PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENGUATAN INFRASTRUKTUR DALAM MENGATASI BANJIR KAWASAN PERKOTAAN (Kasus Kelurahan Bekasijaya Kecamatan Bekasi Timur)
DOI:
https://doi.org/10.61722/jmia.v3i3.10342Keywords:
Mitigasi Banjir, Infrastruktur, Pemberdayaan Masyarakat, SWOT, BekasijayaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi mitigasi banjir melalui pemberdayaan masyarakat dan penguatan infrastruktur di Kelurahan Bekasijaya, Kecamatan Bekasi Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal dalam penanggulangan banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan polder, sheet pile, dan normalisasi saluran air menjadi solusi utama dalam mengurangi risiko banjir. Selain itu, partisipasi masyarakat dalam menjaga drainase, pengelolaan sampah, dan sistem peringatan dini berperan penting dalam meningkatkan ketahanan wilayah terhadap banjir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi antara pendekatan struktural dan non-struktural menjadi strategi efektif dalam mitigasi banjir perkotaan
References
Afiff. (2024). Analisis SWOT dalam Perencanaan Strategis. Jakarta: Penerbit Nasional.
Pribadi, et al. (2020). Mitigasi Banjir Berbasis Masyarakat. Jurnal Kebencanaan Indonesia.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
UNDP. (2024). In the Current: Insights from Small Scale Initiatives on Flood Mitigation.
UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










