OPTIMALISASI FASILITAS PARKIR DAN PENATAAN PKL UNTUK PENINGKATAN FUNGSI RUANG PUBLIK DI ALUN-ALUN M. HASIBUAN KOTA BEKASI
DOI:
https://doi.org/10.61722/jmia.v3i3.10543Keywords:
ruang publik, parkir, PKL, penataan kawasan, Kota Bekasi, OPTIMALISASI FASILITAS PARKIR DAN PENATAAN PKL UNTUK PENINGKATAN FUNGSI RUANG PUBLIK DI ALUN-ALUN M. HASIBUAN KOTA BEKASIAbstract
Alun-Alun M. Hasibuan Kota Bekasi merupakan salah satu ruang publik utama yang memiliki fungsi sosial, ekonomi, rekreasi, dan interaksi masyarakat perkotaan. Tingginya aktivitas masyarakat di kawasan tersebut menyebabkan meningkatnya kebutuhan terhadap fasilitas pendukung seperti fasilitas parkir dan ruang aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL). Permasalahan yang terjadi saat ini meliputi keterbatasan kapasitas parkir, parkir liar di badan jalan, ketidakteraturan PKL, terganggunya jalur pedestrian, serta menurunnya kualitas estetika kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting fasilitas parkir dan penataan PKL di kawasan Alun-Alun M. Hasibuan Kota Bekasi serta merumuskan strategi optimalisasi guna meningkatkan fungsi ruang publik. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan analisis kuantitatif melalui observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, dan penyebaran kuesioner kepada pengunjung serta pedagang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas parkir yang tersedia belum mampu mengakomodasi kebutuhan pengunjung terutama pada akhir pekan dan hari libur sehingga menimbulkan parkir liar dan gangguan sirkulasi kendaraan. Selain itu, penataan PKL yang belum optimal menyebabkan terganggunya aksesibilitas pejalan kaki dan penurunan kenyamanan ruang publik. Strategi optimalisasi yang direkomendasikan meliputi penyediaan kantong parkir terpadu, penerapan sistem manajemen parkir, penataan zonasi PKL, peningkatan fasilitas pedestrian, serta penguatan regulasi dan pengawasan kawasan. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas fungsi ruang publik secara berkelanjutan di Alun-Alun M. Hasibuan Kota Bekasi.
References
Carmona, M. (2010). Public Places Urban Spaces: The Dimensions of Urban Design. Routledge.
Carr, S., Francis, M., Rivlin, L. G., & Stone, A. M. (1992). Public Space. Cambridge University Press.
Hakim, R. (2012). Komponen Perancangan Arsitektur Lansekap. Jakarta: Bumi Aksara.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 03/PRT/M/2014 tentang Pedoman Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima.
Putra, A. (2019). Penataan Pedagang Kaki Lima pada Ruang Publik Perkotaan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 8(2), 115–126.
Ramadhan, M., dkk. (2020). Analisis Kualitas Ruang Publik di Kota Bekasi. Jurnal Perkotaan, 12(1), 45–56.
Shirvani, H. (1985). The Urban Design Process. New York: Van Nostrand Reinhold.
Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.
Warpani, S. (1990). Merencanakan Sistem Perangkutan. Bandung: ITB.
Whyte, W. H. (1980). The Social Life of Small Urban Spaces. Washington DC: Conservation Foundation.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










