https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jirs/issue/feed JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT 2026-06-06T04:11:16+00:00 Muhamad Sidik office@kampusakademik.co.id Open Journal Systems <p><span style="color: rgba(0, 0, 0, 0.87); font-family: 'Noto Serif', -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; white-space: normal; background-color: #ffffff; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; display: inline !important; float: none;">Jurnal Ilmiah Research Student <strong>( JIRS)</strong> , ISSN: (cetak), ISSN: (online) adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah .Jurnal Ilmiah Research Student <strong>( JIRS)</strong></span><strong style="box-sizing: border-box; font-weight: bolder; color: rgba(0, 0, 0, 0.87); font-family: 'Noto Serif', -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; white-space: normal; background-color: #ffffff; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"> </strong><span style="color: rgba(0, 0, 0, 0.87); font-family: 'Noto Serif', -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; white-space: normal; background-color: #ffffff; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; display: inline !important; float: none;">merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh dosen atau mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Hukum. </span></p> https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jirs/article/view/10287 DINAMIKA PSIKOLOGI PERILAKU JUDOL PADA REMAJA : SEBAGAI BENTUK PATOLOGI SOSIAL 2026-05-23T13:21:58+00:00 Afnaldy Naufal Riansyah afnaldyriansyah@gmail.com Nor Fatmah nor.fatmah@uin-palangkaraya.ac.id <p>Maraknya fenomena judi online (judol) di era digital telah bertransformasi menjadi bentuk patologi sosial nyata yang sangat mengkhawatirkan di Indonesia, terutama karena menyasar kelompok remaja yang berada dalam fase transisi psikologi rentan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan memahami secara mendalam esensi dari fenomena psikologis, dampak, serta perilaku menyimpang remaja pelaku judi online sebagai bentuk penyakit masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, di mana pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif serta wawancara semi terstruktur bersama seorang informan mahasiswa berusia 20 tahun di kota palangka raya. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterlibatan informan dalam judi online di picu oleh pengaruh lingkungan, rasa penasaran, serta distorsi kognitif mengenai skema modal taruhan. Perilaku adiktif ini mendorong tindakan anomie berupa inovasi menyimpang seperti berbohong, mencuri uang orang tua, berhutang, hingga menjual asset pribadi demi modal taruhan dan menutupi utang. Secara psikologis, aktivitas judol ini mengakibatkan stress kronis, kecemasan, penurunan fungsi eksekutif otak, rusaknya ritme sirkadian akibat begadang, serta degradasi akademik drastis. Secara sosial, judol memicu isolasi diri, keretakan hubungan pertemanan karena hilangnya rasa percaya (<em>trust issue</em>), serta penurunan solidaritas sosial di masyarakat.</p> 2026-05-24T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jirs/article/view/10438 Studi Model Lantai Basement dengan Menggunakan Tiang Pancang Mini Pile Guna Menggurangi Penurunan Studi Kasus Hotel Grand Jamboo Kabupaten Jember 2026-05-31T08:51:05+00:00 Ahmad Satriyo Sindu Pamungkas ahmadsatriyo346@gmail.com Pujo Priyono pujopriyono@unmuhjember.ac.id Arief Alihudien ariefalihudien@unmuhjember.ac.id <p>Pembangunan basement pada gedung bertingkat di wilayah dengan kondisi tanah lunak memerlukan sistem pondasi yang mampu meningkatkan daya dukung tanah sekaligus mengurangi risiko penurunan (settlement). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model lantai basement dengan penggunaan tiang pancang mini pile pada proyek Hotel Grand Jamboo Kabupaten Jember sebagai upaya meminimalkan penurunan tanah dan meningkatkan kestabilan struktur. Metode penelitian dilakukan melalui analisis data investigasi tanah berupa uji Standard Penetration Test (SPT), data perencanaan bangunan, serta pemodelan struktur menggunakan program SAP2000. Analisis meliputi perhitungan gaya uplift, pembebanan struktur, koefisien subgrade reaction, kapasitas daya dukung tiang berdasarkan metode Meyerhof, penulangan pelat basement, serta evaluasi settlement dan differential settlement. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai reaksi struktur maksimum sebesar 48,869 kN masih lebih kecil dibandingkan daya dukung izin tiang sebesar 121,239 kN, sehingga sistem pondasi dinyatakan aman. Analisis penurunan menunjukkan settlement maksimum sebesar 1 cm, masih berada di bawah batas izin Bowles sebesar 7,5 cm, sedangkan nilai differential settlement sebesar 0,002 juga memenuhi syarat keamanan. Dengan demikian, penggunaan tiang pancang mini pile pada lantai basement terbukti efektif dalam meningkatkan stabilitas struktur dan mengurangi potensi penurunan pada tanah lunak</p> 2026-06-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jirs/article/view/10481 Sosiologi Lembaga Pendidikan: Negosiasi Identitas Siswa dari Keluarga Prasejahtera dalam Mencapai Mobilitas Sosial 2026-06-01T14:35:42+00:00 Muh. Hanif Muh.hanif@uinsaizu.ac.id Lu’lu Abyadah 254110407065@mhs.uinsaizu.ac.id <p><em>This article is designed to examine the negotiation of identity among students from pre-prosperous families in achieving educational mobility at Madrasah Aliyah through the perspective of the sociology of educational institutions. The main focus is directed at the claim that students from pre-prosperous families negotiate their social identity through academic achievement, discipline, and support networks in order to achieve educational mobility. The field research was conducted at MAN 2 Banyumas, which empirically demonstrates social practices related to this issue. Primary data were collected through observation of academic achievement as a strategy to gain social recognition, interviews with guidance and counseling teachers and pre-prosperous students, as well as documentation of institutional policies and programs. The three dimensions of evidence examined are: (1) academic achievement as a strategy for students to obtain social recognition, (2) teacher support and scholarships that sustain educational continuity, and (3) students' social resilience in facing family economic constraints. Using a qualitative case study approach, this article demonstrates how social relations, institutional norms, educational authority, as well as students' and teachers' experiences shape everyday educational practices. The contribution of this article does not stop at case description, but also builds a theoretical argument about how educational institutions function as social arenas that produce trust, identity, discipline, solidarity, and social change. The research findings are expected to enrich discussions on the sociology of Islamic education in Indonesia and offer recommendations for strengthening the governance of educational institutions based on field data.</em></p> 2026-06-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jirs/article/view/10626 Analysis of Technical Competency Degradation Risks in Developers Due to AI Code Assistant Usage: A Systematic Literature Review 2026-06-06T04:11:16+00:00 Dandy Trisniprya Mardiecka dandy.trisniprya24@mhs.uinjkt.ac.id Evy Nurmiati evy.nurmiati@uinjkt.ac.id <p>Adopsi luas <em>AI code assistant</em> seperti GitHub Copilot, ChatGPT, dan Amazon CodeWhisperer telah mentransformasi alur kerja pengembangan perangkat lunak secara signifikan. Meskipun alat-alat ini menawarkan peningkatan produktivitas yang terdokumentasi, termasuk penyelesaian tugas hingga 55% lebih cepat, penggunaannya yang tidak kritis menimbulkan risiko serius terhadap kompetensi teknis <em>developer</em> yang masih kurang dikaji dalam literatur. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko degradasi kompetensi teknis <em>developer</em> akibat penggunaan <em>AI code assistant</em> melalui tinjauan kepustakaan sistematis. Literatur dikumpulkan dari ScienceDirect, Scopus, dan Google Scholar dalam rentang 2020–2026, diseleksi menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan, dan dianalisis secara tematik. Temuan mengidentifikasi empat bentuk utama degradasi kompetensi: (1) <em>deskilling</em>, yaitu erosi kemampuan teknis fundamental akibat delegasi kognitif berulang kepada AI; (2) <em>cognitive passivity</em>, kondisi <em>developer</em> berhenti melakukan penalaran algoritmik aktif terutama dalam mode eksplorasi; (3) <em>silent unlearning</em>, hilangnya kompetensi secara diam-diam terutama pada <em>developer</em> berpengalaman; dan (4) <em>misleading sense of competence</em>, ilusi kompetensi akibat keberhasilan menghasilkan kode dengan bantuan AI. Risiko ini dipengaruhi oleh lima faktor: tingkat pengalaman <em>developer</em>, mode penggunaan AI, skala dan kompleksitas proyek, praktik verifikasi <em>output</em>, serta ketersediaan pelatihan formal. Temuan juga menunjukkan bahwa degradasi kompetensi bukan sekadar masalah teknis, melainkan berimplikasi pada pelanggaran standar etika profesi yang ditetapkan ACM dan IEEE. Penelitian ini menyimpulkan bahwa <em>AI code assistant</em> harus diadopsi secara kritis dan reflektif demi menjaga kompetensi teknis dan tanggung jawab profesional.</p> 2026-06-06T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jirs/article/view/10561 Dinamika Pemerolehan dan Pembelajaran Bahasa dalam Perspektif Pendidikan Berkelanjutan 2026-06-03T14:17:29+00:00 Sal Sabilla Ulayya Zahro salsabillazahro5@gmail.com Zalzabila Wulandari zalzabilawulandari0306@gmail.com Lyra Rahma Wiratanayah Yusuf lyraraaku@gmail.com M Yunus Abu Bakar elyunusy@uinsa.ac.id <p><em>This article reviews the dynamics of language acquisition and teaching from the perspective of continuing education. This study aims to analyze the differences in characteristics between children's language acquisition and adult language learning and their relationship to the development of lifelong education. The method used is qualitative research with a literature study approach through various relevant source analyses. The results of the study show that language acquisition occurs naturally, intuitively, and unconsciously, while language learning is formal, organized, and conscious. Age, motivation, environment, social interaction, and teaching methods influence the success of these processes. In the perspective of continuing education, language teaching must be structured in a contextual, communicative, and adaptive manner in order to develop students' linguistic competence, literacy, and character continuously throughout their lives. </em></p> 2026-06-11T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT