori kerja, perhatian, pemrosesan informasi, serta fungsi eksekutif. Temuan ini menegaskan bahwa bahasa dan kognisi merupakan sistem yang saling terintegrasi, sehingga gangguan berbahasa berdampak luas terhadap aktivitas berpikir, pembelajaran, dan interaksi sosial individu.
References
Damayanti, A., Widiyarti, T., Tu Zahro, H., Aulia, R., & Uswatun Nisa, H. (2025). Gangguan berbahasa pada anak dan implikasinya dalam psikolinguistik: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 1674–1683. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1799
Chynta, N. A., Naila, E., & Tisnasari, S. (2025). Gangguan berbahasa cadel pada studi kasus Whulandary Herman Puteri Indonesia 2023: Kajian psikolinguistik. Jurnal Basataka (JBT), 8(1), 536–544. https://doi.org/10.36277/basataka.v8i1.730
Khairina, D., Nasution, S. Y., & Daulay, M. A. J. (2020). Analisis gangguan bahasa pada anak melalui kajian psikolinguistik. Jurnal Sastra Indonesia (SASINDO), 9(2). https://doi.org/10.24114/sasindo.v9i2.21068
Lestari, A. A., Ifada, Z. A., & Ardiyanto, R. (2023). Gangguan berbahasa pada anak usia lima tahun (kajian psikolinguistik). Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 125–132. https://doi.org/10.22236/imajeri.v5i2.10460
Lestari, P. S., & Setiawan, H. (2022). Gangguan mekanisme berbicara pada anak usia 4 tahun: Kajian psikolinguistik. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 9609–9614. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i2.3945
Najiah, L. (2021). Pengaruh gangguan berbahasa terhadap tingkat kecerdasan rendah pada seorang remaja 17 tahun. Caraka: Jurnal Ilmu Kebahasaan, Kesastraan, dan Pembelajarannya, 8(1), 90–106. (Download tersedia)
Kusriyah, M., Julianita, J., Yuyun, Y., & Fatmawati, F. (2023). Kajian psikolinguistik: Gangguan berbahasa pada anak autisme. Sajak: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan, 2(2), 206–211. https://doi.org/10.25299/s.v2i2.11783
Rohmansyah, A., Rifâ’i Nanda Purnama, A., Gadink, M., & Fatmawati, F. (2023). Gangguan berbicara dan berbahasa berdasarkan perspektif kajian psikolinguistik. Sajak: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Sastra, Bahasa, dan Pendidikan, 2(2), 35–39. https://doi.org/10.25299/s.v2i2.11823
Rosidah, M. A., & Febriani, I. (2024). Gangguan fonologi pada anak tunarungu di SLB AB Kemala Bhayangkari 2 Gresik. Artikulasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Sitompul, M. S. (2025). Analisis gangguan berbahasa pada anak di Kecamatan Pahae Julu. Jurnal Konfiks, 6(1), 2224. https://doi.org/10.26618/konfiks.v6i1.2224
Siregar, F. H., & Damanik, B. A. R. (2025). Language development in preschool (5–7 years) children with dyslexia: A psycholinguistic study. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 12(2), 81–90. https://doi.org/10.9644/sindoro.v12i2.10502
Puteri, R. P. A., & Aulia, R. (2025). Analisis gangguan berbahasa keterlambatan berbicara (speech delay) pada anak berusia 6 tahun. Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter, 2(1), 579. https://doi.org/10.51903/pendekar.v2i1.579
Irchamna, A. M., Arisanti, R. M., Azizah, L., & Mintowati, M. (2024). Analisis speech delay pada gangguan berbahasa anak selebriti Indonesia dalam tinjauan kajian psikolinguistik. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 2(4), 181–193. https://doi.org/10.61132/morfologi.v2i4.699
Sari, V. M. (2025). Kajian psikolinguistik terhadap gangguan mekanisme berbicara pada anak usia 7 tahun. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 4097. https://doi.org/10.31004/jptam.v6i2.4097
Rosidah, M. A., & Febriani, I. (2024). Gangguan fonologi pada anak tunarungu di SLB AB Kemala Bhayangkari 2 Gresik. Artikulasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









