BKI Bagi Gepeng Dalam Membangun Self Determination

Authors

  • Muhammad Rizqi Universitas Islam Negeri Palangka Raya
  • Nor Fatmah Universitas Islam Negeri Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.61722/jmia.v3i3.10285

Keywords:

Gepeng, Self Determination, Bimbingan Konseling Islam, Motivasi Hidup, Kemandirian

Abstract

Gepeng merupakan salah satu bentuk masalah sosial yang masih sering ditemukan di lingkungan masyarakat. Permasalahan tersebut dipengaruhi oleh faktor ekonomi, rendahnya tingkat pendidikan, keterbatasan keterampilan kerja, serta rendahnya motivasi hidup sehingga menyebabkan gepeng mengalami kesulitan dalam menentukan arah hidup dan membangun kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi self determination pada gepeng serta memahami peran Bimbingan Konseling Islam dalam membantu membangun motivasi hidup dan kemandirian gepeng. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara terhadap dua subjek penelitian yang merupakan gepeng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua subjek mengalami kesulitan ekonomi, rendahnya rasa percaya diri, serta motivasi hidup yang rendah sehingga memengaruhi kemampuan dalam menentukan tujuan hidup dan mengambil keputusan secara mandiri. Selain itu, lingkungan sosial dan kehidupan jalanan yang dijalani dalam waktu lama membuat kedua subjek sulit meninggalkan kebiasaan hidup di jalanan. Pendekatan persuasif dan pembinaan keagamaan membantu kedua subjek lebih terbuka dalam menerima motivasi, meningkatkan kesadaran diri, serta membangun semangat untuk memperbaiki kualitas hidupnya. Dengan demikian, Bimbingan Konseling Islam memiliki peran penting dalam membantu membangun self determination pada gepeng agar mampu menjalani kehidupan yang lebih mandiri.

References

Arista, A. J., & Rahmah, S. (2025). Evaluation of the Effectiveness of the Homeless and Beggars (GEPENG) Development Program at the Pekanbaru City Social Service.

Astari, A. (2023). Faktor Lingkungan Sosial terhadap Kehidupan Gelandangan dan Pengemis.

Ayunda, M. T. A., Margi, I. K., & Sendratari, L. P. (2020). Pola Penanganan Gelandangan Pengemis (Gepeng) di Kota Singaraja, Buleleng, Bali.

Fatonah, F. (2023). Implementasi Bimbingan Konseling Islam Guna Menumbuhkan Self Determination Bagi Gelandangan dan Pengemis.

Forwanti, & Setiawan. (2022). Pendekatan Humanis dalam Pembinaan Kelompok Rentan Sosial.

Hasanah, N., & Pithaloka, D. (2024). Peran Self Determination dalam Membangun Motivasi Diri.

Hidayah, E. S. (2020). Implementasi Kebijakan Pembinaan Anak Jalanan, Gelandangan, Pengemis dan Pengamen di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan.

Humairoh, S. (2021). Dinamika Penerapan Prinsip-Prinsip Pekerjaan Sosial dalam Upaya Menanggulangi Gelandangan dan Pengemis.

Iravita. (2023). Pendampingan Sosial terhadap Kelompok Rentan Sosial.

Kementerian Sosial RI. (2022). Data Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Mirsanti, N., & Jayanti, N. (2020). Introspeksi Diri pada Gelandangan dan Pengemis Melalui Konseling Logoterapi.

Monica, S. D., Karia, W., & Wijaya, W. (2024). Peran Dinas Sosial dalam Menanggulangi Gelandangan dan Pengemis (Gepeng).

Putri. (2024). Komunikasi Persuasif dalam Pembinaan Sosial dan Keagamaan.

Rahmasari. (2023). Self Determination pada Kelompok Rentan Sosial.

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and Extrinsic Motivation from a Self-Determination Theory Perspective: Definitions, Theory, Practices, and Future Directions.

Saputri. (2024). Komunikasi Persuasif sebagai Pendekatan Perubahan Perilaku.

Downloads

Published

2026-05-25

Issue

Section

Articles