Sekali Antar, Bisa Boncos! Realita Kelam Driver ShopeeFood Akibat Orderan Fiktif (Study Kasus Pada Subjek IN-01)
DOI:
https://doi.org/10.61722/jmia.v3i4.10908Keywords:
ShopeeFood, orderan fiktif, COD, driver online, sistem informasi, dampak psikologisAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman driver ShopeeFood dalam menghadapi orderan fiktif pada sistem pembayaran Cash on Delivery (COD). Orderan fiktif menjadi salah satu permasalahan yang sering dialami driver karena pelanggan tidak memberikan respons, menolak pesanan, atau memberikan alamat yang tidak sesuai, sehingga menyebabkan kerugian finansial maupun psikologis bagi driver. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap driver ShopeeFood yang pernah mengalami orderan fiktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orderan fiktif memberikan dampak negatif berupa kerugian finansial, stres kerja, tekanan emosional, ketidaknyamanan saat bekerja, serta menurunnya rasa aman driver dalam menjalankan aktivitas pengantaran. Selain itu, kendala komunikasi antara pelanggan dan driver serta proses reimburse yang dinilai lambat juga menjadi hambatan dalam penanganan kasus orderan fiktif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan sistem verifikasi pelanggan, penguatan keamanan transaksi digital, dan penyederhanaan prosedur reimburse guna memberikan perlindungan yang lebih baik bagi mitra pengemudi ShopeeFood..
References
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). California: Sage Publications.
Link: https://collegepublishing.sagepub.com/products/research-design-4-237357
Hidayat, A. (2021). Analisis Sistem Pembayaran Cash on Delivery (COD) pada Transaksi E-Commerce di Indonesia.
Link: https://scholar.google.com/
ISO. (2018). ISO 31000:2018 Risk Management Guidelines. Geneva: International Organization for Standardization.
Link: https://www.iso.org/iso-31000-risk-management.html
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). New Jersey: Pearson Education.
Link: https://www.pearson.com/en-us/subject-catalog/p/marketing-management/P200000003204
Laudon, K. C., & Laudon, J. P. (2020). Management Information Systems: Managing the Digital Firm (16th ed.). New York: Pearson.
Nugroho, A. (2020). Keamanan Sistem Informasi pada Transaksi Digital Berbasis Aplikasi.
Link: https://scholar.google.com/
O’Brien, J. A., & Marakas, G. M. (2019). Management Information Systems (11th ed.). New York: McGraw-Hill Education.
Pratama, R., & Sari, D. (2022). Dampak Orderan Fiktif terhadap Kinerja Driver Ojek Online di Kota Surabaya.
Link: https://scholar.google.com/
Putri, M. A. (2021). Etika Penggunaan Layanan Digital pada Platform E-Commerce di Indonesia.
Link: https://scholar.google.com/
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). England: Pearson Education.
Link: https://www.pearson.com/en-us/subject-catalog/p/organizational-behavior/P200000006036/9780136522676
Turban, E., Pollard, C., & Wood, G. (2018). Information Technology for Management: On-Demand Strategies for Performance, Growth and Sustainability (11th ed.). New Jersey: Wiley.
Azzahra, N., Putra, R., & Wijaya, D. (2023). Analisis Kerugian Driver Akibat Orderan Fiktif pada Layanan Food Delivery Berbasis Aplikasi.
Link: https://scholar.google.com/
Baehaki, M., & Hipan, A. (2024). Perlindungan Hukum terhadap Driver Online dalam Kasus Orderan Fiktif pada Platform Food Delivery.
Link: https://scholar.google.com/
Emor, R. (2025). Fenomena Orderan Fiktif pada Layanan Transportasi Online di Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










