DISORGANISASI DAN DISHARMONISASI KELUARGA “Disharmonisasi Rumah Tangga : Dampaknya Terhadap Kehidupan Sosial Anak”
DOI:
https://doi.org/10.61722/jmia.v3i3.10403Keywords:
disharmonisasi, rumah tangga, anak, disorganisasi, keluarga, sosial-emosionalAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis dampak disharmonisasi rumah tangga terhadap kehidupan sosial anak serta upaya meminimalkannya. Menggunakan metode studi deskriptif kualitatif kepustakaan, hasilnya menunjukkan konflik berkepanjangan, kurang komunikasi, hingga perceraian menimbulkan gangguan psikologis, kesulitan bersosialisasi, penurunan prestasi, dan risiko perilaku menyimpang pada anak. Diperlukan peran orang tua, dukungan sekolah, dan partisipasi masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak
References
Ahmadi, Abu. (2009). Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta.
Gerungan, W.A. (2010). Psikologi Sosial. Bandung: Refika Aditama.
Goode, William J. (2007). Sosiologi Keluarga. Jakarta: Bumi Aksara.
Gunarsa, Singgih D. dan Yulia Singgih D. Gunarsa. (2012). Psikologi untuk Keluarga. Jakarta: Gunung Mulia.
Hurlock, Elizabeth B. (2011). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Lestari, Sri. (2012). Psikologi Keluarga: Penanaman Nilai dan Penanganan Konflik dalam Keluarga. Jakarta: Kencana.
Soekanto, Soerjono. (2013). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.
Yusuf, Syamsu. (2011). Psikologi Perkembangan Anak dan Remaja. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










