JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT
https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jirs
<p><span style="color: rgba(0, 0, 0, 0.87); font-family: 'Noto Serif', -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; white-space: normal; background-color: #ffffff; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; display: inline !important; float: none;">Jurnal Ilmiah Research Student <strong>( JIRS)</strong> , ISSN: (cetak), ISSN: (online) adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah .Jurnal Ilmiah Research Student <strong>( JIRS)</strong></span><strong style="box-sizing: border-box; font-weight: bolder; color: rgba(0, 0, 0, 0.87); font-family: 'Noto Serif', -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; white-space: normal; background-color: #ffffff; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial;"> </strong><span style="color: rgba(0, 0, 0, 0.87); font-family: 'Noto Serif', -apple-system, BlinkMacSystemFont, 'Segoe UI', Roboto, Oxygen-Sans, Ubuntu, Cantarell, 'Helvetica Neue', sans-serif; font-size: 14px; font-style: normal; font-variant-ligatures: normal; font-variant-caps: normal; font-weight: 400; letter-spacing: normal; orphans: 2; text-align: start; text-indent: 0px; text-transform: none; widows: 2; word-spacing: 0px; -webkit-text-stroke-width: 0px; white-space: normal; background-color: #ffffff; text-decoration-thickness: initial; text-decoration-style: initial; text-decoration-color: initial; display: inline !important; float: none;">merupakan platform publikasi jurnal Karya suatu hasil penelitian orisinil atau tinjauan Pustaka yang ditulis oleh dosen atau mahasiswa. Ruang lingkup karya yang diterbitkan mencakup Multidisiplin diantaranya yaitu: Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Hukum. </span></p>KAMPUS AKADEMIK PUBLISINGen-USJURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT3025-5708DINAMIKA PSIKOLOGI PERILAKU JUDOL PADA REMAJA : SEBAGAI BENTUK PATOLOGI SOSIAL
https://ejurnal.kampusakademik.co.id/index.php/jirs/article/view/10287
<p>Maraknya fenomena judi online (judol) di era digital telah bertransformasi menjadi bentuk patologi sosial nyata yang sangat mengkhawatirkan di Indonesia, terutama karena menyasar kelompok remaja yang berada dalam fase transisi psikologi rentan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan memahami secara mendalam esensi dari fenomena psikologis, dampak, serta perilaku menyimpang remaja pelaku judi online sebagai bentuk penyakit masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi, di mana pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif serta wawancara semi terstruktur bersama seorang informan mahasiswa berusia 20 tahun di kota palangka raya. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterlibatan informan dalam judi online di picu oleh pengaruh lingkungan, rasa penasaran, serta distorsi kognitif mengenai skema modal taruhan. Perilaku adiktif ini mendorong tindakan anomie berupa inovasi menyimpang seperti berbohong, mencuri uang orang tua, berhutang, hingga menjual asset pribadi demi modal taruhan dan menutupi utang. Secara psikologis, aktivitas judol ini mengakibatkan stress kronis, kecemasan, penurunan fungsi eksekutif otak, rusaknya ritme sirkadian akibat begadang, serta degradasi akademik drastis. Secara sosial, judol memicu isolasi diri, keretakan hubungan pertemanan karena hilangnya rasa percaya (<em>trust issue</em>), serta penurunan solidaritas sosial di masyarakat.</p>Afnaldy Naufal RiansyahNor Fatmah
Copyright (c) 2026 JURNAL ILMIAH RESEARCH STUDENT
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-05-242026-05-2432011110.61722/jirs.v3i1.10287